alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Gelar Aksi Teatrikal, Pemuda Buleleng Tolak Terorisme dan Hoaks

SINGARAJA – Puluhan pemuda di Kabupaten Buleleng yang menamakan diri Aliansi Pemuda Indonesia (API), menggelar aksi teatrikal di Tugu Singa Ambara Raja, siang kemarin (22/3).

Aksi itu digelar sebagai bentuk keprihatinan para pemuda atas masifnya peredaran hoaks dan aksi terorisme di berbagai belahan dunia.

Aliansi pemuda tersebut terdiri dari sejumlah wadah organisasi kepemudaan. Diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Buleleng, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buleleng,

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Buleleng, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Buleleng, serta Compok Basi.

Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah spanduk. Diantaranya mengecam dan mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Selandia Baru, ajakan mencegah penyebaran berita hoaks,

Baca Juga:  Fasilitasi Kursus Bahasa Inggris Gratis, Beri Kredit Keberangkatan

ajakan menciptakan pemilu aman dan damai, serta ajakan untuk menolak golput dan politik bernuansa intoleransi.

Total ada tiga poin pernyataan sikap yang disampaikan para pemuda. Pertama, mengecam aksi terorsime yang terjadi di Selandia Baru pada pekan lalu.

Kedua, menolak paham intoleransi serta radikalisme yang berpotensi mengarah pada paham terorisme, sehingga dapat megancam demokrasi serta kehidupan masyarakat.

Ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antar warga negara, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dengan menjaga sikap toleransi dan rasa persaudaraan, kami yakin pemilu aman dan damai bisa terwujud. Kami juga menolak dengan keras

sikap-sikap intoleransi yang berpotensi memecah kerukunan yang telah tercipta di masyarakat selama ini,” kata Koordinator Aksi, Diki Wahyudi.

Baca Juga:  Curi Mobil Warga, Pemuda di Buleleng Dibui, Modusnya Bikin Tepuk Jidat

Selain menggelar aksi teaterikal di Tugu Singa Ambara Raja, rombongan pemuda itu kemudian mendatangi gedung DPRD Buleleng.

Mereka menyerahkan pernyataan sikap pada Sekretaris DPRD Buleleng Dewa Ketut Manuaba. Selain itu para pemuda juga menggelar orasi di Kantor Bupati Buleleng.

Setelah menuntaskan orasi, massa pun membubarkan diri dengan tertib. 



SINGARAJA – Puluhan pemuda di Kabupaten Buleleng yang menamakan diri Aliansi Pemuda Indonesia (API), menggelar aksi teatrikal di Tugu Singa Ambara Raja, siang kemarin (22/3).

Aksi itu digelar sebagai bentuk keprihatinan para pemuda atas masifnya peredaran hoaks dan aksi terorisme di berbagai belahan dunia.

Aliansi pemuda tersebut terdiri dari sejumlah wadah organisasi kepemudaan. Diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Buleleng, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buleleng,

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Buleleng, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Buleleng, serta Compok Basi.

Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah spanduk. Diantaranya mengecam dan mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Selandia Baru, ajakan mencegah penyebaran berita hoaks,

Baca Juga:  Dinkes Bali Pastikan SMAN 1 Kuta Selatan Siap Gelar PTM

ajakan menciptakan pemilu aman dan damai, serta ajakan untuk menolak golput dan politik bernuansa intoleransi.

Total ada tiga poin pernyataan sikap yang disampaikan para pemuda. Pertama, mengecam aksi terorsime yang terjadi di Selandia Baru pada pekan lalu.

Kedua, menolak paham intoleransi serta radikalisme yang berpotensi mengarah pada paham terorisme, sehingga dapat megancam demokrasi serta kehidupan masyarakat.

Ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antar warga negara, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dengan menjaga sikap toleransi dan rasa persaudaraan, kami yakin pemilu aman dan damai bisa terwujud. Kami juga menolak dengan keras

sikap-sikap intoleransi yang berpotensi memecah kerukunan yang telah tercipta di masyarakat selama ini,” kata Koordinator Aksi, Diki Wahyudi.

Baca Juga:  Menu Makanan Monoton, Pengungsi Gunung Agung Tetap Bersyukur

Selain menggelar aksi teaterikal di Tugu Singa Ambara Raja, rombongan pemuda itu kemudian mendatangi gedung DPRD Buleleng.

Mereka menyerahkan pernyataan sikap pada Sekretaris DPRD Buleleng Dewa Ketut Manuaba. Selain itu para pemuda juga menggelar orasi di Kantor Bupati Buleleng.

Setelah menuntaskan orasi, massa pun membubarkan diri dengan tertib. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/