alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Proyek Pembangunan Jalan di Desa Ban Karangasem Molor

AMLAPURA, Radar Bali- Proyek lanjutan pembangunan ruas jalan Penek-Manik Aji di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu, sepanjang kurang lebih satu kilometer molor dari waktu penyelesaian yang telah ditentukan.

 

Dari papan proyek yang mengunakan anggaran APBD Kabupaten Karangasem tahun 2021 sebesar Rp 932 juta lebih itu, tertulis jelas dari tanggal surat perintah mulai kerja (SPMK) pada 20 Agustus 2021 dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender.

Seharusnya pembangunan jalan yang dikerjakan oleh CV Purnama Karya itu telah selesai tanggal 19 Desember 2021 lalu. Namun hingga saat ini belum selesai. 

 

Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiarta saat dihubungi Kamis lalu (24/12), membenarkan untuk proyek pembangunan jalan tersebut belum selesai dikerjakan.

Baca Juga:  3 Pekan Buleleng Terjebak Zona Merah, Pasien OTG Masuk Hotel Karantina

Pihaknya berharap, meski dengan kondisi demikian, kualitas proyek pengerjaan jalan harus tetap diperhatikan sesuai Bestek maupun RAB.

“Jangan sampai belum apa-apa sudah rusak karena alasan cuaca maupun yang lainnya,” katanya.

 

Lebih lanjut Tamu mengungkapkan, dari penjelasan kontraktor, pihaknya mendapat informasi bahwa penyelesaian akan dilakukan pada Jumat (24/12).

“Jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jadi kami berharap agar kualitas juga diperhatikan. Jangan sampai belum apa-apa sudah rusak karena alasan cuaca maupun yang lain,” ucapnya.

 

Keterlambatan penyelesaian proyek tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Wayan Suratajaya.

“Ya benar, memang pekerjaan tersebut melewati berakhirnya kontrak. Saat ini sudah dikenakan denda, sesuai dengan yang dituangkan dalam SSUK dan SSKK kontrak,” ucapnya.

Baca Juga:  Bejat! Pelaku Perkosaan Gadis 11 Tahun di Badung Diduga Dua Pemuda


AMLAPURA, Radar Bali- Proyek lanjutan pembangunan ruas jalan Penek-Manik Aji di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu, sepanjang kurang lebih satu kilometer molor dari waktu penyelesaian yang telah ditentukan.

 

Dari papan proyek yang mengunakan anggaran APBD Kabupaten Karangasem tahun 2021 sebesar Rp 932 juta lebih itu, tertulis jelas dari tanggal surat perintah mulai kerja (SPMK) pada 20 Agustus 2021 dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender.

Seharusnya pembangunan jalan yang dikerjakan oleh CV Purnama Karya itu telah selesai tanggal 19 Desember 2021 lalu. Namun hingga saat ini belum selesai. 

 

Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiarta saat dihubungi Kamis lalu (24/12), membenarkan untuk proyek pembangunan jalan tersebut belum selesai dikerjakan.

Baca Juga:  Dua Bulan Air PDAM Tak Mengalir, Warga Sidemen Cari Air ke Sungai

Pihaknya berharap, meski dengan kondisi demikian, kualitas proyek pengerjaan jalan harus tetap diperhatikan sesuai Bestek maupun RAB.

“Jangan sampai belum apa-apa sudah rusak karena alasan cuaca maupun yang lainnya,” katanya.

 

Lebih lanjut Tamu mengungkapkan, dari penjelasan kontraktor, pihaknya mendapat informasi bahwa penyelesaian akan dilakukan pada Jumat (24/12).

“Jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jadi kami berharap agar kualitas juga diperhatikan. Jangan sampai belum apa-apa sudah rusak karena alasan cuaca maupun yang lain,” ucapnya.

 

Keterlambatan penyelesaian proyek tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Wayan Suratajaya.

“Ya benar, memang pekerjaan tersebut melewati berakhirnya kontrak. Saat ini sudah dikenakan denda, sesuai dengan yang dituangkan dalam SSUK dan SSKK kontrak,” ucapnya.

Baca Juga:  Situasi Pandemi, Penerimaan Pajak Bali Timur Tembus 100 Persen Lebih


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/