alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Curi Motor, Nekat Kabur, Dor…Cor…Dor…Warga Banyuwangi Tumbang

SINGARAJA –Muhammad Abdul Hamid, 22, kini terkapar kesakitan. Pria asal Desa Sambirejo, Banyuwangi itu, ditembak polisi pada bagian kaki karena mencuri sebuah sepeda motor.

Bukan hanya kesakitan karena ditembak, dia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa berawal saat Luh Putu Meliani, 29, melaporkan sepeda motor DK 3717 VY miliknya, hilang pada Selasa (25/4) lalu.

Sepeda motor itu diparkir di areal rumah kost korban di Perumahan Fajar Utama, Desa Baktiseraga.

Menerima laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai sepeda motor dicuri orang yang tinggal di sekitar rumah korban.

Polisi pun meminta keterangan dari sejumlah penghuni kost. Saat meminta keterangan pada tersangka Abdul Hamid, ia menunjukkan gelagat gelisah.

Baca Juga:  Disdik Tabanan Bentuk Tim Monev Khusus Pelototi Prokes Saat PTM

Polisi pun meminta tersangka menunjukkan alamat beberapa rekannya di Singaraja. Tersangka kemudian menunjukkan alamat salah seorang rekannya di Desa Sambangan.

Polisi langsung mengajak tersangka ke rumah kost tersebut. Benar saja, di sana polisi mendapati sepeda motor milik korban terparkir rapi.

Tersangka pun langsung berusaha melarikan diri. Tak pelak polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Lantaran diabaikan, tersangka langsung ditembak pada bagian kaki.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma membenarkan adanya penangkapan tersebut. Wiranata mengatakan pihaknya tengah melakukan pengembangan dalam kasus tersebut.

“Orang yang mengambil sepeda motor itu sudah kami amankan. Tapi sekarang kami masih dalam pengembangan. Mohon bersabar dulu,” kata Kompol Wiranata. 

Baca Juga:  Ditinggal Pulang Kampung Rayakan Galungan, Rumah Terbakar


SINGARAJA –Muhammad Abdul Hamid, 22, kini terkapar kesakitan. Pria asal Desa Sambirejo, Banyuwangi itu, ditembak polisi pada bagian kaki karena mencuri sebuah sepeda motor.

Bukan hanya kesakitan karena ditembak, dia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa berawal saat Luh Putu Meliani, 29, melaporkan sepeda motor DK 3717 VY miliknya, hilang pada Selasa (25/4) lalu.

Sepeda motor itu diparkir di areal rumah kost korban di Perumahan Fajar Utama, Desa Baktiseraga.

Menerima laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai sepeda motor dicuri orang yang tinggal di sekitar rumah korban.

Polisi pun meminta keterangan dari sejumlah penghuni kost. Saat meminta keterangan pada tersangka Abdul Hamid, ia menunjukkan gelagat gelisah.

Baca Juga:  Barang Dagangan Ludes, Suyasa: Saya Sekarang Tak Punya Apa-apa

Polisi pun meminta tersangka menunjukkan alamat beberapa rekannya di Singaraja. Tersangka kemudian menunjukkan alamat salah seorang rekannya di Desa Sambangan.

Polisi langsung mengajak tersangka ke rumah kost tersebut. Benar saja, di sana polisi mendapati sepeda motor milik korban terparkir rapi.

Tersangka pun langsung berusaha melarikan diri. Tak pelak polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Lantaran diabaikan, tersangka langsung ditembak pada bagian kaki.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma membenarkan adanya penangkapan tersebut. Wiranata mengatakan pihaknya tengah melakukan pengembangan dalam kasus tersebut.

“Orang yang mengambil sepeda motor itu sudah kami amankan. Tapi sekarang kami masih dalam pengembangan. Mohon bersabar dulu,” kata Kompol Wiranata. 

Baca Juga:  Kasus DD Tigawasa Tak Beres di Polisi, Warga Ancam Cabut Laporan

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/