alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Dukung MLB Samuan Tiga, Tolak Mahasabha XII Karena Dinilai Ilegal

DENPASAR-Aksi demontrasi digelar secara besar-besaran oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Hindu menjelang pelaksanaan Mahasabha XII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Senin (25/10/2021).

 

Sejumlah ormas Hindu di Bali menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Bali dan gedung DPRD Bali menjelang pelaksanaan Mahasabha XII PHDI Pusat yang digelar pada 28 Oktober – 1 November 2021 secara luring dan daring di Jakarta.

 

Mengatasnamakan Aliansi Hindu Nusantara, Ketua Bidang Hukum GKHN Kadek Petir saat dikonfirmasi radarbali.id usai aksi menyatakan, aksi demo yang digelar gabungan ormas Hindu di Bali ini, diakui sebagai wujud pemberian dukungan kepada PHDI Pusat 2021–2026 hasil Mahasaba Luar Biasa (MLB) di Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, Bali, pada Sabtu (12/09/2021) lalu.

Baca Juga:  Konflik Makin Memanas, Kini Muncul Tuduhan Iming-Iming Jabatan di PHDI

 

Saat aksi, mereka meminta pemerintah untuk mencegah gelaran Mahasaba XII yang merupakan Mahasaba ilegal karena dilakukan oleh pengurus demisioner dan memohon presiden untuk mempertimbangkan lagi agar tidak menghadiri/membuka Mahasabha yang ilegal ini.

 

“Semua hal ini adalah implementasi penolakan terhadap sampradaya asing yang berkamuflase sebagai Hindu. Dimana ajaran Sampradaya asing ini telah meracuni para sebagian besar pengurus PHDI Pusat 2016 – 2021 demisioner,” tandasnya.


DENPASAR-Aksi demontrasi digelar secara besar-besaran oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Hindu menjelang pelaksanaan Mahasabha XII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Senin (25/10/2021).

 

Sejumlah ormas Hindu di Bali menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Bali dan gedung DPRD Bali menjelang pelaksanaan Mahasabha XII PHDI Pusat yang digelar pada 28 Oktober – 1 November 2021 secara luring dan daring di Jakarta.

 

Mengatasnamakan Aliansi Hindu Nusantara, Ketua Bidang Hukum GKHN Kadek Petir saat dikonfirmasi radarbali.id usai aksi menyatakan, aksi demo yang digelar gabungan ormas Hindu di Bali ini, diakui sebagai wujud pemberian dukungan kepada PHDI Pusat 2021–2026 hasil Mahasaba Luar Biasa (MLB) di Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, Bali, pada Sabtu (12/09/2021) lalu.

Baca Juga:  Forum Komunikasi Taksu Bali Curiga LBH Terkontaminasi Hare Krishna

 

Saat aksi, mereka meminta pemerintah untuk mencegah gelaran Mahasaba XII yang merupakan Mahasaba ilegal karena dilakukan oleh pengurus demisioner dan memohon presiden untuk mempertimbangkan lagi agar tidak menghadiri/membuka Mahasabha yang ilegal ini.

 

“Semua hal ini adalah implementasi penolakan terhadap sampradaya asing yang berkamuflase sebagai Hindu. Dimana ajaran Sampradaya asing ini telah meracuni para sebagian besar pengurus PHDI Pusat 2016 – 2021 demisioner,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/