alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Ccckkk…Masuk Rumah Warga Telanjang Bulat, Remaja Mabuk Diamuk Massa

NEGARA – Peringatan bagi Anda yang doyan mengonsumsi minuman keras hingga mabuk. Seorang remaja asal Negara berinisial AS, 17, kemarin malam nyaris tewas diamuk massa.

Pasalnya, AS diketahui masuk rumah warga dalam kondisi telanjang bulat. Dugaan warga, AS adalah seorang pencuri.

Apalagi, korban EM, 40, selaku pemilik rumah, ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri depan tembok pagar rumah kontrakannya.

Menurut informasi, kejadian tersebut berlangsung Senin malam kemarin sekitar pukul 19.30 wita di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Jembrana.

Kejadian tersebut diketahui pertama salah seorang warga yang sebelumnya mendengar keributan di rumah kontrakan korban.

Saat warga mendekati sumber keributan tersebut melihat, melihat perempuan yang menghuni rumah tersebut tergeletak depan tembok rumah korban dalam keadaan pingsan.

Baca Juga:  Kematian Akibat Covid Bertambah, Buleleng Kembali Masuk Zona Merah

Karena curiga, warga masuk ke halaman rumah korban dengan memanjat tembok. “Pintu gerbang rumah korban masih dalam keadaan terkunci,” jelas sumber di TKP.

Warga kemudian mengetuk pintu rumah.  Ternyata, dalam rumah korban ada pelaku dan keluar rumah dalam keadaan telanjang bulat.

Saat ditanya, pelaku berbicara ngawur seperti dalam kondisi pengaruh minuman keras. Pelaku diduga pelaku pencurian, warga berteriak pencuri sehingga mengundang warga lain.

Warga yang emosi sempat memukuli pelaku. Beruntung kepolisian segara mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku ke Polsek Negara.

Sedangkan korban yang tidak sadarkan diri dan mengalami luka di kepala langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Negara.

Kapolsek Negara Kompol Ketut Maret membenarkan kejadian tersebut. Pengakuan sementara pelaku yang masih dalam kondisi fly sebelum masuk ke rumah korban mengonsumsi mashroom.

Baca Juga:  Utamakan Kesehatan, Gede Suandra Percayakan Pada Program JKN-KIS

Namun pengakuan tersebut masih perlu diselidiki lagi karena pelaku bicaranya masih ngawur.  “Kami masih lakukan penyelidikan, karena baik pelaku dan korban masih belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya.



NEGARA – Peringatan bagi Anda yang doyan mengonsumsi minuman keras hingga mabuk. Seorang remaja asal Negara berinisial AS, 17, kemarin malam nyaris tewas diamuk massa.

Pasalnya, AS diketahui masuk rumah warga dalam kondisi telanjang bulat. Dugaan warga, AS adalah seorang pencuri.

Apalagi, korban EM, 40, selaku pemilik rumah, ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri depan tembok pagar rumah kontrakannya.

Menurut informasi, kejadian tersebut berlangsung Senin malam kemarin sekitar pukul 19.30 wita di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Jembrana.

Kejadian tersebut diketahui pertama salah seorang warga yang sebelumnya mendengar keributan di rumah kontrakan korban.

Saat warga mendekati sumber keributan tersebut melihat, melihat perempuan yang menghuni rumah tersebut tergeletak depan tembok rumah korban dalam keadaan pingsan.

Baca Juga:  Surat Rapid Test Kadaluarsa, Sopir Logistik Nekat Terobos Pos Pantau

Karena curiga, warga masuk ke halaman rumah korban dengan memanjat tembok. “Pintu gerbang rumah korban masih dalam keadaan terkunci,” jelas sumber di TKP.

Warga kemudian mengetuk pintu rumah.  Ternyata, dalam rumah korban ada pelaku dan keluar rumah dalam keadaan telanjang bulat.

Saat ditanya, pelaku berbicara ngawur seperti dalam kondisi pengaruh minuman keras. Pelaku diduga pelaku pencurian, warga berteriak pencuri sehingga mengundang warga lain.

Warga yang emosi sempat memukuli pelaku. Beruntung kepolisian segara mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku ke Polsek Negara.

Sedangkan korban yang tidak sadarkan diri dan mengalami luka di kepala langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Negara.

Kapolsek Negara Kompol Ketut Maret membenarkan kejadian tersebut. Pengakuan sementara pelaku yang masih dalam kondisi fly sebelum masuk ke rumah korban mengonsumsi mashroom.

Baca Juga:  Cegah Kerumunan, Pendaftaran PPDB SMP Gunakan Sistem Daring

Namun pengakuan tersebut masih perlu diselidiki lagi karena pelaku bicaranya masih ngawur.  “Kami masih lakukan penyelidikan, karena baik pelaku dan korban masih belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/