alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Baliho Bebaskan JRX Bertebaran, Kojek: Jangan Alergi dengan Kritik

AMLAPURA – Aksi solidaritas untuk membebaskan front man Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias JRX terus bermunculan.

Kali ini muncul di Karangasem. Sejumlah baliho dengan hastag #BebaskanJRXSID dan #SayaBersamaJRX muncul di sejumlah titik di Karangasem.

Seperti di Jalan Veteran Amlapura alias jalur sebelas. Baliho dukungan kepada JRXSID muncul sejak kemarin.

Baliho itu dipasang Komunitas W.A.R.S (We Are Outsider/Ladyrose Karangasem) bersama anggota dari Forum Pemuda Karangasem (FPK).

Pemasangan dilakukan secara gotong royong tepat di dekat lampu merah ujung jalan. Menurut koordinator pemasangan baliho I Komang Subagiarta alias Kojek, pemasangan baliho sebagai bentuk dukungan.

“Ini sebagai bentuk dukungan kami agar kebebasan memberikan pendapat dan kritik tetap dibuka di Indonesia, jangan dibungkam,” ujar Kojek.

Baca Juga:  Penyidik KPK Sita 90 Berkas Terkait Kontrak Proyek di Tabanan

Kojek berharap penguasa bisa menerima kritikan. “Jangan terlalu baper dengan kritik, apalagi sampai berujung ke ranah hokum. Padahal, semua bisa didiskusikan dan dinegosiasikan,” katanya.

Kojek bersama dengan teman-temanya mengaku akan tetap memantau serta mengikuti proses hukum JRX SID.

Pemasangan baliho juga sebagai bentuk dukungan kepada JRX SID agar tetap tegar. Karena banyak yang memberikan support dibekangnya.

Penahanan terhadap JRX adalah sebuah upaya pembungkaman kritik kepada rakyat kecil,” pungkasnya.



AMLAPURA – Aksi solidaritas untuk membebaskan front man Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias JRX terus bermunculan.

Kali ini muncul di Karangasem. Sejumlah baliho dengan hastag #BebaskanJRXSID dan #SayaBersamaJRX muncul di sejumlah titik di Karangasem.

Seperti di Jalan Veteran Amlapura alias jalur sebelas. Baliho dukungan kepada JRXSID muncul sejak kemarin.

Baliho itu dipasang Komunitas W.A.R.S (We Are Outsider/Ladyrose Karangasem) bersama anggota dari Forum Pemuda Karangasem (FPK).

Pemasangan dilakukan secara gotong royong tepat di dekat lampu merah ujung jalan. Menurut koordinator pemasangan baliho I Komang Subagiarta alias Kojek, pemasangan baliho sebagai bentuk dukungan.

“Ini sebagai bentuk dukungan kami agar kebebasan memberikan pendapat dan kritik tetap dibuka di Indonesia, jangan dibungkam,” ujar Kojek.

Baca Juga:  Putu Kenci Ditemukan Tak Bernyawa di Tukad Bubuh

Kojek berharap penguasa bisa menerima kritikan. “Jangan terlalu baper dengan kritik, apalagi sampai berujung ke ranah hokum. Padahal, semua bisa didiskusikan dan dinegosiasikan,” katanya.

Kojek bersama dengan teman-temanya mengaku akan tetap memantau serta mengikuti proses hukum JRX SID.

Pemasangan baliho juga sebagai bentuk dukungan kepada JRX SID agar tetap tegar. Karena banyak yang memberikan support dibekangnya.

Penahanan terhadap JRX adalah sebuah upaya pembungkaman kritik kepada rakyat kecil,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/