alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Diduga Dipicu Mutasi Varian Baru, Kasus di Denpasar Tambah 556 Orang

DENPASAR– Setelah sehari sebelumnya menunjukan tren penurunan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar, pada Selasa (27/7) kembali meningkat.

Sesuai data harian, ada penambahan kasus positif tercatat sebanyak 556 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 5 orang.

Namun kasus sembuh bertambah sebanyak 278 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 5 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 278 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 556 orang. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 3,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Selasa (27/7).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 23.913 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 18.664 orang  (78,05 persen), meninggal dunia sebanyak 472 orang (1,97 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  4.777 orang (19,98 persen).

Baca Juga:  Kelas Yoga Orgasme di Ubud Bali Digerebek Tim Gabungan

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Saat beraktifitas, imbuh Dewa Rai, pihaknya juga mendorong agar warga  penerapan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

- Advertisement -

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru. “Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat.

 

Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” beber Dewa Rai.

 

Menurutnya, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. 

Baca Juga:  Duh Gusti! Depresi Berat, Dua Warga Gantung Diri Hampir Bersamaan

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

 

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” pungkas Dewa Rai. 

- Advertisement -

DENPASAR– Setelah sehari sebelumnya menunjukan tren penurunan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar, pada Selasa (27/7) kembali meningkat.

Sesuai data harian, ada penambahan kasus positif tercatat sebanyak 556 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 5 orang.

Namun kasus sembuh bertambah sebanyak 278 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 5 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 278 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 556 orang. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 3,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Selasa (27/7).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 23.913 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 18.664 orang  (78,05 persen), meninggal dunia sebanyak 472 orang (1,97 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  4.777 orang (19,98 persen).

Baca Juga:  Habis, Anggaran Bencana Tak Ada Tambahan

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Saat beraktifitas, imbuh Dewa Rai, pihaknya juga mendorong agar warga  penerapan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru. “Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat.

 

Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” beber Dewa Rai.

 

Menurutnya, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. 

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru Imlek, Arca & Altar Dewa Dibersihkan

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

 

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” pungkas Dewa Rai. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/