alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Ulah Pengusaha, Ribuan Pekerja di Buleleng Terancam Tak Dapat Stimulus

SINGARAJA – Dari sekitar 1.756 jumlah perusahaan yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan Singaraja, ternyata masih ada 700 perusahaan yang belum menyetorkan rekening bank tenaga kerja mereka. Akibatnya, BPJS Tk memperpanjang batas waktu pendaftaran.

Rencana pemerintah pusat akan mencairkan bantuan stimulus sebesar Rp 600 ribu selama 4 bulan (Rp2,4 juta secara total) langsung ke nomor rekening pekerja/buruh. Bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja/buruh dengan tujuan meningkat daya beli masyarakat ditengah dampak pandemi Covid-19.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan Singaraja pun kini terus melakukan validasi data nomor rekening tabungan pekerja yang masuk disetorkan oleh perusahaan-perusahaan di Buleleng.  

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Singaraja Hery Yudistira mengaku untuk Buleleng sendiri pihaknya diberikan target terkumpulnya nomor rekening bank pekerja sebanyak 13.920 orang. Kemudian saat ini baru mencapai 10.319 nomor rekening bank yang pihaknya diterima. Dengan rincian sekitar 9.258 tervalidasi nomor rekening aktif, 7 rekening tidak aktif dan sisa sekitar 1.054 masih dilakukan validasi.

Baca Juga:  Sekdis Perkimta Buleleng Kini Bisa Tenang Setelah Pegang Kartu JKN-KIS

“Nomor rekening pekerja yang sudah tervalidasi otomatis kami langsung disetorkan kepada ke Kementerian Ketenagakerjaan dipusat. Untuk divalidasi kembali dan saat ini sedang diproses,” ungkapnya.

Dikatakan Hery, Buleleng dari target 13.920 rekening bank yang harus dikumpulkan. Dan tersisa masih sekitar 3.601 nomor rekening yang belum terkumpul. Sedangkan batas waktu penyetoran nomor rekening sampai akhirnya bulan Agustus.

“Memang awalnya kami diberikan batas waktu memvalidasi data rekening masuk kepesertaan BPJS ketenagakerjaan sampai 15 Agustus. Tetapi banyak perusahaan di Buleleng belum menyetorkan rekening bank pekerjanya. Sehingga kami diberikan kebijakan kembali batas waktu penyetoran rekening diperpanjang hingga akhir Agustus,” tutur Hery.



SINGARAJA – Dari sekitar 1.756 jumlah perusahaan yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan Singaraja, ternyata masih ada 700 perusahaan yang belum menyetorkan rekening bank tenaga kerja mereka. Akibatnya, BPJS Tk memperpanjang batas waktu pendaftaran.

Rencana pemerintah pusat akan mencairkan bantuan stimulus sebesar Rp 600 ribu selama 4 bulan (Rp2,4 juta secara total) langsung ke nomor rekening pekerja/buruh. Bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja/buruh dengan tujuan meningkat daya beli masyarakat ditengah dampak pandemi Covid-19.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan Singaraja pun kini terus melakukan validasi data nomor rekening tabungan pekerja yang masuk disetorkan oleh perusahaan-perusahaan di Buleleng.  

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Singaraja Hery Yudistira mengaku untuk Buleleng sendiri pihaknya diberikan target terkumpulnya nomor rekening bank pekerja sebanyak 13.920 orang. Kemudian saat ini baru mencapai 10.319 nomor rekening bank yang pihaknya diterima. Dengan rincian sekitar 9.258 tervalidasi nomor rekening aktif, 7 rekening tidak aktif dan sisa sekitar 1.054 masih dilakukan validasi.

Baca Juga:  Durasi Januari – Agustus, Ada 171 Janda Baru di Tabanan

“Nomor rekening pekerja yang sudah tervalidasi otomatis kami langsung disetorkan kepada ke Kementerian Ketenagakerjaan dipusat. Untuk divalidasi kembali dan saat ini sedang diproses,” ungkapnya.

Dikatakan Hery, Buleleng dari target 13.920 rekening bank yang harus dikumpulkan. Dan tersisa masih sekitar 3.601 nomor rekening yang belum terkumpul. Sedangkan batas waktu penyetoran nomor rekening sampai akhirnya bulan Agustus.

“Memang awalnya kami diberikan batas waktu memvalidasi data rekening masuk kepesertaan BPJS ketenagakerjaan sampai 15 Agustus. Tetapi banyak perusahaan di Buleleng belum menyetorkan rekening bank pekerjanya. Sehingga kami diberikan kebijakan kembali batas waktu penyetoran rekening diperpanjang hingga akhir Agustus,” tutur Hery.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/