alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 23, 2022

Sempat Dibawa ke Balian, Kini Dibawakan Obat dan Salep dari Akuforbali

SINGARAJA – Sejumlah upaya telah dilakukan agar Komang Tisna Yasa, bocah 14 tahun asal Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, sembuh dari penyakit kulit yang dideritanya sejak lahir.

Menurut ayahnya, Wayan Muderawan, ia sempat membawa ke dokter. Namun, pengobatan d dokter tak juga membuahkan hasil. Anaknya tak kunjung sembuh.

 

“Kalau di dokter awal dulu malah dibilang aban-aban numadi (bawaan lahir). Ke dokter gak sembuh-sembuh,” jelas Muderawan saat ditemui Koordinator Aku for Bali, Isyanita Tunggal Dewi dan radarbali.id di kediamannya di Desa Bontihing, pada Senin (23/8).

Putus asa menjalani pengobadan secara medis, Muderawan sampai mengajak anaknya ke dukun tradisional Bali yang biasa disebut balian.

Baca Juga:  Jelas, Bupati Agus Tolak SUTET, untuk PLTU Batubara Dia Bilang Begini

 

“Lalu sempat dibawa ke balian Bali. Kata baliannya sakit kulit,” jelas Muderawan.

- Advertisement -

 

Dan memang, Komang Tisna sakit kulit. Itu terjadi sejak lahir. Yakni sudah 14 tahun lamanya.

 

Namun Muderawan kini dapat sedikit bahagia. Sebab, relawan dari komunitas akuforbali memberikannya obat dalam dan salep. Kondisinya pun kini jauh ada perubahan.

 

“Astungkara, Pak. Ada yang bantuin dan kini obatnya sangat manjur. Sekarang Komang jauh lebih baik,” kata Muderawan.

 

Sementara itu, Koordinator Akuforbali, Isyanita Tunggal Dewi mengatakan, awal mulanya ia mendapatkan informasi kondisi anak ini dari Kadus Bontihing.

 

“Setelah saya dapat informasi, terus saya konsultasi ke temenku yang dokter kulit di Jakarta. Dokter mengatakan anak ini bisa sembuh. Kemudian dia merekomendasikan obat dan salep. Saya serahkan ke keluarganya langsung,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Corona, RS Buleleng Tiadakan Jam Besuk di Bangsal Rawat Inap

 

Namun, kata Isyanita,  ternyata di Desa Bontihing ini tidak hanya satu anak saja. Total ada 4 warga yang mengalami sakit kulit yang sama persis. Dua orang merupakan kakak adik dan dua orang berbeda keluarga.

 

“Keempatnya kami coba bantu. Kami berikan obat-obatan yang direkomendasikan dokter. Syukur, kondisi mereka semua ini sudah membaik,” ujarnya.

 

Selain membantu warga yang sakit kulit, Isyanita bersama sejumlah relawannya juga membawa bantuan kepada sejumlah warga di Buleleng, termasuk di warga di Bontihing juga.

- Advertisement -

SINGARAJA – Sejumlah upaya telah dilakukan agar Komang Tisna Yasa, bocah 14 tahun asal Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, sembuh dari penyakit kulit yang dideritanya sejak lahir.

Menurut ayahnya, Wayan Muderawan, ia sempat membawa ke dokter. Namun, pengobatan d dokter tak juga membuahkan hasil. Anaknya tak kunjung sembuh.

 

“Kalau di dokter awal dulu malah dibilang aban-aban numadi (bawaan lahir). Ke dokter gak sembuh-sembuh,” jelas Muderawan saat ditemui Koordinator Aku for Bali, Isyanita Tunggal Dewi dan radarbali.id di kediamannya di Desa Bontihing, pada Senin (23/8).

Putus asa menjalani pengobadan secara medis, Muderawan sampai mengajak anaknya ke dukun tradisional Bali yang biasa disebut balian.

Baca Juga:  Kejaksaan Mulai Usut Bantuan Covid-19 dari Pemprov di Buleleng

 

“Lalu sempat dibawa ke balian Bali. Kata baliannya sakit kulit,” jelas Muderawan.

 

Dan memang, Komang Tisna sakit kulit. Itu terjadi sejak lahir. Yakni sudah 14 tahun lamanya.

 

Namun Muderawan kini dapat sedikit bahagia. Sebab, relawan dari komunitas akuforbali memberikannya obat dalam dan salep. Kondisinya pun kini jauh ada perubahan.

 

“Astungkara, Pak. Ada yang bantuin dan kini obatnya sangat manjur. Sekarang Komang jauh lebih baik,” kata Muderawan.

 

Sementara itu, Koordinator Akuforbali, Isyanita Tunggal Dewi mengatakan, awal mulanya ia mendapatkan informasi kondisi anak ini dari Kadus Bontihing.

 

“Setelah saya dapat informasi, terus saya konsultasi ke temenku yang dokter kulit di Jakarta. Dokter mengatakan anak ini bisa sembuh. Kemudian dia merekomendasikan obat dan salep. Saya serahkan ke keluarganya langsung,” ujarnya.

Baca Juga:  Perlancar Mobilitas Sektor Pertanian, Bupati Suwirta Genjot Proyek JUT

 

Namun, kata Isyanita,  ternyata di Desa Bontihing ini tidak hanya satu anak saja. Total ada 4 warga yang mengalami sakit kulit yang sama persis. Dua orang merupakan kakak adik dan dua orang berbeda keluarga.

 

“Keempatnya kami coba bantu. Kami berikan obat-obatan yang direkomendasikan dokter. Syukur, kondisi mereka semua ini sudah membaik,” ujarnya.

 

Selain membantu warga yang sakit kulit, Isyanita bersama sejumlah relawannya juga membawa bantuan kepada sejumlah warga di Buleleng, termasuk di warga di Bontihing juga.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/