30.4 C
Denpasar
Thursday, December 8, 2022

Hujan Berjam-jam, Klungkung Dilanda Banjir dan Longsor

SEMARAPURA – Hujan deras yang mengguyur Klungkung berjam-jam, Kamis (24/11/2022) mulai pukul 13.00 menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor. Bahkan sejumlah ruang kantor di lingkungan Pemkab Klungkung tidak luput dari bencana banjir.

Adapun ruang kantor Pemkab Klungkung yang kebanjiran akibat hujan deras, yakni sejumlah ruang Humas Pemkab Klungkung, Bagian Umum dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sehingga para pegawai yang pada saat itu tengah bekerja akhirnya harus gotong-royong membuat tanggul dan membersihkan air yang masuk ke dalam ruangan. Sementara di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, terjadi kebocoran atap sehingga berkas serta komputer harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman agar tidak terkena air hujan.

Plt. Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Citrawati saat dikonfirmasi membenarkan bila atap kantornya mengalami kebocoran cukup lumayan besar sehingga air hujan yang menetes ke dalam ruangan lumayan deras.

Baca Juga:  Dilarang Kuburkan Mayat Ibunya karena Hutang, Netizen: Ingat Karma

Untungnya para pegawai telah melakukan upaya antisipasi sehingga tidak ada berkas dan alat elektronik kantor yang basah terkena air hujan.

“Tumben seperti ini. Saat air yang menetes tidak terlalu banyak, berkas dan komputer sudah dipindahkan, sehingga tidak ada yang basah. Karena anggaran perbaikan yang dibutuhkan tidak terlalu besar, segera akan dilakukan perbaikan,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, I Made Sudiarka Jaya mengungkapkan banjir besar di depan kantornya baru pertama kali terjadi. Kondisi itu membuat pelayanan dihentikan untuk mengantisipasi air masuk ke dalam kantor dan mengenai alat elektronik serta berkas dalam kantor. “Kalau bocor saat hujan, sering. Kalau banjir separah ini, baru pertama kali,” tandasnya.

Baca Juga:  Kembali Turun Aksi, Warga Pengambengan Pasang Spanduk Tolak Pabrik B3

Tidak hanya menyebabkan banjir, hujan deras kemarin juga menyebabkan terjadinya tanah longsor di kawasan Goa Jepang dan jebolnya tembok pekarangan SMAN 1 Banjarangkan.

Kapolsek Banjarangkan AKP. I Wayan Sujana mengungkapkan jebolnya tembok pekarangan SMAN 1 Banjarangkan terjadi sekitar pukul 14.00. Pada saat itu sedang turun hujan deras dan luapan air dari dalam sekolah yang cukup besar, selang beberapa menit kemudian terdengar suara gemuruh yang ternyata suara dari robohnya tembok sekolah tersebut.

Untungnya saat tembok jebol hingga menutup sebagian badan jalan, tidak ada pengendara yang melintas. “Sehingga peristiwa itu tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Material tembok sudah dibersihkan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan,” tandasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)



SEMARAPURA – Hujan deras yang mengguyur Klungkung berjam-jam, Kamis (24/11/2022) mulai pukul 13.00 menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor. Bahkan sejumlah ruang kantor di lingkungan Pemkab Klungkung tidak luput dari bencana banjir.

Adapun ruang kantor Pemkab Klungkung yang kebanjiran akibat hujan deras, yakni sejumlah ruang Humas Pemkab Klungkung, Bagian Umum dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sehingga para pegawai yang pada saat itu tengah bekerja akhirnya harus gotong-royong membuat tanggul dan membersihkan air yang masuk ke dalam ruangan. Sementara di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, terjadi kebocoran atap sehingga berkas serta komputer harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman agar tidak terkena air hujan.

Plt. Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Citrawati saat dikonfirmasi membenarkan bila atap kantornya mengalami kebocoran cukup lumayan besar sehingga air hujan yang menetes ke dalam ruangan lumayan deras.

Baca Juga:  Siswa Sekolah Pariwisata Kesulitan Tempat Training karena Hotel Tutup

Untungnya para pegawai telah melakukan upaya antisipasi sehingga tidak ada berkas dan alat elektronik kantor yang basah terkena air hujan.

“Tumben seperti ini. Saat air yang menetes tidak terlalu banyak, berkas dan komputer sudah dipindahkan, sehingga tidak ada yang basah. Karena anggaran perbaikan yang dibutuhkan tidak terlalu besar, segera akan dilakukan perbaikan,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, I Made Sudiarka Jaya mengungkapkan banjir besar di depan kantornya baru pertama kali terjadi. Kondisi itu membuat pelayanan dihentikan untuk mengantisipasi air masuk ke dalam kantor dan mengenai alat elektronik serta berkas dalam kantor. “Kalau bocor saat hujan, sering. Kalau banjir separah ini, baru pertama kali,” tandasnya.

Baca Juga:  Banjir Desakan, Pihak SMK TI Bali Global Akhirnya Melunak

Tidak hanya menyebabkan banjir, hujan deras kemarin juga menyebabkan terjadinya tanah longsor di kawasan Goa Jepang dan jebolnya tembok pekarangan SMAN 1 Banjarangkan.

Kapolsek Banjarangkan AKP. I Wayan Sujana mengungkapkan jebolnya tembok pekarangan SMAN 1 Banjarangkan terjadi sekitar pukul 14.00. Pada saat itu sedang turun hujan deras dan luapan air dari dalam sekolah yang cukup besar, selang beberapa menit kemudian terdengar suara gemuruh yang ternyata suara dari robohnya tembok sekolah tersebut.

Untungnya saat tembok jebol hingga menutup sebagian badan jalan, tidak ada pengendara yang melintas. “Sehingga peristiwa itu tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Material tembok sudah dibersihkan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan,” tandasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/