alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Dewan Bali Usulkan Operasional RS Pratama Ditanggung Pemprov

SINGARAJA – DPRD Bali mengusulkan agar operasional Rumah Sakit Pratama Giri Emas ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Sebab dalam sebulan terakhir, rumah sakit sudah fokus digunakan untuk merawat pasien positif covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Hal itu terungkap saat anggota DPRD Bali dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Buleleng, melakukan pemantauan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Jumat (24/4) pagi.

 Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry.

Ditemui usai pertemuan, Sugawa Korry mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja gugus tugas di Kabupaten Buleleng. Sebab gugus tugas telah melakukan penanganan pekerja migran dengan menyiapkan fasilitas karantina. Baik itu di penginapan, maupun fasilitas yang disediakan satgas di desa.

Baca Juga:  Kubutambahan Ideal, Penlok Bandara Bali Utara Terbit 4 Bulan Kedepan

Kalau toh fasilitas yang dianggap tidak memadai, dewan meminta agar GTPP segera mengambil alih penanganan.

“Kalau desa tidak siap dan timbul masalah, ini harus diambil alih kabupaten. Apakah disewakan hotel atau bagaimana,” katanya.

Selain itu, dewan juga akan mengusulkan agar operasional RS Pratama Giri Emas, mendapat dukungan dana dari Pemprov Bali.

“Mengantisipasi perkembangan selanjutnya, (sebaiknya) dipersiapkan rumah sakit yang khusus menangani pasien positif. Bila jumlahnya terus meningkat, dapat bekerjasama dengan hotel. Kami sepakat ini diusulkan ke provinsi anggarannya,” imbuh pria yang juga Ketua DPD Golkar Bali itu.

Sementara itu Sekkab Buleleng Gede Suyasa mengatakan, usulan agar operasional RS Pratama ditanggung Pemprov Bali, akan meringankan beban Pemkab Buleleng dalam penanganan covid-19.

Baca Juga:  Banyak Tenaga Kerja di Bali Digaji di Bawah UMP, Ini Dalih Pemerintah…

Sebab selama ini consensus dengan Pemprov Bali, tiap pasien yang dinyatakan positif covid-19, agar dirawat di Denpasar.

“Selama ini yang terjadi di Buleleng itu kan ada kasus positif, fasilitas kesehatan ada dan mampu. Makanya kami rawat dengan pembebanan (biaya) di kabupaten. Tadi tim menyetujui akan mendukung (biaya) dan membantu realisasi. Nanti secara detail akan dibicarakan lagi menyangkut operasional. Kalau yang kemarin yang sudah kita biayai, ya sudah,” tukas Suyasa. 



SINGARAJA – DPRD Bali mengusulkan agar operasional Rumah Sakit Pratama Giri Emas ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Sebab dalam sebulan terakhir, rumah sakit sudah fokus digunakan untuk merawat pasien positif covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Hal itu terungkap saat anggota DPRD Bali dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Buleleng, melakukan pemantauan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Jumat (24/4) pagi.

 Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry.

Ditemui usai pertemuan, Sugawa Korry mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja gugus tugas di Kabupaten Buleleng. Sebab gugus tugas telah melakukan penanganan pekerja migran dengan menyiapkan fasilitas karantina. Baik itu di penginapan, maupun fasilitas yang disediakan satgas di desa.

Baca Juga:  Desa Keberatan Bayar PJU, Minta Penyerahan Aset Dibatalkan

Kalau toh fasilitas yang dianggap tidak memadai, dewan meminta agar GTPP segera mengambil alih penanganan.

“Kalau desa tidak siap dan timbul masalah, ini harus diambil alih kabupaten. Apakah disewakan hotel atau bagaimana,” katanya.

Selain itu, dewan juga akan mengusulkan agar operasional RS Pratama Giri Emas, mendapat dukungan dana dari Pemprov Bali.

“Mengantisipasi perkembangan selanjutnya, (sebaiknya) dipersiapkan rumah sakit yang khusus menangani pasien positif. Bila jumlahnya terus meningkat, dapat bekerjasama dengan hotel. Kami sepakat ini diusulkan ke provinsi anggarannya,” imbuh pria yang juga Ketua DPD Golkar Bali itu.

Sementara itu Sekkab Buleleng Gede Suyasa mengatakan, usulan agar operasional RS Pratama ditanggung Pemprov Bali, akan meringankan beban Pemkab Buleleng dalam penanganan covid-19.

Baca Juga:  Dokter Positif Covid Sembuh, Kasus Positif di Jembrana Mereda?

Sebab selama ini consensus dengan Pemprov Bali, tiap pasien yang dinyatakan positif covid-19, agar dirawat di Denpasar.

“Selama ini yang terjadi di Buleleng itu kan ada kasus positif, fasilitas kesehatan ada dan mampu. Makanya kami rawat dengan pembebanan (biaya) di kabupaten. Tadi tim menyetujui akan mendukung (biaya) dan membantu realisasi. Nanti secara detail akan dibicarakan lagi menyangkut operasional. Kalau yang kemarin yang sudah kita biayai, ya sudah,” tukas Suyasa. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/