alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

BPJAMSOSTEK dan MDA Jembrana Beri Santunan Kematian Rp 42 Juta

JEMBRANA, radarbali.id- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Jembrana Negara menyerahkan santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari almarhumah Ni Kadek Sudiarti dan almarhum I Wayan Wijasa yang meninggal dunia karena sakit.

Almarhumah Ni Kadek Sudiarti adalah petani dan terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan segmen Bukan Penerima Upah, sedangkan almarhum I Wayan Wijasa adalah tenaga kerja dari Kantor Perbekel Tegal Badeng Barat.

 

Penyerahan santunan secara simbolis diberikan oleh Opik Taufik selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar yang didampingi Basuki Wismokaryanto selaku Asisten Deputi Bidang Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, I Gusti Putu Irany selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jembrana, dan Haryanjas Pasang Kamase selaku Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Denpasar.

 

Penyerahan santunan dilakukan pada Kamis (27/1) di Gedung Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana dan dihadiri oleh Ketua Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Jembrana, I Nengah Subagia.

Baca Juga:  Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Turun Akibat Covid, Ini Kata DJSN

Adapun yang menerima santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta adalah I Made Widana, suami dari almarhumah, yang juga sebagai Bendesa Desa Adat Tukadaya.

Sedangkan ahli waris dari Desa Tegal Badeng Barat adalah Ni Ketut Budi Astri Kartini yang menerima santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 47,5 juta.

 

Ketua Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Jembrana I Nengah Subagia dalam sambutannya menyampaikan dukungan kepada program BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai lembaga nonprofit merupakan wujud kehadiran negara di masyarakat dalam memberikan jaminan sosial.

Masyarakat sangat terbantu dengan adanya program ini dan dengan gotong royong seluruh masyarakat khususnya komunitas di adat bisa mengikuti program ini.

Apalagi di Bali ini kita ketahui ketika ada yang meninggal dunia, ada rangkaian upacara adat yang perlu dilakukan dengan biaya juga tentunya.

Baca Juga:  Cairkan Dana Hibah, Dispar Kebut Verifikasi Akomodasi Pariwisata

Maka santunan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat sekali. Semoga semua elemen masyarakat di adat khususnya dapat bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan”, ungkapnya.

 Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar Opik Taufik berharap semoga santunan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Ini adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dasar yang perlu dimiliki sebelum musibah itu datang.

Kami berharap Majelis Desa Adat sebagai lembaga yang dihormati dan diikuti oleh masyarakat dapat membantu mensosialisasikan program ini.

Dengan kerjasama dengan semua pihak termasuk Majelis Desa Adat, semoga seluruh masyarakat dari berbagai lapisan bisa terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat terjangkau hanya Rp16.800 per bulan,” tegasnya. (rba)

JEMBRANA, radarbali.id- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Jembrana Negara menyerahkan santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari almarhumah Ni Kadek Sudiarti dan almarhum I Wayan Wijasa yang meninggal dunia karena sakit.

Almarhumah Ni Kadek Sudiarti adalah petani dan terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan segmen Bukan Penerima Upah, sedangkan almarhum I Wayan Wijasa adalah tenaga kerja dari Kantor Perbekel Tegal Badeng Barat.

 

Penyerahan santunan secara simbolis diberikan oleh Opik Taufik selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar yang didampingi Basuki Wismokaryanto selaku Asisten Deputi Bidang Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, I Gusti Putu Irany selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jembrana, dan Haryanjas Pasang Kamase selaku Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Denpasar.

 

Penyerahan santunan dilakukan pada Kamis (27/1) di Gedung Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana dan dihadiri oleh Ketua Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Jembrana, I Nengah Subagia.

Baca Juga:  Hujan Lebat, Pohon Nangka Tumbang Tutup Jalur Tabanan - Penebel 2 Jam

Adapun yang menerima santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta adalah I Made Widana, suami dari almarhumah, yang juga sebagai Bendesa Desa Adat Tukadaya.

Sedangkan ahli waris dari Desa Tegal Badeng Barat adalah Ni Ketut Budi Astri Kartini yang menerima santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 47,5 juta.

 

Ketua Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Jembrana I Nengah Subagia dalam sambutannya menyampaikan dukungan kepada program BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai lembaga nonprofit merupakan wujud kehadiran negara di masyarakat dalam memberikan jaminan sosial.

Masyarakat sangat terbantu dengan adanya program ini dan dengan gotong royong seluruh masyarakat khususnya komunitas di adat bisa mengikuti program ini.

Apalagi di Bali ini kita ketahui ketika ada yang meninggal dunia, ada rangkaian upacara adat yang perlu dilakukan dengan biaya juga tentunya.

Baca Juga:  Kendarai Motor, Masuk Got, Pekak Seplik Tewas

Maka santunan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat sekali. Semoga semua elemen masyarakat di adat khususnya dapat bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan”, ungkapnya.

 Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar Opik Taufik berharap semoga santunan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Ini adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dasar yang perlu dimiliki sebelum musibah itu datang.

Kami berharap Majelis Desa Adat sebagai lembaga yang dihormati dan diikuti oleh masyarakat dapat membantu mensosialisasikan program ini.

Dengan kerjasama dengan semua pihak termasuk Majelis Desa Adat, semoga seluruh masyarakat dari berbagai lapisan bisa terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat terjangkau hanya Rp16.800 per bulan,” tegasnya. (rba)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/