alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Jadi Korban PHK, 10.484 Pekerja di Gianyar Ajukan JHT Ke BP Jamsostek

GIANYAR-Wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak enam bulan lalu berimbas pada kelangsungan para pekerja di Gianyar.

 

Bahkan akibat wabah Corona, sudah ada puluhan ribu karyawan yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Banyaknya korban PHK selama wabah Corona ini terlihat dari banyaknya eks karyawan yang mengajukan klaim pesangon atau jaminan hari tua (JHT) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Gianyar.

 

Seperti dibenarkan Kepala Cabang BP Jamsostek Gianyar, Bimo Prasetiyo.

 

Disebutkan, berdasarkan data BP Jamsostek Cabang Gianyar, selama pandemi Covid-19, ada sebanyak 10.484 tenaga kerja Gianyar mengajukan klaim JHT.

 

“Pengajuan ini membludak. Terutama dari kalangan pekerja pariwisata,”tandasnya.

Baca Juga:  Lock Down di Gianyar Dibekup Polisi, Titik Tapal Batas Dijaga Ketat

 

Dengan jumlah klaim sebanyak itu, BP Jamsostek Gianyar mengaku telah mencairkan dana JHT sebesar Rp 109.730.587.470 yang memang merupakan hak pekerja.

 

Lebih lanjut, Bimo Prasetiyo menambahkan, untuk proses pencairan JHT, BP Jamsostek memohon pengajuan klaim JHT mengutamakan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

 

Secara khusus, peserta BP Jamsostek bisa mengajukan klaim JHT melalui Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik).

 

“Peserta yang berhenti bekerja, dapat mengajukan berkas klaim secara online melalui website www.bjpsketenagakerjaan.go.id. Peserta isi data dulu, mengajukan klaim sesuai dengan hari yang dipilih,”jelasnya

 

Pengajuan klaim secara online ini kata Bimo bertujuan untuk memetakan jumlah pemohon klaim.

Baca Juga:  Janjikan Proyek Tol, Kendaraan Listrik dan SMA Negeri, Ini Kata Koster

 

Dengan begitu, ketika Kantor Cabang Gianyar penuh, peserta bisa dilayani oleh kantor cabang lain.

 

“Yang harus diperhatikan peserta harus siapkan scan dokumen kelengkapan. Yakni kartu peserta, KTP, KK, Surat Keterangan Berhenti Bekerja, NPWP dan Fotokopi Rekening Tabungan,” jelasnya.

 

Setelah berkas lengkap, maka pihak BP Jamsostek akan melakukan verifikasi melalui video call pada hari yang sudah ditentukan.

 

“Jadi tidak perlu datang ke kantor, tidak perlu antri. Tunggu saja di rumah, setelah syarat lengkap petugas akan melakukan verifikasi melalui video call,” imbuhnya.



GIANYAR-Wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak enam bulan lalu berimbas pada kelangsungan para pekerja di Gianyar.

 

Bahkan akibat wabah Corona, sudah ada puluhan ribu karyawan yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Banyaknya korban PHK selama wabah Corona ini terlihat dari banyaknya eks karyawan yang mengajukan klaim pesangon atau jaminan hari tua (JHT) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Gianyar.

 

Seperti dibenarkan Kepala Cabang BP Jamsostek Gianyar, Bimo Prasetiyo.

 

Disebutkan, berdasarkan data BP Jamsostek Cabang Gianyar, selama pandemi Covid-19, ada sebanyak 10.484 tenaga kerja Gianyar mengajukan klaim JHT.

 

“Pengajuan ini membludak. Terutama dari kalangan pekerja pariwisata,”tandasnya.

Baca Juga:  Emak-emak di Buleleng Bertahan Hidup dari Serpihan Semen dan Pupuk

 

Dengan jumlah klaim sebanyak itu, BP Jamsostek Gianyar mengaku telah mencairkan dana JHT sebesar Rp 109.730.587.470 yang memang merupakan hak pekerja.

 

Lebih lanjut, Bimo Prasetiyo menambahkan, untuk proses pencairan JHT, BP Jamsostek memohon pengajuan klaim JHT mengutamakan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

 

Secara khusus, peserta BP Jamsostek bisa mengajukan klaim JHT melalui Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik).

 

“Peserta yang berhenti bekerja, dapat mengajukan berkas klaim secara online melalui website www.bjpsketenagakerjaan.go.id. Peserta isi data dulu, mengajukan klaim sesuai dengan hari yang dipilih,”jelasnya

 

Pengajuan klaim secara online ini kata Bimo bertujuan untuk memetakan jumlah pemohon klaim.

Baca Juga:  Jadi Objek Wisata Unggulan, Perairan Lovina Rentan Pencemaran Limbah

 

Dengan begitu, ketika Kantor Cabang Gianyar penuh, peserta bisa dilayani oleh kantor cabang lain.

 

“Yang harus diperhatikan peserta harus siapkan scan dokumen kelengkapan. Yakni kartu peserta, KTP, KK, Surat Keterangan Berhenti Bekerja, NPWP dan Fotokopi Rekening Tabungan,” jelasnya.

 

Setelah berkas lengkap, maka pihak BP Jamsostek akan melakukan verifikasi melalui video call pada hari yang sudah ditentukan.

 

“Jadi tidak perlu datang ke kantor, tidak perlu antri. Tunggu saja di rumah, setelah syarat lengkap petugas akan melakukan verifikasi melalui video call,” imbuhnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/