alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Studi Banding Pengusulan Prodi Pendidikan Kedokteran

SINGARAJA, radarbali.id- Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menerima kunjungan dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (25/1/2022). Kunjungan ini dalam rangka studi banding pengusulan Program Studi Pendidikan Kedokteran. 
Kehadiran UNM dipimpin langsung Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, didampingi para Wakil Rektor dan jajaran lainnya. Ia diterima Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, didampingi para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Kepala Biro, sejumlah pejabat Fakultas Kedokteran, dan Tim Pengembangan Prodi Pendidikan Kedokteran. 
Pada pertemuan itu, Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel mengungkapkan kunjungan UNM sesungguhnya sebagai suatu kehormatan bagi Undiksha karena dari segi reputasi dan posisi, UNM sudah berskala nasional dan internasional. Dikatakan lebih lanjut, adanya kunjungan ini menunjukkan Undiksha dipandang memiliki kelebihan dalam upaya pendirian prodi pendidikan kedokteran. “Tetapi Undiksha dianggap memiliki kelebihan sehingga dikunjungi oleh UNM, karena kita sebagai perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan pertama kali mendapatkan ijin Prodi Kedokteran,” katanya. Ia menegaskan, pengusulan prodi ini harus didukung dengan  proposal yang lengkap dan kajian secara mendalam. 
Sementara itu, Rektor UNM, Husain Syam mengungkapkan keinginannya untuk studi banding ke Undiksha karena untuk klaster Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Undiksha adalah perguruan tinggi yang pertama kali memiliki program studi pendidikan kedokteran.  “Jika demikian berarti kita harus belajar ke Undiksha. Itu pertama, belajar untuk bisa menghadirkan layanan di masyarakat khususnya di UNM, yaitu Ilmu Kedokteran, seperti yang ada di Undiksha. Karena itu saya juga tidak mengatakan Undiksha di bawah grade dari kita, itu sama pergerakannya. Karena ada yang lebih di UNM ada yang kurang, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya. 
Ia menegaskan kehadirannya ke Undiksha bersama sejumlah pejabat, mulai dari Ketua Senat, Wakil Rektor, dan Ketua Program Pascasarjana menunjukkan bentuk keseriusan pihaknya untuk belajar, untuk mempersiapkan berbagai hal dalam rangka mewujudkan prodi pendidikan kedokteran. “Kami membawa rombongan keseluruhan, full team. Ini maksudnya bahwa kita serius ingin belajar di Undiksha,” tegasnya. 
Kolaborasi antara Undiksha dengan UNM sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Kolaborasi ini terus ditingkatkan dalam rangka peningkatan kualitas maupun data saing, terlebih di era revolusi industri 4.0 maupun era globalisasi. 
Ke depan, kolaborasi ini diupayakan terus dipererat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas output agar menjadi Sumber Daya Manusia Unggul yang kompetitif, berdaya saing, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi komitmen Undiksha maupun UNM. (rba)

Baca Juga:  Final, Pegawai RSUD Buleleng Dipastikan Tak Dapat Tunjangan Kinerja
- Advertisement -

- Advertisement -

SINGARAJA, radarbali.id- Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menerima kunjungan dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (25/1/2022). Kunjungan ini dalam rangka studi banding pengusulan Program Studi Pendidikan Kedokteran. 
Kehadiran UNM dipimpin langsung Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, didampingi para Wakil Rektor dan jajaran lainnya. Ia diterima Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, didampingi para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Kepala Biro, sejumlah pejabat Fakultas Kedokteran, dan Tim Pengembangan Prodi Pendidikan Kedokteran. 
Pada pertemuan itu, Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel mengungkapkan kunjungan UNM sesungguhnya sebagai suatu kehormatan bagi Undiksha karena dari segi reputasi dan posisi, UNM sudah berskala nasional dan internasional. Dikatakan lebih lanjut, adanya kunjungan ini menunjukkan Undiksha dipandang memiliki kelebihan dalam upaya pendirian prodi pendidikan kedokteran. “Tetapi Undiksha dianggap memiliki kelebihan sehingga dikunjungi oleh UNM, karena kita sebagai perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan pertama kali mendapatkan ijin Prodi Kedokteran,” katanya. Ia menegaskan, pengusulan prodi ini harus didukung dengan  proposal yang lengkap dan kajian secara mendalam. 
Sementara itu, Rektor UNM, Husain Syam mengungkapkan keinginannya untuk studi banding ke Undiksha karena untuk klaster Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Undiksha adalah perguruan tinggi yang pertama kali memiliki program studi pendidikan kedokteran.  “Jika demikian berarti kita harus belajar ke Undiksha. Itu pertama, belajar untuk bisa menghadirkan layanan di masyarakat khususnya di UNM, yaitu Ilmu Kedokteran, seperti yang ada di Undiksha. Karena itu saya juga tidak mengatakan Undiksha di bawah grade dari kita, itu sama pergerakannya. Karena ada yang lebih di UNM ada yang kurang, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya. 
Ia menegaskan kehadirannya ke Undiksha bersama sejumlah pejabat, mulai dari Ketua Senat, Wakil Rektor, dan Ketua Program Pascasarjana menunjukkan bentuk keseriusan pihaknya untuk belajar, untuk mempersiapkan berbagai hal dalam rangka mewujudkan prodi pendidikan kedokteran. “Kami membawa rombongan keseluruhan, full team. Ini maksudnya bahwa kita serius ingin belajar di Undiksha,” tegasnya. 
Kolaborasi antara Undiksha dengan UNM sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Kolaborasi ini terus ditingkatkan dalam rangka peningkatan kualitas maupun data saing, terlebih di era revolusi industri 4.0 maupun era globalisasi. 
Ke depan, kolaborasi ini diupayakan terus dipererat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas output agar menjadi Sumber Daya Manusia Unggul yang kompetitif, berdaya saing, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi komitmen Undiksha maupun UNM. (rba)

Baca Juga:  Gencar Razia Prokes, Bupati Agus: Masyarakat Tak Peduli Bahaya Covid

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/