alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Tewas Terpanggang, Kondisi Mayat Korban Versi Tim Medis Mengenaskan

SINGARAJA – Terbakarnya bengkel las yang ada di Jalan Hasanudin, Kelurahan Banjar Bali, Singaraja, Minggu (22/9) malam lalu, tidak hanya meludeskan bangunan bengkel dan rumah.

Selain mengakibatkan kerugian hingga diperkirakan mencapai Rp 400 juta, salah satu anggota keluarga pemilik rumah menjadi korban dalam musibah tersebut.

Ketut Watiningsih alias Aisen, 60, kakak pemilih rumah, Nyoman Jaya, 49, tewas terpanggang api yang membakar bangunan rumah.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, petugas pemadam kebakaran harus berjuang selama dua jam untuk memadamkan api.

Bahkan beberapa kali terdengar suara ledakan. Suara itu diduga berasal dari karbit yang terbakar di bengkel las tersebut.

Saking besarnya api, bangunan loteng milik Nyoman Utari yang tinggal di sebelah timur lokasi kebakaran, turut terbakar.

Untuk memadamkan api pada kebakaran Minggu malam itu, Dinas Pemadam Kebakaran harus mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Ambil Bokor Dengan Cara Gali Kuburan, Pemulung Ini Mengaku…

Dan, siang kemarin (23/9) api sempat kembali mengepul di bagian depan bengkel. Pasukan pemadam kembali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Sementara itu tim medis RSUD Buleleng melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban kebakaran.

Dokter jaga RSUD Buleleng, dr. Ketut Wenten menuturkan kondisi jenazah korban terbakar 100 persen. Kulitnya bahkan sudah terkelupas.

“Hasil pemeriksaan luar, ada tubuh bagian kiri yang hilang. Itu kaki kiri, dari bagian lutut ke bawah. Selain itu kulitnya sudah terbakar habis,” kata Wenten.

Siang kemarin, tim dari Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Denpasar, langsung melakukan investigasi di lokasi kejadian.

Tim labfor cukup lama berada di kamar yang disebut sebagai lokasi awal kebakaran. Tim juga terlihat keluar membawa sekantong benda yang berisi residu kebakaran, arang, serta kawat.

Baca Juga:  Dirasionalisasi, Anggaran SKPD Dipangkas Hingga Rp 76 Miliar

Kapolsek Kota Singaraja AKP IGN Yudistira mengatakan, polisi masih melakukan investigasi terhadap peristiwa kebakaran tersebut.

“Kami belum berani menarik kesimpulan penyebab kebakaran itu. Tim kami masih melakukan investigasi.

Kami juga sudah minta bantuan dari Labfor untuk melakukan uji forensik, sehingga ada kepastian penyebab kebakaran,” AKP kata Yudistira.

Di sisi lain, keluarga korban siang kemarin membawa jenazah korban ke rumah duka di Jalan Pulau Nias. Rencananya korban akan dikremasi di Krematorium Pantai Lingga, pada Rabu (25/9) mendatang.

Pihak Kelurahan Banjar Bali juga tengah mengajukan permohonan bantuan pada Dinas Sosial Buleleng dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

Mengingat seluruh harta benda keluarga hangus terbakar. Termasuk pakaian sekolah, maupun buku pelajaran milik anak-anak yang tinggal di rumah tersebut. 



SINGARAJA – Terbakarnya bengkel las yang ada di Jalan Hasanudin, Kelurahan Banjar Bali, Singaraja, Minggu (22/9) malam lalu, tidak hanya meludeskan bangunan bengkel dan rumah.

Selain mengakibatkan kerugian hingga diperkirakan mencapai Rp 400 juta, salah satu anggota keluarga pemilik rumah menjadi korban dalam musibah tersebut.

Ketut Watiningsih alias Aisen, 60, kakak pemilih rumah, Nyoman Jaya, 49, tewas terpanggang api yang membakar bangunan rumah.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, petugas pemadam kebakaran harus berjuang selama dua jam untuk memadamkan api.

Bahkan beberapa kali terdengar suara ledakan. Suara itu diduga berasal dari karbit yang terbakar di bengkel las tersebut.

Saking besarnya api, bangunan loteng milik Nyoman Utari yang tinggal di sebelah timur lokasi kebakaran, turut terbakar.

Untuk memadamkan api pada kebakaran Minggu malam itu, Dinas Pemadam Kebakaran harus mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Baru Awal Musim Kemarau, Volume Air Bendungan Benel Turun Drastis

Dan, siang kemarin (23/9) api sempat kembali mengepul di bagian depan bengkel. Pasukan pemadam kembali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Sementara itu tim medis RSUD Buleleng melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban kebakaran.

Dokter jaga RSUD Buleleng, dr. Ketut Wenten menuturkan kondisi jenazah korban terbakar 100 persen. Kulitnya bahkan sudah terkelupas.

“Hasil pemeriksaan luar, ada tubuh bagian kiri yang hilang. Itu kaki kiri, dari bagian lutut ke bawah. Selain itu kulitnya sudah terbakar habis,” kata Wenten.

Siang kemarin, tim dari Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Denpasar, langsung melakukan investigasi di lokasi kejadian.

Tim labfor cukup lama berada di kamar yang disebut sebagai lokasi awal kebakaran. Tim juga terlihat keluar membawa sekantong benda yang berisi residu kebakaran, arang, serta kawat.

Baca Juga:  Beraksi di 3 Kecamatan, Ngaku Menjambret karena Kehilangan Pekerjaan

Kapolsek Kota Singaraja AKP IGN Yudistira mengatakan, polisi masih melakukan investigasi terhadap peristiwa kebakaran tersebut.

“Kami belum berani menarik kesimpulan penyebab kebakaran itu. Tim kami masih melakukan investigasi.

Kami juga sudah minta bantuan dari Labfor untuk melakukan uji forensik, sehingga ada kepastian penyebab kebakaran,” AKP kata Yudistira.

Di sisi lain, keluarga korban siang kemarin membawa jenazah korban ke rumah duka di Jalan Pulau Nias. Rencananya korban akan dikremasi di Krematorium Pantai Lingga, pada Rabu (25/9) mendatang.

Pihak Kelurahan Banjar Bali juga tengah mengajukan permohonan bantuan pada Dinas Sosial Buleleng dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

Mengingat seluruh harta benda keluarga hangus terbakar. Termasuk pakaian sekolah, maupun buku pelajaran milik anak-anak yang tinggal di rumah tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/