alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Hadiri Pernikahan di Buleleng, Warga Melaya Jembrana Terpapar Covid-19

NEGARA – Dari 31 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana pada Jumat (25/9) tersebar di sejumlah kecamatan. Selain klaster pernikahan di Kecamatan Jembrana, juga ada klaster-klaster lain.

Seperti di Kecamatan Melaya, masih ada kaitan juga dengan acara pernikahan. Pasien terkonfirmasi positif setelah menghadiri acara pernikahan di Kabupaten Buleleng.

Selain itu, ada tambahan satu kasus lagi dari Kelurahan Gilimanuk, satu orang ibu hamil terkonfirmasi positif.

Sedangkan di Kecamatan Pekutatan, tiga orang berasal dari Banjar Bading Kayu, Desa Pengragoan. Kasus di Pengragoan ini merupakan hasil dari pelacakan kontak pasien probable yang meninggal dunia sebelum dilakukan pengambilan dan uji swab beberapa hari lalu.

“Kasus baru ini satu pekarangan dengan pasien probable yang meninggal,” ujar Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Baca Juga:  Dewan Minta Satgas Covid-19 Tak Buru-Buru Putuskan Belajar Tatap Muka

Sedangkan kasus dari Kecamatan Negara, dari Desa Tegal Badeng Timur. Satu kasus baru ini merupakan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. Dari Desa Kaliakah tambah satu kasus baru, di mana pasien mengalami demam dan anosmia (kehilangan indra penciuman)



NEGARA – Dari 31 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana pada Jumat (25/9) tersebar di sejumlah kecamatan. Selain klaster pernikahan di Kecamatan Jembrana, juga ada klaster-klaster lain.

Seperti di Kecamatan Melaya, masih ada kaitan juga dengan acara pernikahan. Pasien terkonfirmasi positif setelah menghadiri acara pernikahan di Kabupaten Buleleng.

Selain itu, ada tambahan satu kasus lagi dari Kelurahan Gilimanuk, satu orang ibu hamil terkonfirmasi positif.

Sedangkan di Kecamatan Pekutatan, tiga orang berasal dari Banjar Bading Kayu, Desa Pengragoan. Kasus di Pengragoan ini merupakan hasil dari pelacakan kontak pasien probable yang meninggal dunia sebelum dilakukan pengambilan dan uji swab beberapa hari lalu.

“Kasus baru ini satu pekarangan dengan pasien probable yang meninggal,” ujar Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Baca Juga:  Pakai Sabu Biar Betah Melek di Pos Jaga Covid-19, Warga Sidatapa Dijuk

Sedangkan kasus dari Kecamatan Negara, dari Desa Tegal Badeng Timur. Satu kasus baru ini merupakan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. Dari Desa Kaliakah tambah satu kasus baru, di mana pasien mengalami demam dan anosmia (kehilangan indra penciuman)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/