26.5 C
Denpasar
Thursday, June 1, 2023

Usai Gempa dan Longsor di Bangli, Kini Giliran Gunung Batur Terbakar

BANGLI – Bencana dan musibah bertubi-tubi menimpa wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

 

Belum reda luka warga akibat dampak gempa Bali timur yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah, tempat ibadah serta korban luka dan meninggal di Bangli. Terbaru musibah kembali dialami warga Kintamai, Bangli.

 

Kali ini, musibah terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, Bangli.

 

Asap tinggi mengepul terpantau dari Gunung Batur dari kejauhan pada Jumat (22/10/2021) siang.

 

Bahkan, akibat kebakaran, hingga kini proses pemadaman pun berusaha dilakukan agar api tak menyebar.

 

Meski kebakaran bukan pertama kali terjadi di Gunung Batur. Namun, kali ini kebakaran diperkirakan cukup besar.

Baca Juga:  Biar Lolos, 4 Orang Nekad Keluar Bali dengan Menumpang Truk Berterpal

 

Terkait musibah kebakaran yang terjadi di Gunung Batur dibernarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali I Made Rentin.

 

“Saat ini kami masih monitoring. Lokasi susah dijangkau, lereng curam,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (22/10).

 

Diketahui, wilayah kaldera di Gunung Batur memang belum dituruni hujan. Dugaan sementara api muncul karena ranting kering akibat kemarau panjang.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Selain itu, lokasi juga jauh dari pemukiman warga. Saat ini yang dilakukan adalah berusaha untuk menjangkau titik api tersebut. 



BANGLI – Bencana dan musibah bertubi-tubi menimpa wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

 

Belum reda luka warga akibat dampak gempa Bali timur yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah, tempat ibadah serta korban luka dan meninggal di Bangli. Terbaru musibah kembali dialami warga Kintamai, Bangli.

 

Kali ini, musibah terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, Bangli.

 

Asap tinggi mengepul terpantau dari Gunung Batur dari kejauhan pada Jumat (22/10/2021) siang.

 

Bahkan, akibat kebakaran, hingga kini proses pemadaman pun berusaha dilakukan agar api tak menyebar.

 

Meski kebakaran bukan pertama kali terjadi di Gunung Batur. Namun, kali ini kebakaran diperkirakan cukup besar.

Baca Juga:  Tetapkan Masa Siaga Bencana, Perbaikan Infrastruktur Habis Miliaran

 

Terkait musibah kebakaran yang terjadi di Gunung Batur dibernarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali I Made Rentin.

 

“Saat ini kami masih monitoring. Lokasi susah dijangkau, lereng curam,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (22/10).

 

Diketahui, wilayah kaldera di Gunung Batur memang belum dituruni hujan. Dugaan sementara api muncul karena ranting kering akibat kemarau panjang.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Selain itu, lokasi juga jauh dari pemukiman warga. Saat ini yang dilakukan adalah berusaha untuk menjangkau titik api tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru