alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Pasien Covid-19 Meninggal, Satgas Ingatkan Disiplin Jalankan Prokes

NEGARA – Kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 diduga mulai menurun.

Dampaknya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana mengalami peningkatan drastis. Bahkan, salah satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia.

Pasien meninggal setelah menjalani perawatan di RSU Negara. Pasien laki-laki 65 tahun asal Kelurahan Pendem tersebut dirawat sejak Rabu (18/11) lalu dengan diagnosa gejala Covid-19.

Mulai dari sesak napas berat, batuk dan panas tinggi. Penyakit penyerta pasien meninggal juga hipertensi.

“Jenazah pasien sudah dikubur dengan standar penanganan Covid-19,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Arisantha menegaskan, dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi positif ini, harus disikapi dengan meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Protokol Anyar, Jenazah Covid-19 Dimakamkan 4 Jam Setelah Meninggal

Mulai menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menghindari kerumunan. Karena meningkatnya kasus Covid-19 ini,

dipastikan karena menurunnya kesadaran dan kedisiplinan menjalakan protokol kesehatan, sera kerumunan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar promosi kesehatan dalam menjalakan protokol kesehatan lebih digalakkan lagi.

Tidak hanya di perkotaan, promosi kesehatan untuk pencegahan Covid-19 harus dijalankan hingga tingkat keluarga.

“Kesadaran untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan belum maksimal, perlu ditingkatkan lagi,” tegasnya. 



NEGARA – Kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 diduga mulai menurun.

Dampaknya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana mengalami peningkatan drastis. Bahkan, salah satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia.

Pasien meninggal setelah menjalani perawatan di RSU Negara. Pasien laki-laki 65 tahun asal Kelurahan Pendem tersebut dirawat sejak Rabu (18/11) lalu dengan diagnosa gejala Covid-19.

Mulai dari sesak napas berat, batuk dan panas tinggi. Penyakit penyerta pasien meninggal juga hipertensi.

“Jenazah pasien sudah dikubur dengan standar penanganan Covid-19,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Arisantha menegaskan, dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi positif ini, harus disikapi dengan meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Amor Ring Acintya…Terpeleset saat Menyeberang, Pekak Suparta Tewas

Mulai menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menghindari kerumunan. Karena meningkatnya kasus Covid-19 ini,

dipastikan karena menurunnya kesadaran dan kedisiplinan menjalakan protokol kesehatan, sera kerumunan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar promosi kesehatan dalam menjalakan protokol kesehatan lebih digalakkan lagi.

Tidak hanya di perkotaan, promosi kesehatan untuk pencegahan Covid-19 harus dijalankan hingga tingkat keluarga.

“Kesadaran untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan belum maksimal, perlu ditingkatkan lagi,” tegasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/