alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

70 Desa/Kelurahan di Gianyarkan Berlakukan PPKM Mikro, Ini Hasilnya

GIANYAR – Sekda Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, mengatakan, penerapan PPKM Berskala Mikro Jilid II makin diperketat.

Peran pos komando (Posko) gotong royong pencegahan covid-19 akan makin dioptimalkan di semua wilayah d Kabupaten Gianyar.

“Penanganan Covid-19 berbasis desa efektif meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan prokes,” ujar Wisnu Wijaya.

Selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar, Wisnu Wijaya, menambahkan, tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar sebelumnya

telah menetapkan 70 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar wajib menerapkan PPKM Berskala Mikro.

Ini dengan pertimbangan 64 desa/kelurahan berada pada zona oranye/kuning dan merah sedangkan 6 lainnya memiliki pasar tradisional dan objek wisata yang juga disyaratkan menerapkan PPKM Berskala Mikro.

Dipaparkannya, evaluasi PPKM jilid I terjadi tren penurunan kasus covid-19. Pelaksanaan PPKM Mikro telah dibarengi dengan prokes yang ketat.

Dengan pelaksanaan prokes yang ketat,  PPKM Jilid II dinilai bisa menurunkan angka terkonfirmasi positif covid.

 “Ini sesuai harapan bersama sehingga dimungkinkan untuk membuka peluang ekonomi di masyarakat secara masif,” pungkasnya. 



GIANYAR – Sekda Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, mengatakan, penerapan PPKM Berskala Mikro Jilid II makin diperketat.

Peran pos komando (Posko) gotong royong pencegahan covid-19 akan makin dioptimalkan di semua wilayah d Kabupaten Gianyar.

“Penanganan Covid-19 berbasis desa efektif meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan prokes,” ujar Wisnu Wijaya.

Selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar, Wisnu Wijaya, menambahkan, tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar sebelumnya

telah menetapkan 70 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar wajib menerapkan PPKM Berskala Mikro.

Ini dengan pertimbangan 64 desa/kelurahan berada pada zona oranye/kuning dan merah sedangkan 6 lainnya memiliki pasar tradisional dan objek wisata yang juga disyaratkan menerapkan PPKM Berskala Mikro.

Dipaparkannya, evaluasi PPKM jilid I terjadi tren penurunan kasus covid-19. Pelaksanaan PPKM Mikro telah dibarengi dengan prokes yang ketat.

Dengan pelaksanaan prokes yang ketat,  PPKM Jilid II dinilai bisa menurunkan angka terkonfirmasi positif covid.

 “Ini sesuai harapan bersama sehingga dimungkinkan untuk membuka peluang ekonomi di masyarakat secara masif,” pungkasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/