alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi dengan Bupati Jembrana

NEGARA– BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk melindungi para pekerja.

Salah satunya, ketika ada pekerja yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kecelakaan kerja dan meninggal, maka BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial.

Seperti yang telah diterima Ni Putu Sariani, istri dari I Wayan Balik Darsana, selaku klian Banjar di Desa Yehembang.

Lantaran meninggal dunia karena sakit, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan Jaminan Kematian, manfaat Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun sebesar Rp 46.484.810.

Pemberian santunan kepada istri selaku ahli waris, diserahkan langsung oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan Banuspa AA Sagung Ratih Edyawati dan Kepala Kantor Cabang Jembrana I Gusti Putu Irany.

Penyerahan santunan bersamaan dengan kegiatan penggerak PKK yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster dan Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ny Candra Tamba, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan juga tanda bukti kartu kepesertaan kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Baca Juga:  GAWAT!!Sering Copas Anggaran, Plh Bupati Warning OPD

Kepala Kantor Cabang Jembrana I Gusti Putu Irany mengatakan, santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, bukan merupakan santunan pengganti nyawa.

- Advertisement -

Melainkan, santunan ini adalah kontribusi nyata BPJAMSOSTEK yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan sosial sebagai bentuk perlindungan dasar yang perlu dimiliki sebelum musibah itu datang.

Seluruh masyarakat pekerja dari berbagai lapisan perlu mendaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dengan iuran yang sangat terjangkau hanya Rp16.800 per bulan. ”Semoga santunan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

I Gusti Putu Irany juga mengapresiasi Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang memberikan teladan kepada masyarakatnya dengan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

”Semoga ini bisa mendorong masyarakat pekerja di Kabupaten Jembrana untuk berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” tandasnya. (rba)

Baca Juga:  Santuan Kematian Pasien Covid-19 Batal Diberikan, Kadinsos Minta Maaf
- Advertisement -

NEGARA– BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk melindungi para pekerja.

Salah satunya, ketika ada pekerja yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kecelakaan kerja dan meninggal, maka BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial.

Seperti yang telah diterima Ni Putu Sariani, istri dari I Wayan Balik Darsana, selaku klian Banjar di Desa Yehembang.

Lantaran meninggal dunia karena sakit, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan Jaminan Kematian, manfaat Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun sebesar Rp 46.484.810.

Pemberian santunan kepada istri selaku ahli waris, diserahkan langsung oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan Banuspa AA Sagung Ratih Edyawati dan Kepala Kantor Cabang Jembrana I Gusti Putu Irany.

Penyerahan santunan bersamaan dengan kegiatan penggerak PKK yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster dan Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ny Candra Tamba, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan juga tanda bukti kartu kepesertaan kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Baca Juga:  Terima 5 juta Sebulan, Oknum Ahli Bupati Kerjanya Cuma Rebutan Proyek?

Kepala Kantor Cabang Jembrana I Gusti Putu Irany mengatakan, santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, bukan merupakan santunan pengganti nyawa.

Melainkan, santunan ini adalah kontribusi nyata BPJAMSOSTEK yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan sosial sebagai bentuk perlindungan dasar yang perlu dimiliki sebelum musibah itu datang.

Seluruh masyarakat pekerja dari berbagai lapisan perlu mendaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dengan iuran yang sangat terjangkau hanya Rp16.800 per bulan. ”Semoga santunan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

I Gusti Putu Irany juga mengapresiasi Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang memberikan teladan kepada masyarakatnya dengan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

”Semoga ini bisa mendorong masyarakat pekerja di Kabupaten Jembrana untuk berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” tandasnya. (rba)

Baca Juga:  Meski Dipenjara, Belasan Napi Anak di Karangasem Ikuti UAS

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/