alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Apes, Keasyikan Snorkeling, Wisman Jerman Tewas Tenggelam

RadarBali.com – Seorang wisatawan asing asal Jerman, Martin Lodwig Thomas, 38, dilaporkan tewas tenggelam saat sedang snorkeling di Pantai Amerta Pemuteran, Gerokgak, Buleleng, Rabu (26/7) kemarin.

Nyawa pria diketahui menginap di Giri Sari Home Stay Jalan Gatot Kaca, Pemuteran, ini tak dapat diselamatkan saat berhasil dievakuasi.

Menurut informasi saksi, M. Zaini, penemuan jasad korban bermula ketika dia melihat seorang tamu asing perempuan yang sedang berjalan bolak balik di Pantai Pemuteran.

Setelah ditanya, dijawab bahwa temannya sekitar 2 jam lalu tengah snorkeling sendirian tapi tidak kunjung kembali.

M.Zaini bersama temannya M. Faisal kemudian membantu melakukan pencarian dengan menggunakan sampan.

Hasilnya, sekitar 50 meter dari bibir pantai, korban ditemukan dengan posisi setengah mengambang. Saksi lalu membawa korban ke darat dengan kondisi sudah tidak bernapas dan lemas.

Baca Juga:  Kodam IX/Udayana Gelar Aksi Donor Darah

Sesampai di darat, saksi langsung minta bantuan warga. Untuk memastikan korban sudah meninggal atau belum, Bhabinkamtibmas langsung menghubungi Dokter Puskesmas Gerokgak 2 di Desa Pejarakan.

Dr I Nyoman Suardiatma pun kemudian memeriksa kondisi korban. “Setelah diadakan pengecekan, korban sudah meninggal dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” ujarnya.

Kapolsek Gerokgak, Kompol Ketut Relo Kusada membenarkan adanya kejadian tersebut. “Saat ini masih dalam proses penyidikan Unit Reskrim Polsek Gerokgak,” katanya.

Pihaknya masih melaksanakan penyidikan terhadap kasus orang asing meninggal yang diduga tenggelam ini. “Anggota masih melaksanakan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya. 



RadarBali.com – Seorang wisatawan asing asal Jerman, Martin Lodwig Thomas, 38, dilaporkan tewas tenggelam saat sedang snorkeling di Pantai Amerta Pemuteran, Gerokgak, Buleleng, Rabu (26/7) kemarin.

Nyawa pria diketahui menginap di Giri Sari Home Stay Jalan Gatot Kaca, Pemuteran, ini tak dapat diselamatkan saat berhasil dievakuasi.

Menurut informasi saksi, M. Zaini, penemuan jasad korban bermula ketika dia melihat seorang tamu asing perempuan yang sedang berjalan bolak balik di Pantai Pemuteran.

Setelah ditanya, dijawab bahwa temannya sekitar 2 jam lalu tengah snorkeling sendirian tapi tidak kunjung kembali.

M.Zaini bersama temannya M. Faisal kemudian membantu melakukan pencarian dengan menggunakan sampan.

Hasilnya, sekitar 50 meter dari bibir pantai, korban ditemukan dengan posisi setengah mengambang. Saksi lalu membawa korban ke darat dengan kondisi sudah tidak bernapas dan lemas.

Baca Juga:  PLN Sering Dikomplain, Ternyata 50 Persen Laporan Salah Sasaran

Sesampai di darat, saksi langsung minta bantuan warga. Untuk memastikan korban sudah meninggal atau belum, Bhabinkamtibmas langsung menghubungi Dokter Puskesmas Gerokgak 2 di Desa Pejarakan.

Dr I Nyoman Suardiatma pun kemudian memeriksa kondisi korban. “Setelah diadakan pengecekan, korban sudah meninggal dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” ujarnya.

Kapolsek Gerokgak, Kompol Ketut Relo Kusada membenarkan adanya kejadian tersebut. “Saat ini masih dalam proses penyidikan Unit Reskrim Polsek Gerokgak,” katanya.

Pihaknya masih melaksanakan penyidikan terhadap kasus orang asing meninggal yang diduga tenggelam ini. “Anggota masih melaksanakan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/