alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Gara-Gara Sepele, Pura Rambut Siwi Nyaris Terbakar

 

NEGARA – Warga disekitar Pura Rambut Siwi, Yehembang Kangin, Mendoyo Minggu (23/9) sekitar pukul 11.00 siang sempat dilanda kekhawatiran.

 

Mereka takut Pura Melanting yang baru selesai direnovasi terbakar karena api yang membakar sampah di selatan pura semakin membesar.

 

Dari informasi, musibah kebakaran pertama kali diketahui  I Gusti Agung Ketut Suardiana,57, salah seorang penjaga Pura Rambut Siwi yang sedang berada  di pos jaga.

Saat berjaga, mendadak Suardiana dikejutkan dengan kepulan asap yang bersumber dari selatan bawah Pura Melanting.

Melihat asap warga asal Banjar Tibusambi, Yehembang Kangin itu,  lalu mendekat untuk melihat sumber asap itu.

Ternyata asap mengepul itu akibat tumpukan sampah sisa perehaban Pura Melanting dan dedaunan kering yang berada dibawah selatan Pura yang terbakar.

Karena api membesar Suadiana lalu memberitahu I Gusti Made Sedana,62, salah satu Pengempon Pura Rambut Siwi.

Mereka kemudian berusaha memadamkan api dengan menyemprotan air mengunakan selang. Namun usaha itu tidak berhasil.

Khawatir api semakin membesar dan merembet ke Pura Melanting yang baru selesai direnovasi, pemadam kebarakan Pemkab Jembrana kemudian dihubungi.

Tidak lama kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran datang lalu berusaha memadamkan api yang membakar sampah dilahan seluas tiga are tersebut. “Setelah dua jam dengan menghabisakan tiga tangki, api berhasil kita padamkan,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran, Pemkab Jembrana Kade Bagus Darmawan.

Api yang membakar tumpukan sampah itu diduga karena ada warga yang melakukan bersih-bersih lalu membakar sampah di sekitar pura.



 

NEGARA – Warga disekitar Pura Rambut Siwi, Yehembang Kangin, Mendoyo Minggu (23/9) sekitar pukul 11.00 siang sempat dilanda kekhawatiran.

 

Mereka takut Pura Melanting yang baru selesai direnovasi terbakar karena api yang membakar sampah di selatan pura semakin membesar.

 

Dari informasi, musibah kebakaran pertama kali diketahui  I Gusti Agung Ketut Suardiana,57, salah seorang penjaga Pura Rambut Siwi yang sedang berada  di pos jaga.

Saat berjaga, mendadak Suardiana dikejutkan dengan kepulan asap yang bersumber dari selatan bawah Pura Melanting.

Melihat asap warga asal Banjar Tibusambi, Yehembang Kangin itu,  lalu mendekat untuk melihat sumber asap itu.

Ternyata asap mengepul itu akibat tumpukan sampah sisa perehaban Pura Melanting dan dedaunan kering yang berada dibawah selatan Pura yang terbakar.

Karena api membesar Suadiana lalu memberitahu I Gusti Made Sedana,62, salah satu Pengempon Pura Rambut Siwi.

Mereka kemudian berusaha memadamkan api dengan menyemprotan air mengunakan selang. Namun usaha itu tidak berhasil.

Khawatir api semakin membesar dan merembet ke Pura Melanting yang baru selesai direnovasi, pemadam kebarakan Pemkab Jembrana kemudian dihubungi.

Tidak lama kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran datang lalu berusaha memadamkan api yang membakar sampah dilahan seluas tiga are tersebut. “Setelah dua jam dengan menghabisakan tiga tangki, api berhasil kita padamkan,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran, Pemkab Jembrana Kade Bagus Darmawan.

Api yang membakar tumpukan sampah itu diduga karena ada warga yang melakukan bersih-bersih lalu membakar sampah di sekitar pura.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/