alexametrics
31.8 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Sebagian Besar Pasien Covid Sesak Napas, Stok Oksigen untuk Dua Hari

SEMARAPURA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung masih menunjukkan tren peningkatan. Begitu juga dengan kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

 

Direktur RSUD Klungkung, dr Nyoman Kesuma, Selasa (27/7) mengungkapkan, rata-rata penggunaan oksigen cair di RSUD Klungkung sebelum terjadinya peningkatan kasus Covid-19 mencapai 600 meter kubik per hari.

 

Adapun setelah kasus Covid-19 menunjukkan tren peningkatan sejak beberapa minggu terakhir ini, kebutuhan oksigen di rumah sakit itu mencapai rata-rata 900 meter kubik per hari.

 

“Bahkan dalam 24 jam terakhir menjadi 1.150 meter kubik karena kasus meningkat terus. Meski tindakan operasi masih selektif dilakukan,” ungkapnya.

 

Baca Juga:  Resmikan Polsek Jembrana Pecahan Polsek Negara, Ini Pesan Kapolda Bali

Meningkatnya kebutuhan oksigen menurutnya karena sebagian besar pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung dengan gejala sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen. Dari enam pasien Covid-19 yang dirawat di ICU per kemarin pukul 10.00, kesemuanya membutuhkan bantuan oksigen.

 

Kemudian ada 60 persen dari 85 pasien yang dirawat di ruang isolasi membutuhkan bantuan oksigen.

 

 

“Hampir 60 persen pasien isolasi dan 100 persen pasien ICU, pakai oksigen,” bebernya.

 

Meski begitu, menurutnya stok oksigen yang tersedia masih mencukupi hingga 2 hari ke depan. Hingga kemarin siang, RSUD Klungkung masih memiliki stok 2 ton oksigen cair.

 

“Kebutuhan oksigen RS di Bali sudah ditangani Satgas Provinsi Bali. Informasi terakhir, ada oksigen yang didatangkan dari Singapura,” tandasnya.

Baca Juga:  Vaksinasi Disabilitas dan ODGJ di Tabanan Dikebut

SEMARAPURA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung masih menunjukkan tren peningkatan. Begitu juga dengan kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

 

Direktur RSUD Klungkung, dr Nyoman Kesuma, Selasa (27/7) mengungkapkan, rata-rata penggunaan oksigen cair di RSUD Klungkung sebelum terjadinya peningkatan kasus Covid-19 mencapai 600 meter kubik per hari.

 

Adapun setelah kasus Covid-19 menunjukkan tren peningkatan sejak beberapa minggu terakhir ini, kebutuhan oksigen di rumah sakit itu mencapai rata-rata 900 meter kubik per hari.

 

“Bahkan dalam 24 jam terakhir menjadi 1.150 meter kubik karena kasus meningkat terus. Meski tindakan operasi masih selektif dilakukan,” ungkapnya.

 

Baca Juga:  Pulang dari Eropa, Dua Warga Gianyar Mendadak Demam dan Sesak Napas

Meningkatnya kebutuhan oksigen menurutnya karena sebagian besar pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung dengan gejala sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen. Dari enam pasien Covid-19 yang dirawat di ICU per kemarin pukul 10.00, kesemuanya membutuhkan bantuan oksigen.

 

Kemudian ada 60 persen dari 85 pasien yang dirawat di ruang isolasi membutuhkan bantuan oksigen.

 

 

“Hampir 60 persen pasien isolasi dan 100 persen pasien ICU, pakai oksigen,” bebernya.

 

Meski begitu, menurutnya stok oksigen yang tersedia masih mencukupi hingga 2 hari ke depan. Hingga kemarin siang, RSUD Klungkung masih memiliki stok 2 ton oksigen cair.

 

“Kebutuhan oksigen RS di Bali sudah ditangani Satgas Provinsi Bali. Informasi terakhir, ada oksigen yang didatangkan dari Singapura,” tandasnya.

Baca Juga:  Alat Lengkap, RS PTN Universitas Udayana Siap Uji Swab Pasien Covid-19

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/