alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Visum Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Jenazah Dibawa Pulang ke Lombok

NEGARA – Jenazah Nur Cahyo Pamungkas, warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang ditemukan di pantai Sumur Kembar, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk  yang sebelumnya dititipkan di ruang jenazah RSU Negara, sudah dibawa pulang pihak keluarga.

 

Direktur RSU Negara Ni Putu Eka Indrawati mengatakan, sebelum dibawa pulang keluarga ke rumah duka di Lombok Tengah, pihaknya melakukan visum terhadap jenazah. “Atas permintaan dari kepolisian, kami sudah melakukan visum jenazah,” kata Indrawati, Minggu (24/10).

 

Dari hasil visum jenazah laki-laki tersebut, dipastikan tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejumlah luka dan pembusukan yang ada pada jenazah karena sudah lama meninggal. Diperkirakan sudah lebih dari tiga hari dan berada di air laut. “Pemeriksaan hanya visum luar, kondisi jenazah sudah ada pembusukan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mendadak Personel Polres Jembrana Diperiksa Tim Propam!!

 

Sebelumnya, Sabtu (23/10) sekitar pukul 06.3 WITA, ditemukan mayat laki-laki dengan ciri-ciri memakai celana, kaki kanan terikat tali rafia warna hitam yang berisi Styrofoam. Dan pada saku celana sebelah kanan ditemukan kartu identitas dan SIM atas nama Nur Cahyo Pamungkas, kelahiran 20 Desember 1993, dengan alamat Lombok Tengah, NTB.

 

Dari hasil pengecekan tim Inafis Polres Jembrana identik dengan kartu identitas yang dibawa korban. Jenazah kemudian dibawa ke kamar mayat RSU Negara untuk pengecekan ulang dan visum luar terhadap jenazah.


NEGARA – Jenazah Nur Cahyo Pamungkas, warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang ditemukan di pantai Sumur Kembar, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk  yang sebelumnya dititipkan di ruang jenazah RSU Negara, sudah dibawa pulang pihak keluarga.

 

Direktur RSU Negara Ni Putu Eka Indrawati mengatakan, sebelum dibawa pulang keluarga ke rumah duka di Lombok Tengah, pihaknya melakukan visum terhadap jenazah. “Atas permintaan dari kepolisian, kami sudah melakukan visum jenazah,” kata Indrawati, Minggu (24/10).

 

Dari hasil visum jenazah laki-laki tersebut, dipastikan tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejumlah luka dan pembusukan yang ada pada jenazah karena sudah lama meninggal. Diperkirakan sudah lebih dari tiga hari dan berada di air laut. “Pemeriksaan hanya visum luar, kondisi jenazah sudah ada pembusukan,” ungkapnya.

Baca Juga:  APBD Memprihatinkan, Pendapatan PNS di Buleleng Terancam Dipangkas

 

Sebelumnya, Sabtu (23/10) sekitar pukul 06.3 WITA, ditemukan mayat laki-laki dengan ciri-ciri memakai celana, kaki kanan terikat tali rafia warna hitam yang berisi Styrofoam. Dan pada saku celana sebelah kanan ditemukan kartu identitas dan SIM atas nama Nur Cahyo Pamungkas, kelahiran 20 Desember 1993, dengan alamat Lombok Tengah, NTB.

 

Dari hasil pengecekan tim Inafis Polres Jembrana identik dengan kartu identitas yang dibawa korban. Jenazah kemudian dibawa ke kamar mayat RSU Negara untuk pengecekan ulang dan visum luar terhadap jenazah.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/