alexametrics
30.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Satu Anggota Terpapar, Petugas Langsung Datangi Satu Keluarga di Ubud

UBUD- Upaya menekan penyebaran Covid-19, petugas gabungan mendatangi salah satu keluarga di Banjar Katik Lantang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Gianyar.

 

Kedatangan petugas gabungan itu, untuk melakukan tracking terhadap delapan anggota keluarga. 

 

Penelusuran kontak erat di Desa Singakerta dikawal oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Made Widastra bersama Satgas Tangguh Dewata Desa beserta tenaga kesehatan dari Puskesmas Ubud II.

 

Penelusuran terhadap delapan anggota keluarga itu karena salah satu anggota keluarga mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

- Advertisement -

 

Dalam tracking tersebut, telah di testing sebanyak delapan orang keluarga dengan hasil keseluruhan negatif Sars Covid-19.

 

Selanjutnya, mereka didata terkait ada tidaknya keluarga, saudara atau orang lain yang melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 di Jembrana Mulai Melandai, Ini Tanda-tandanya

 

Pada kesempatan itu, Satgas penanganan Covid-19 juga memberikan edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Terutama penerapan protokol kesehatan dalam masa pandemi covid-19.

 

Usai testing, delapan anggota keluarga itu diminta untuk menjaga diri. Mereka juga diminta melakukan isolasi mandiri di rumah dan menjauhi kerumunan.

 

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama, mengatakan kegiatan ini terus dilakukan sebagai salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19. “Ini juga sarana edukasi ke masyarakat akan pentingnya 3T (Tracking, testing, treatment), disamping penerapan Prokes secara masif,” ujarnya singkat.

 

Selain menggelar tracking terhadap keluarga kontak erat pasien covid, sosialisasi prokes juga terus digelar.

 

Baca Juga:  Nobar Film Kontroversial PKI Bareng Koramil

Seperti yang dilakukan di Pasar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud. “Kami secara rutin melaksanakan kegiatan himbauan prokes ini. Menyasar tempat-tempat yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi seperti di area pasar,” imbuh AKP Made Tama.

 

Kata dia, secara umum, masyarakat sudah mulai mematuhi protokol kesehatan.

 

“Mulai dari tertib menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan mencuci tangan di air mengalir,” pungkasnya. (ib indra prasetya/didik dwi praptono)

 

- Advertisement -

UBUD- Upaya menekan penyebaran Covid-19, petugas gabungan mendatangi salah satu keluarga di Banjar Katik Lantang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Gianyar.

 

Kedatangan petugas gabungan itu, untuk melakukan tracking terhadap delapan anggota keluarga. 

 

Penelusuran kontak erat di Desa Singakerta dikawal oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Made Widastra bersama Satgas Tangguh Dewata Desa beserta tenaga kesehatan dari Puskesmas Ubud II.

 

Penelusuran terhadap delapan anggota keluarga itu karena salah satu anggota keluarga mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Dalam tracking tersebut, telah di testing sebanyak delapan orang keluarga dengan hasil keseluruhan negatif Sars Covid-19.

 

Selanjutnya, mereka didata terkait ada tidaknya keluarga, saudara atau orang lain yang melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan.

Baca Juga:  Masuk Pancaroba, Selain Covid-19, Waspadai Demam Berdarah

 

Pada kesempatan itu, Satgas penanganan Covid-19 juga memberikan edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Terutama penerapan protokol kesehatan dalam masa pandemi covid-19.

 

Usai testing, delapan anggota keluarga itu diminta untuk menjaga diri. Mereka juga diminta melakukan isolasi mandiri di rumah dan menjauhi kerumunan.

 

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama, mengatakan kegiatan ini terus dilakukan sebagai salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19. “Ini juga sarana edukasi ke masyarakat akan pentingnya 3T (Tracking, testing, treatment), disamping penerapan Prokes secara masif,” ujarnya singkat.

 

Selain menggelar tracking terhadap keluarga kontak erat pasien covid, sosialisasi prokes juga terus digelar.

 

Baca Juga:  Siap Jaga NKRI, Santri Tegallinggah Deklarasi Tolak Khilafah

Seperti yang dilakukan di Pasar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud. “Kami secara rutin melaksanakan kegiatan himbauan prokes ini. Menyasar tempat-tempat yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi seperti di area pasar,” imbuh AKP Made Tama.

 

Kata dia, secara umum, masyarakat sudah mulai mematuhi protokol kesehatan.

 

“Mulai dari tertib menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan mencuci tangan di air mengalir,” pungkasnya. (ib indra prasetya/didik dwi praptono)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/