alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bagaimana Rasanya Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Kata Dandim Bangli

BANGLI – Komandan Kodim (Dandim) Bangli, Letkol Gede Putu Swardana ikut disuntik vaksin Covid-19 di RSU Bangli, Kamis (28/1) bersama Forkompinda lainnya. Ia pun berbagi pengalaman disuntik vaksin yang diharapkan memberikan kekebalan terhadap virus SARS-CoV-2 yang sedang melanda dunia.

 

 

“Yang saya rasakan saat ini tidak ada perubahan yang signifikan di tubuh saya. Tidak sakit disuntik. Rasanya sama seperti disuntik vaksin yang lain,” ujar Dandim usai divaksinasi.

 

Sebagai garda terdepan bersama Forkompinda Bangli, pihaknya wajib memberi contoh lebih dulu. “Dengan begitu, masyarakat akan percaya terhadap vaksin tersebut. Serta tidak ada keraguan ketika masyarakat mulai divaksin,” jelas Dandim.

 

Baca Juga:  Tabrak Pantat Truk Tronton Parkir di Jalan, Pemotor Tewas Mengenaskan

 

Penyuntikan vaksin ini dilakukan untuk membentuk imun tubuh lebih kebal terhadap Virus Corona. Namun suntik vaksin harus dilakukan sebanyak 2 kali. Setelah suntik pertama ini dilakukan kembali dalam pekan depan suntik tahap kedua.

 

 

“Karena setiap orang yang telah melakukan vaksin tahap pertama, belum tentu ada jaminan bahwa orang tersebut bakal kebal. Mengingat vaksin tahap kedua belum dilakukan,” jelasnya.

 

 

Sebagai aparat keamanan negara, Dandim menyatakan bahwa Kodim 1626/Bangli siap membantu proses pengamanan vaksin Covid-19. “Mulai dari mendukung pengamanan hingga sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.



BANGLI – Komandan Kodim (Dandim) Bangli, Letkol Gede Putu Swardana ikut disuntik vaksin Covid-19 di RSU Bangli, Kamis (28/1) bersama Forkompinda lainnya. Ia pun berbagi pengalaman disuntik vaksin yang diharapkan memberikan kekebalan terhadap virus SARS-CoV-2 yang sedang melanda dunia.

 

 

“Yang saya rasakan saat ini tidak ada perubahan yang signifikan di tubuh saya. Tidak sakit disuntik. Rasanya sama seperti disuntik vaksin yang lain,” ujar Dandim usai divaksinasi.

 

Sebagai garda terdepan bersama Forkompinda Bangli, pihaknya wajib memberi contoh lebih dulu. “Dengan begitu, masyarakat akan percaya terhadap vaksin tersebut. Serta tidak ada keraguan ketika masyarakat mulai divaksin,” jelas Dandim.

 

Baca Juga:  Optimalisasi Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Singaraja Tingkatkan Sinergi

 

Penyuntikan vaksin ini dilakukan untuk membentuk imun tubuh lebih kebal terhadap Virus Corona. Namun suntik vaksin harus dilakukan sebanyak 2 kali. Setelah suntik pertama ini dilakukan kembali dalam pekan depan suntik tahap kedua.

 

 

“Karena setiap orang yang telah melakukan vaksin tahap pertama, belum tentu ada jaminan bahwa orang tersebut bakal kebal. Mengingat vaksin tahap kedua belum dilakukan,” jelasnya.

 

 

Sebagai aparat keamanan negara, Dandim menyatakan bahwa Kodim 1626/Bangli siap membantu proses pengamanan vaksin Covid-19. “Mulai dari mendukung pengamanan hingga sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/