alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Meninggal saat Amankan Pemilu, Kapolres Jembrana Kenang Sosok Almarhum

SINGARAJA – Seorang personil polisi Polres Jembrana, Ipda I Ketut Artawan, 47, mengalami sakit saat mengamankan pemilu di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan.

Sempat dirawat selama beberapa hari di RSUD Buleleng, Astawa kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Mendiang pun diupacarai di Setra Desa Pakraman Lokapaksa, kemarin (26/4).

Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih mengatakan, almarhum merupakan personil yang sangat berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.

Saat masih menjadi bintara hingga menjadi perwira pun, tak pernah ada catatan pelanggaran pada diri mendiang.

Menurut Saragih, saat Pemilu 2019 lalu, mendiang memang ditugaskan melakukan pengamanan Pemilu. Namun bukan sebagai Pengaman TPS.

“Beliau itu mengendalikan personil dari Desa Gumbrih. Jadi ada beberapa personil Pam TPS yang ada di bawah kendali dia. Meski dalam kondisi tidak sehat, tapi almarhum tetap melakukan pekerjaan dan tugas dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Baca Juga:  DUH GUSTI! Tertimpa Buah Kelapa, Warga Yehembeng Kauh Jembrana Tewas

Terhadap kejadian tersebut, Saragih mengaku sudah menyampaikan laporan peristiwa tersebut pada pimpinan. Tak menutup kemungkinan mendiang akan diberikan penghargaan khusus dari institusi Polri. 



SINGARAJA – Seorang personil polisi Polres Jembrana, Ipda I Ketut Artawan, 47, mengalami sakit saat mengamankan pemilu di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan.

Sempat dirawat selama beberapa hari di RSUD Buleleng, Astawa kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Mendiang pun diupacarai di Setra Desa Pakraman Lokapaksa, kemarin (26/4).

Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih mengatakan, almarhum merupakan personil yang sangat berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.

Saat masih menjadi bintara hingga menjadi perwira pun, tak pernah ada catatan pelanggaran pada diri mendiang.

Menurut Saragih, saat Pemilu 2019 lalu, mendiang memang ditugaskan melakukan pengamanan Pemilu. Namun bukan sebagai Pengaman TPS.

“Beliau itu mengendalikan personil dari Desa Gumbrih. Jadi ada beberapa personil Pam TPS yang ada di bawah kendali dia. Meski dalam kondisi tidak sehat, tapi almarhum tetap melakukan pekerjaan dan tugas dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Baca Juga:  Ditinggal Mijat, Rumah Warga Desa Baluk Negara Ludes Terbakar

Terhadap kejadian tersebut, Saragih mengaku sudah menyampaikan laporan peristiwa tersebut pada pimpinan. Tak menutup kemungkinan mendiang akan diberikan penghargaan khusus dari institusi Polri. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/