alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Khawatir Serangan Gas Beracun, Paksa Warga Padang Tunggal Mengungsi

RadarBali.com – Evakuasi paksa dilakukan di Dusun Padang Tunggal, Duda, Selat, Karangasem. Menurut Kapolsek  Selat  AKP Made Sudartawan,  evakuasi terpaksa dilakukan karena awalnya warga tidak mau mengungsi.

Mereka beralasan desa mereka tinggi dan bukan merupakan jalur lahar. Namun, Kapolsek tetap melakukan evakuasi karena di khawatirkan dengan awan panas.

“Mereka sempat menolak dan mengaku aman, namun kita jelaskan sewaktu-waktu bisa meluncur awan panas dari puncak gunung, mereka akhirnya mau turun,” ujar AKP Sudartawan.

Akhirnya warga pun mau turun dan mengungsi ke Sidemen. Mereka diangkut dengan menggunakan truk BPBD.

Khusus untuk Mapolsek Selat terpaksa untuk sementara dipindah ke Banjar Wates Tengah, Selat. Ini dilakukan karena Polsek Selat ada di kawasan atau zona bahaya.

Baca Juga:  Jalur Pendakian Resmi Tutup, Duh Masih Ada Pendaki Nekat Naik Gunung

Karena sudah banyak yang dievakuasi, suasana desa tampak sepi. Seperti yang terlihat di Dusun Tukad Sabuh, Geriana Kangin, Sebudi, Pura, Peringsari, dan Padang Aji.

Di Geriana Kangin, beberapa warga manula dan sakit belum diungsikan. Hanya mereka masih didata untuk segera dilakukan evakuasi.

Di antaranya adalah nenek Napti, Degeng, Nengah Dekin dan Made Mudita. Kadek Ayu, ULandari dan I Wayan Catri yang mengidap kelainan jiwa.

Untuk mengamankan mereka sewaktu-waktu, satu unit Dalmas Polda Bali diterjunkan ke TKP. Mereka ini sejak kemarin melakukan patroli. 



RadarBali.com – Evakuasi paksa dilakukan di Dusun Padang Tunggal, Duda, Selat, Karangasem. Menurut Kapolsek  Selat  AKP Made Sudartawan,  evakuasi terpaksa dilakukan karena awalnya warga tidak mau mengungsi.

Mereka beralasan desa mereka tinggi dan bukan merupakan jalur lahar. Namun, Kapolsek tetap melakukan evakuasi karena di khawatirkan dengan awan panas.

“Mereka sempat menolak dan mengaku aman, namun kita jelaskan sewaktu-waktu bisa meluncur awan panas dari puncak gunung, mereka akhirnya mau turun,” ujar AKP Sudartawan.

Akhirnya warga pun mau turun dan mengungsi ke Sidemen. Mereka diangkut dengan menggunakan truk BPBD.

Khusus untuk Mapolsek Selat terpaksa untuk sementara dipindah ke Banjar Wates Tengah, Selat. Ini dilakukan karena Polsek Selat ada di kawasan atau zona bahaya.

Baca Juga:  Dimarahi Pastika, Perbekel Bukti: Saya Akan Rayu Pengungsi Agar Pindah

Karena sudah banyak yang dievakuasi, suasana desa tampak sepi. Seperti yang terlihat di Dusun Tukad Sabuh, Geriana Kangin, Sebudi, Pura, Peringsari, dan Padang Aji.

Di Geriana Kangin, beberapa warga manula dan sakit belum diungsikan. Hanya mereka masih didata untuk segera dilakukan evakuasi.

Di antaranya adalah nenek Napti, Degeng, Nengah Dekin dan Made Mudita. Kadek Ayu, ULandari dan I Wayan Catri yang mengidap kelainan jiwa.

Untuk mengamankan mereka sewaktu-waktu, satu unit Dalmas Polda Bali diterjunkan ke TKP. Mereka ini sejak kemarin melakukan patroli. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/