alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Gelombang Tinggi, Proses Bongkar Muat di Dermaga 2 Padangbai Ditutup

AMLAPURA- Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Padangbai terpaksa dihentikan sementara.

 

Bahkan, dermaga 2 di pelabuhan tersebut terpaksa ditutup beberapa jam akibat gelombang pasang hingga mencapai 3 meter.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyebrangan Padangbai I Nyoman Agus Sugiarta, saat dikonfirmasi, Kamis (24/6) membenarkan.

 

Menurutnya, gelombang pasang yang diduga dampak cuaca buruk terjadi pada pukul 11.00 Kamis (24/6).

 

- Advertisement -

Hanya saja kondisi itu terjadi di pinggiran pantai.

 

“Lumayan gelombangnya, tapi hanya di pinggir, di tengah normal. Dermaga 2 kami tutup sampai sore hari. Tapi saat ini sudah normal,” ujarnya.

Akibat gelombang tinggi, aktivitas bongkar muat kapal sempat terganggu. Bahkan, pihak pelabuhan juga terpaksa menutup dan mengalihkan sementara aktivitas bongkar muat di dermaga 2 ke dermaga 1

Baca Juga:  Sebelum Ditemukan Tewas, Warga AS Mengaku Ingin Bunuh Diri Karena Ini

 

Meski sempat ditutu, kata Agus, tidak ada antrean karena jumlah penumpang sedang sepi.

 

“Pola pengaturan normal. Tidak ada antrean. Karena memang penumpang tidak begitu ramai,” tandasnya.

Sementara itu, gelombang pasang juga terjadi di Dermaga Tanah Ampo.

 

Akibat gelombang pasang yang mencapai 5 meter itu menggerus pondasi tiga rumah warga yang berada di bibir pantai.

 

Kondisi ini terjadi sekitar pukul 07.00 Kamis pagi kemarin. Kondisi inipun langsung dilaporkan ke BPBD Karangasem untuk mendapat tindakan.

 

“Kami sudah lakukan asesmen. Yang rusak pondasi rumah karena tergerus gelombang pasang. Beruntung tidak ada korban jiwa,” terang Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa.

Baca Juga:  Jelang Nataru 2019, Lalu Lintas Truk di Jalur Tengkorak Dibatasi
- Advertisement -

AMLAPURA- Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Padangbai terpaksa dihentikan sementara.

 

Bahkan, dermaga 2 di pelabuhan tersebut terpaksa ditutup beberapa jam akibat gelombang pasang hingga mencapai 3 meter.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyebrangan Padangbai I Nyoman Agus Sugiarta, saat dikonfirmasi, Kamis (24/6) membenarkan.

 

Menurutnya, gelombang pasang yang diduga dampak cuaca buruk terjadi pada pukul 11.00 Kamis (24/6).

 

Hanya saja kondisi itu terjadi di pinggiran pantai.

 

“Lumayan gelombangnya, tapi hanya di pinggir, di tengah normal. Dermaga 2 kami tutup sampai sore hari. Tapi saat ini sudah normal,” ujarnya.

Akibat gelombang tinggi, aktivitas bongkar muat kapal sempat terganggu. Bahkan, pihak pelabuhan juga terpaksa menutup dan mengalihkan sementara aktivitas bongkar muat di dermaga 2 ke dermaga 1

Baca Juga:  Musibah 2017 Makan Korban, 26 KK Korban Longsor Diizinkan Huni Hutan

 

Meski sempat ditutu, kata Agus, tidak ada antrean karena jumlah penumpang sedang sepi.

 

“Pola pengaturan normal. Tidak ada antrean. Karena memang penumpang tidak begitu ramai,” tandasnya.

Sementara itu, gelombang pasang juga terjadi di Dermaga Tanah Ampo.

 

Akibat gelombang pasang yang mencapai 5 meter itu menggerus pondasi tiga rumah warga yang berada di bibir pantai.

 

Kondisi ini terjadi sekitar pukul 07.00 Kamis pagi kemarin. Kondisi inipun langsung dilaporkan ke BPBD Karangasem untuk mendapat tindakan.

 

“Kami sudah lakukan asesmen. Yang rusak pondasi rumah karena tergerus gelombang pasang. Beruntung tidak ada korban jiwa,” terang Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa.

Baca Juga:  Konflik Internal Ganggu Pelayanan, Ini Peringatan Keras Bupati PAS

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/