27.6 C
Denpasar
Saturday, February 4, 2023

Kasus Covid-19 Melonjak, Satgas Covid-19 Bali Aktifkan Lagi Isoter

DENPASAR – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Bali membuat pemerintah kembali mengaktifkan tempat isolasi terpusat (isoster).

 

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus sehingga para pasien yang positif dapat ditangani dengan baik.

 

“Kami sudah rapatkan untuk aktivasi isoster,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 di Bali I Made Rentin, Minggu (23/1/2022).

 

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Katanya, tempat isoster di Denpasar mulai hari ini dioperasikan kembali.

 

“Kalau ditanya jumlahnya, ada 1 dulu tempat isoster dan selanjutnya menyesuaikan dengan perkembangan kasus,” ujarnya.

 

Mengantisipasi lonjakan kasus, Satgas Penanganan Covid-19 di Denpasar mempersiapkan 6 langkah strategis. 

Baca Juga:  Tak Kunjung Dialiri Air PDAM, Warga Bungamekar Manfaatkan Air Hujan

 

Pertama, meningkatkan kapasitas 3 T, kedua Menggencarkan cakupan vaksinasi termasuk booster, ketiga Mewajibkan menerapkan aplikasi peduli lindungi.

 

Selanjutnya keempat menyiapkan kapasitas rumah sakit rujukan, kelima Menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) dan keenam Menggencarkan kegiatan tim yustisi terkait penegakan protokol kesehatan.

 

I Dewa Gede Rai mengakui, saat kasus Covid-19 meredup di Denpasar, isoter sempat tidak aktif.

 

“Selama 3 bulan terakhir kasus covid tidak ada yang diisolasi terpusat karena kasus rendah,” ujarnya pada Minggu (23/1/2022).

Diketahui, dalam pekan terakhir ini, terjadi lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan di Bali. Bahkan dalam tiga haari terakhir, yakni 20-22 Januari 2022, secara berturut-turut kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masing-masing 43 kasus, 38 kasus, dan 44 kasus.

Baca Juga:  Duh, Salah Paham, Dua SMP di Sukawati Nyaris Tawuran


DENPASAR – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Bali membuat pemerintah kembali mengaktifkan tempat isolasi terpusat (isoster).

 

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus sehingga para pasien yang positif dapat ditangani dengan baik.

 

“Kami sudah rapatkan untuk aktivasi isoster,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 di Bali I Made Rentin, Minggu (23/1/2022).

 

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Katanya, tempat isoster di Denpasar mulai hari ini dioperasikan kembali.

 

“Kalau ditanya jumlahnya, ada 1 dulu tempat isoster dan selanjutnya menyesuaikan dengan perkembangan kasus,” ujarnya.

 

Mengantisipasi lonjakan kasus, Satgas Penanganan Covid-19 di Denpasar mempersiapkan 6 langkah strategis. 

Baca Juga:  Batuk, Sesak Napas, Pingsan, Pasien Covid Asal Gerokgak Meninggal

 

Pertama, meningkatkan kapasitas 3 T, kedua Menggencarkan cakupan vaksinasi termasuk booster, ketiga Mewajibkan menerapkan aplikasi peduli lindungi.

 

Selanjutnya keempat menyiapkan kapasitas rumah sakit rujukan, kelima Menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) dan keenam Menggencarkan kegiatan tim yustisi terkait penegakan protokol kesehatan.

 

I Dewa Gede Rai mengakui, saat kasus Covid-19 meredup di Denpasar, isoter sempat tidak aktif.

 

“Selama 3 bulan terakhir kasus covid tidak ada yang diisolasi terpusat karena kasus rendah,” ujarnya pada Minggu (23/1/2022).

Diketahui, dalam pekan terakhir ini, terjadi lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan di Bali. Bahkan dalam tiga haari terakhir, yakni 20-22 Januari 2022, secara berturut-turut kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masing-masing 43 kasus, 38 kasus, dan 44 kasus.

Baca Juga:  Aksi Kriminal Marak, Polsek Sawan Telusuri Jalur Tikus

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru