alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Misteri! Ribuan Burung Pipit di Kantor Dinas PU Mati Mendadak

RadarBali.com – Kejadian aneh terjadi saat aktifitas Gunung Agung terus meningkat seperti saat ini.

Mendadak ribuan burung pipit yang biasanya hinggap di pepohonan depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Karangasem di Jalan Nanas, mati mendadak.

Ada dugaan matinya burung kecil tersebut karena ada kaitan dengan naiknya aktifitas gunung tertinggi di Bali ini. Yang pasti, kejadian tersebut mengagetkan warga sekitar.

Anehnya, bukan hanya burung pipit yang mati mendadak. Pohon kepuh tempat burung tersebut hinggap tiba tiba merangas seperti akan mati.

Kejadian ini pertama kali diketahui pukul 08.00 wita pagi kemarin oleh pegawai PU. Saat itu, Wayan Darmadi, salah satu pegawai Dinas PU hendak memarkir mobil di gudang.

Baca Juga:  Perusahaan Mikol Didorong Bisa Serap Arak Bali Produksi Perajin Lokal

Tiba-tiba dia mendapati bangkai burung berserakan. Dia segera mendekat. Tampak, ribuan burung mati berserakan di bawah pohon kepuh.

Pohon kepah itu diketahui telah berusia ratusan tahun dan selama ini menjadi tempat burung tersebut bersarang.

Warga yang penasaran pun langsung berdatangan melihat apa yang terjadi. Beberapa warga menduga kalau matinya burung tersebut terkait dengan status Gunung Agung yang sudah level Awas.

Di mana udara Karangasem belakangan semakin panas. Bahkan, disebut-sebut bau belerang sudah mulai terasa.

Kondisi ini diyakini membuat burung tersebut keracunan, lalu kepanasan, dan akhirnya mati. Kadis PU Karangasem Ketut Sedana Merta membenarkan kejadian aneh tersebut.

Dirinya juga tidak paham kenapa burung burung tersebut mati mendadak. “Kemungkinan karena udara yang semakin panas sehingga burung tersebut mati karena tidak kuat menahan panas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Bapak-bapak Mewek di Depan Hakim PN Negara


RadarBali.com – Kejadian aneh terjadi saat aktifitas Gunung Agung terus meningkat seperti saat ini.

Mendadak ribuan burung pipit yang biasanya hinggap di pepohonan depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Karangasem di Jalan Nanas, mati mendadak.

Ada dugaan matinya burung kecil tersebut karena ada kaitan dengan naiknya aktifitas gunung tertinggi di Bali ini. Yang pasti, kejadian tersebut mengagetkan warga sekitar.

Anehnya, bukan hanya burung pipit yang mati mendadak. Pohon kepuh tempat burung tersebut hinggap tiba tiba merangas seperti akan mati.

Kejadian ini pertama kali diketahui pukul 08.00 wita pagi kemarin oleh pegawai PU. Saat itu, Wayan Darmadi, salah satu pegawai Dinas PU hendak memarkir mobil di gudang.

Baca Juga:  Gunung Agung Erupsi, Wisatawan Tetap Masuk Bali

Tiba-tiba dia mendapati bangkai burung berserakan. Dia segera mendekat. Tampak, ribuan burung mati berserakan di bawah pohon kepuh.

Pohon kepah itu diketahui telah berusia ratusan tahun dan selama ini menjadi tempat burung tersebut bersarang.

Warga yang penasaran pun langsung berdatangan melihat apa yang terjadi. Beberapa warga menduga kalau matinya burung tersebut terkait dengan status Gunung Agung yang sudah level Awas.

Di mana udara Karangasem belakangan semakin panas. Bahkan, disebut-sebut bau belerang sudah mulai terasa.

Kondisi ini diyakini membuat burung tersebut keracunan, lalu kepanasan, dan akhirnya mati. Kadis PU Karangasem Ketut Sedana Merta membenarkan kejadian aneh tersebut.

Dirinya juga tidak paham kenapa burung burung tersebut mati mendadak. “Kemungkinan karena udara yang semakin panas sehingga burung tersebut mati karena tidak kuat menahan panas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Bapak-bapak Mewek di Depan Hakim PN Negara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/