alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Tekan Resiko Bencana, Badung Diminta Segera Petakan Daerah Rawan

BADUNG –Upaya menekan resiko bencana menjelang musim penghujan, seluruh komponen yang ada di Badung diminta untuk siaga.

Tak hanya siaga, seluruh perangkat daerah terkait, termasuk camat dan jajarannya juga diminta meningkatkan koordinasi dan segera membuat peta kerawanan.

Seperti disampaikan Sekda Kabupaten Badung dalam Rapat KordinasiPersiapan Antisipasi musim hujan dilaksanakan di gedung Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (25/10).

Sekda meminta agar segera menetapkan Peta Rawan Bencana terutama banjir dan longsor per desa. per kecamatan.

“Petakan Sumber Daya yang dimiliki, Hitung masyarakat yang tinggal di wilayah bencana, buat perencanaan yang matang, lakukan apel kesiapsiagaan dan simulasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik, dr Ni Nyoman Ermy Setiari, Mkes menyampaikan penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan saat tanggap darurat.

Baca Juga:  Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0 dengan Penyederhanaan Birokrasi

Ada tiga fase penanggulangan bencana yaitu Pra Bencana, Saat Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa penekanan saat ini adalah lebih memfokuskan kearah pengurangan resiko Bencana ( enam arahan Presiden) dan juga penekanan bahwa simulasi dan pelatihan secara berkala,” tukasnya.



BADUNG –Upaya menekan resiko bencana menjelang musim penghujan, seluruh komponen yang ada di Badung diminta untuk siaga.

Tak hanya siaga, seluruh perangkat daerah terkait, termasuk camat dan jajarannya juga diminta meningkatkan koordinasi dan segera membuat peta kerawanan.

Seperti disampaikan Sekda Kabupaten Badung dalam Rapat KordinasiPersiapan Antisipasi musim hujan dilaksanakan di gedung Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (25/10).

Sekda meminta agar segera menetapkan Peta Rawan Bencana terutama banjir dan longsor per desa. per kecamatan.

“Petakan Sumber Daya yang dimiliki, Hitung masyarakat yang tinggal di wilayah bencana, buat perencanaan yang matang, lakukan apel kesiapsiagaan dan simulasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik, dr Ni Nyoman Ermy Setiari, Mkes menyampaikan penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan saat tanggap darurat.

Baca Juga:  Saat Dicabuli Kakek, Bocah Ini Melawan Tapi Mulutnya Dibekap

Ada tiga fase penanggulangan bencana yaitu Pra Bencana, Saat Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa penekanan saat ini adalah lebih memfokuskan kearah pengurangan resiko Bencana ( enam arahan Presiden) dan juga penekanan bahwa simulasi dan pelatihan secara berkala,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/