alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Perlancar Mobilitas Sektor Pertanian, Bupati Suwirta Genjot Proyek JUT

SEMARAPURA – Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung mengusulkan sejumlah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) ke pemerintah pusat.

Hal itu dilakukan untuk memperlancar mobilitas sektor pertanian dan sekaligus pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Aawal tahun ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida meresmikan pembangunan jalan usaha tani di Subak Pegatepan, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Sabtu (23/1).

IB Juanida mengatakan, bantuan pengerjaan jalan usaha tani di Subak Pegatepan didanai sebesar Rp100 juta dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Jalan usaha tani berupa rabatan beton ketebalan 11 cm dengan panjang jalan mencapai 247 meter dengan lebar 1,5 meter dengan tujuan agar lebih memudahkan akses jalan para petani,” jelas Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta berharap dengan adanya jalan usaha tani itu memperlancar mobilitas sektor pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produksi pertanian.

“Jalan usaha tani ini juga bagus untuk jogging track dengan hamparan sawah yang hijau,” imbuh Bupati Suwirta.

Lebih lanjut Juanida menambahkan, tahun ini pihaknya mengusulkan pembangunan 6 jalan usaha tani ke pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Usulan yang diajukan ke pusat senilai lebih dari Rp 4 miliar lebih. Menurutnya itu sesuai usulan yang diajukan masing-masing subak di Klungkung.

“Selain jalan usaha tani, jenis kegiatan yang rencananya  terfasilitasi adalah jaringan irigasi, perpompaan dan revitalisasi BPP (Balai Penyuluhan Pertanian),” bebernya.

Sementara itu, Kelihan Subak Pegatepan, Nengah Sirna mengucapkan terima kasih atas bantuan jalan usaha tani tersebut.

Keberadaan jalan usaha tani itu tentunya bisa mendukung akses para petani. “Jalan usaha tani ini memang sudah di tunggu masyarakat untuk mempermudah, memperlancar aktivitas masyarakat dalam bertani di subak kami,” katanya. 



SEMARAPURA – Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung mengusulkan sejumlah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) ke pemerintah pusat.

Hal itu dilakukan untuk memperlancar mobilitas sektor pertanian dan sekaligus pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Aawal tahun ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida meresmikan pembangunan jalan usaha tani di Subak Pegatepan, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Sabtu (23/1).

IB Juanida mengatakan, bantuan pengerjaan jalan usaha tani di Subak Pegatepan didanai sebesar Rp100 juta dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Jalan usaha tani berupa rabatan beton ketebalan 11 cm dengan panjang jalan mencapai 247 meter dengan lebar 1,5 meter dengan tujuan agar lebih memudahkan akses jalan para petani,” jelas Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta berharap dengan adanya jalan usaha tani itu memperlancar mobilitas sektor pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produksi pertanian.

“Jalan usaha tani ini juga bagus untuk jogging track dengan hamparan sawah yang hijau,” imbuh Bupati Suwirta.

Lebih lanjut Juanida menambahkan, tahun ini pihaknya mengusulkan pembangunan 6 jalan usaha tani ke pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Usulan yang diajukan ke pusat senilai lebih dari Rp 4 miliar lebih. Menurutnya itu sesuai usulan yang diajukan masing-masing subak di Klungkung.

“Selain jalan usaha tani, jenis kegiatan yang rencananya  terfasilitasi adalah jaringan irigasi, perpompaan dan revitalisasi BPP (Balai Penyuluhan Pertanian),” bebernya.

Sementara itu, Kelihan Subak Pegatepan, Nengah Sirna mengucapkan terima kasih atas bantuan jalan usaha tani tersebut.

Keberadaan jalan usaha tani itu tentunya bisa mendukung akses para petani. “Jalan usaha tani ini memang sudah di tunggu masyarakat untuk mempermudah, memperlancar aktivitas masyarakat dalam bertani di subak kami,” katanya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/