alexametrics
23.7 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19 Perketat Pelabuhan Gilimanuk

NEGARA – Jelang libur panjang, pengamanan pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana bakal diperketat.

Personil pengamanan akan ditambah untuk memaksimalkan penjagaan. Salah satu yang menjadi prioritas petugas adalah

penerapan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan dari luar Bali, surat keterangan minimal rapid test non-reaktif.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, keputusan untuk penebalan personil pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk berdasar hasil rapat satgas kabupaten dan satgas provinsi kemarin.

“Dalam rangka libur panjang ini, penebalan personil di Pelabuhan Gilimanuk jadi keharuan,” ujar Arisantha usai rapat kemarin.

Penebalan personil rencana dimulai Rabu besok (28/10). Personil yang terlibat untuk penebalan personil dari seluruh unsur satuan tugas penanganan Covid-19 Jembrana.

Baca Juga:  CATAT! Buleleng Kembali Terapkan Work From Home Senin Depan

Di antaranya Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Kesehatan. “Personil dari provinsi juga terlibat dalam pengamanan,” terangnya.

Penebalan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk tersebut dilakukan karena pada libur panjang pekan ini diprediksi banyak wisatawan yang akan berlibur ke Bali.

Karena itu, untuk mengantisipasi penularan Covid -19 perlu dilakukan pengamanan dengan prioritas penerapan protokol kesehatan yang harus dijalankan pelaku perjalanan yang masuk Bali.

“Bagi yang masuk Bali minimal membawa surat keterangan hasil rapid test non-reaktif. Atau hasil uji swab PCR yang negatif SARS COV2,” tegasnya.

Selain penambahan peraonil di pintu masuk Bali, destinasi wisata di Jembrana juga akan diperketat penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Masuk Zona Merah, Puluhan SD di Karangasem Tunda PTM

Objek wisata wajib menyediakan sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Intinya, wisatawan diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan 3 M: mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Mengenai perkembangan kasus Covid-19 Jembrana, sebanyak empat orang pasien terkonfirmasi positif sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara.

Karena itu, kumulatif sembuh di Jembrana saat ini sebanyak 388 orang dari kumulatif terkonfirmasi positif 430 orang dan meninggal 11 orang sejak pandemi Covid-19. Sebanyak 31 pasien masih dirawat di ruang isolasi RSU Negara



NEGARA – Jelang libur panjang, pengamanan pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana bakal diperketat.

Personil pengamanan akan ditambah untuk memaksimalkan penjagaan. Salah satu yang menjadi prioritas petugas adalah

penerapan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan dari luar Bali, surat keterangan minimal rapid test non-reaktif.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, keputusan untuk penebalan personil pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk berdasar hasil rapat satgas kabupaten dan satgas provinsi kemarin.

“Dalam rangka libur panjang ini, penebalan personil di Pelabuhan Gilimanuk jadi keharuan,” ujar Arisantha usai rapat kemarin.

Penebalan personil rencana dimulai Rabu besok (28/10). Personil yang terlibat untuk penebalan personil dari seluruh unsur satuan tugas penanganan Covid-19 Jembrana.

Baca Juga:  Vaksin Covid Datang, Klungkung Target Vaksinasi Nakes Tuntas Februari

Di antaranya Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Kesehatan. “Personil dari provinsi juga terlibat dalam pengamanan,” terangnya.

Penebalan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk tersebut dilakukan karena pada libur panjang pekan ini diprediksi banyak wisatawan yang akan berlibur ke Bali.

Karena itu, untuk mengantisipasi penularan Covid -19 perlu dilakukan pengamanan dengan prioritas penerapan protokol kesehatan yang harus dijalankan pelaku perjalanan yang masuk Bali.

“Bagi yang masuk Bali minimal membawa surat keterangan hasil rapid test non-reaktif. Atau hasil uji swab PCR yang negatif SARS COV2,” tegasnya.

Selain penambahan peraonil di pintu masuk Bali, destinasi wisata di Jembrana juga akan diperketat penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Serem! Kelabang Masuk Sepatu, Sengat Kaki Hingga Melepuh

Objek wisata wajib menyediakan sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Intinya, wisatawan diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan 3 M: mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Mengenai perkembangan kasus Covid-19 Jembrana, sebanyak empat orang pasien terkonfirmasi positif sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara.

Karena itu, kumulatif sembuh di Jembrana saat ini sebanyak 388 orang dari kumulatif terkonfirmasi positif 430 orang dan meninggal 11 orang sejak pandemi Covid-19. Sebanyak 31 pasien masih dirawat di ruang isolasi RSU Negara


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/