alexametrics
27.9 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Mimih, Aspal Jembatan Pulau Obi di Buleleng Mulai Mengelupas

SINGARAJA– Satu persatu jembatan di Kabupaten Buleleng mengalami kerusakan. Kali ini jembatan di Jalan Pulau Obi, Kelurahan Banyuning mengalami kerusakan. Jembatan itu diduga mengelupas karena kerap dilanda banjir.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, sejak dua pekan terakhir, kerusakan jembatan semakin parah. Kini aspal di jembatan mulai mengelupas. Bahkan papan kayu yang menjadi alas jembatan sudah terlihat.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, kerusakan jembatan itu memang mengkhawatirkan. Berdasarkan catatan kartu inventaris, jembatan itu diduga sudah ada sejak tahun 1970-an silam. Perbaikan pun hanya dilakukan dengan cara perawatan rutin.

 

Idealnya perbaikan jembatan itu dilakukan secara menyeluruh. “Idealnya memang penggantian jembatan baru. Tapi karena anggaran kita terbatas, belum bisa kami lakukan. Hanya bisa kami anggarkan untuk perawatan rutin,” kata Adiptha.

Baca Juga:  Duh, Kota Singaraja Dikepung Banjir

 

Untuk perbaikan rutin, ia memperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta. Perbaikan itu hanya bersifat sementara. Caranya memperbaiki papan penutup jembatan, serta mengganti aspal jembatan.

 

Lebih lanjut Adiptha mengatakan, pihaknya sudah sempat melakukan kajian untuk perbaikan total.

 

Dari hasil kajian, diperkirakan butuh anggaran hingga Rp 2 miliar. Sebab akan ada perbaikan secara fundamental pada jembatan tersebut.

Contohnya adalah lebar jembatan. Bila tadinya lebar jembatan hanya 6 meter, akan ditambah menjadi 7 meter. Selain itu panjang jembatan yang tadinya hanya 20 meter, akan menjadi 25 meter.

“Sekarang kan tidak bisa papasan. Tahun depan akan dibuat lebih lebar. Sehingga bisa papasan. Kajiannya sudah masuk. Tapi belum bisa kami eksekusi, karena anggaran yang ada sangat terbatas. Ada skala prioritas yang harus kami penuhi,” tandasnya.

Baca Juga:  9 Hari usai Luhut ke Bali, Covid Terus Merosot di Bawah Seribu Kasus


SINGARAJA– Satu persatu jembatan di Kabupaten Buleleng mengalami kerusakan. Kali ini jembatan di Jalan Pulau Obi, Kelurahan Banyuning mengalami kerusakan. Jembatan itu diduga mengelupas karena kerap dilanda banjir.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, sejak dua pekan terakhir, kerusakan jembatan semakin parah. Kini aspal di jembatan mulai mengelupas. Bahkan papan kayu yang menjadi alas jembatan sudah terlihat.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, kerusakan jembatan itu memang mengkhawatirkan. Berdasarkan catatan kartu inventaris, jembatan itu diduga sudah ada sejak tahun 1970-an silam. Perbaikan pun hanya dilakukan dengan cara perawatan rutin.

 

Idealnya perbaikan jembatan itu dilakukan secara menyeluruh. “Idealnya memang penggantian jembatan baru. Tapi karena anggaran kita terbatas, belum bisa kami lakukan. Hanya bisa kami anggarkan untuk perawatan rutin,” kata Adiptha.

Baca Juga:  Hampir 3 Bulan Molor, Kontraktor Kena Denda Ratusan Juta

 

Untuk perbaikan rutin, ia memperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta. Perbaikan itu hanya bersifat sementara. Caranya memperbaiki papan penutup jembatan, serta mengganti aspal jembatan.

 

Lebih lanjut Adiptha mengatakan, pihaknya sudah sempat melakukan kajian untuk perbaikan total.

 

Dari hasil kajian, diperkirakan butuh anggaran hingga Rp 2 miliar. Sebab akan ada perbaikan secara fundamental pada jembatan tersebut.

Contohnya adalah lebar jembatan. Bila tadinya lebar jembatan hanya 6 meter, akan ditambah menjadi 7 meter. Selain itu panjang jembatan yang tadinya hanya 20 meter, akan menjadi 25 meter.

“Sekarang kan tidak bisa papasan. Tahun depan akan dibuat lebih lebar. Sehingga bisa papasan. Kajiannya sudah masuk. Tapi belum bisa kami eksekusi, karena anggaran yang ada sangat terbatas. Ada skala prioritas yang harus kami penuhi,” tandasnya.

Baca Juga:  Pajak Naik, Dokumen Proyek di Buleleng Terpaksa Dikaji Ulang

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/