alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Usai Nyepi & Lock Down Local, Aktivitas Warga di Gianyar Belum Normal

GIANYAR – Usai perayaan Nyepi dan lock down local pada Kamis (26/3), aktivitas masyarakat dan perkantoran belum normal.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, Jumat (27/3), belum normalnya aktivitas  warga terlihat seperti Pasar Umum Gianyar.

 

Pasar Umum Gianyar yang biasanya ramai, Jumat tampak lengang. Bahkan, Kantor Samsat Pembantu Ubud dan Pelayanan SIM di Polres Gianyar juga  tutup. 

 

Di Pasar Gianyar, lapak yang tutup didominasi dagangan ikan, daging dan sayur.

 

Pemandangan lengang juga terlihat dari halaman parkir pasar.

 

Menurut salah satu pedagang di pasar, Nyoman Sri, memperkiran banyak pedagang tutup karena ada beberapa hal.

 

“Mungkin ada kegiatan lain. Kan banyak upacara ngaben sekarang, duwasa (hari baik, red) ngaben sekarang,” jelas pedagang sayur itu.

 

Selain itu, imbauan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan siswa untuk berada di rumah cukup berdampak. Ditambah lagi negara luar menutup diri tidak ke Gianyar.

Baca Juga:  Korban Tewas dengan Kaki Tersangkut Bambu dan Kepala di Bawah

 

“Bisa jadi kesulitan stok. Sekarang tergantung pengepul ada bahan gak, terus mau gak bawakan bahan ke sini,” ungkapnya.

 

Disamping itu, kekhawatiran wabah Covid 19 juga membuat pedagang khawatir.

 

 “Takut juga. Karena disuruh jauhi keramaian. Tapi kalau gak jualan, sulit,” pungkasnya.

Sementara itu, Kantor Samsat Pembantu Ubud di Desa Sayan, Kecamatan Ubud tutup dari 27-30 Maret.

 

Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Restribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, Anak Agung Rai Sugiartha, menyatakan Samsat pembantu ditutup demi keselamatan.

 

“Sedang kami upayakan drive trhu disinfektan, sehingga pelayanan bisa kembali dibuka,” ujarnya.

Untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, wajib pajak diarahkan melakukan transaksi melalui e-samsat Bali, e-samsat nasional.

Baca Juga:  Yess…Kabur Sejak 2014, Napi Rutan Bangli Dibekuk di Jember

 

Atau bisa datang langsung ke kantor induk Samsat Gianyar di kota Gianyar.

 

“Di kantor induk, kami sudah siapkan wastafel untuk cuci tangan dan tenda biru drive thru disinfektan,” jelasnya. Layanan ini merupakan sinergitas UPTD Samsat Gianyar dengan Jasa Raharja dan Satlantas Polres Gianyar.

 

Dalam tenda biru, setiap wajib pajak masuk selama beberapa menit untuk disemprotkan disinfektan ke seluruh tubuh. “Setelah itu, baru masuk melakukan pembayaran,” pungkasnya. 

 

Sedangkan terpisah, melalui akun resmi Instagram Satuan Lantas Polres Gianyar, menginformasikan jika layanan pencarian Surat Izin Mengemudi (SIM) tutup mulai Jumat.

 

Dalam pengumuman itu, kantor layanan SIM tutup tanpa batas waktu. Bagi pemohon perpanjangan SIM diberikan dispensasi.



GIANYAR – Usai perayaan Nyepi dan lock down local pada Kamis (26/3), aktivitas masyarakat dan perkantoran belum normal.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, Jumat (27/3), belum normalnya aktivitas  warga terlihat seperti Pasar Umum Gianyar.

 

Pasar Umum Gianyar yang biasanya ramai, Jumat tampak lengang. Bahkan, Kantor Samsat Pembantu Ubud dan Pelayanan SIM di Polres Gianyar juga  tutup. 

 

Di Pasar Gianyar, lapak yang tutup didominasi dagangan ikan, daging dan sayur.

 

Pemandangan lengang juga terlihat dari halaman parkir pasar.

 

Menurut salah satu pedagang di pasar, Nyoman Sri, memperkiran banyak pedagang tutup karena ada beberapa hal.

 

“Mungkin ada kegiatan lain. Kan banyak upacara ngaben sekarang, duwasa (hari baik, red) ngaben sekarang,” jelas pedagang sayur itu.

 

Selain itu, imbauan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan siswa untuk berada di rumah cukup berdampak. Ditambah lagi negara luar menutup diri tidak ke Gianyar.

Baca Juga:  Astungkara…Kariani, Korban Biadab Suami dapat Bantuan Kaki Palsu

 

“Bisa jadi kesulitan stok. Sekarang tergantung pengepul ada bahan gak, terus mau gak bawakan bahan ke sini,” ungkapnya.

 

Disamping itu, kekhawatiran wabah Covid 19 juga membuat pedagang khawatir.

 

 “Takut juga. Karena disuruh jauhi keramaian. Tapi kalau gak jualan, sulit,” pungkasnya.

Sementara itu, Kantor Samsat Pembantu Ubud di Desa Sayan, Kecamatan Ubud tutup dari 27-30 Maret.

 

Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Restribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, Anak Agung Rai Sugiartha, menyatakan Samsat pembantu ditutup demi keselamatan.

 

“Sedang kami upayakan drive trhu disinfektan, sehingga pelayanan bisa kembali dibuka,” ujarnya.

Untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, wajib pajak diarahkan melakukan transaksi melalui e-samsat Bali, e-samsat nasional.

Baca Juga:  Tiap Bulan Ada Kasus Bunuh Diri, Bupati Siapkan Klinik Orang Depresi

 

Atau bisa datang langsung ke kantor induk Samsat Gianyar di kota Gianyar.

 

“Di kantor induk, kami sudah siapkan wastafel untuk cuci tangan dan tenda biru drive thru disinfektan,” jelasnya. Layanan ini merupakan sinergitas UPTD Samsat Gianyar dengan Jasa Raharja dan Satlantas Polres Gianyar.

 

Dalam tenda biru, setiap wajib pajak masuk selama beberapa menit untuk disemprotkan disinfektan ke seluruh tubuh. “Setelah itu, baru masuk melakukan pembayaran,” pungkasnya. 

 

Sedangkan terpisah, melalui akun resmi Instagram Satuan Lantas Polres Gianyar, menginformasikan jika layanan pencarian Surat Izin Mengemudi (SIM) tutup mulai Jumat.

 

Dalam pengumuman itu, kantor layanan SIM tutup tanpa batas waktu. Bagi pemohon perpanjangan SIM diberikan dispensasi.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/