alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Patung Bung Karno Senilai Rp 5,4 M Segera Digarap

SINGARAJA – Sempat tertunda karena gagal tender, proyek pembangunan patung Bung Karno di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno, Kelurahan Sukasada, dilanjutkan.

 

Bahkan, pembangunan patung dengan tinggi total 16 meter, ini ditarget rampung Desember 2018 mendatang.

 

Plt. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Nyoman Surattini mengatakan, dalam pembangunan tahap III, ada sejumlah pekerjaan yang dilakukan.

 

Selain membuat patung Bung Karno, pelaksana proyek juga harus membangun patung Singa Ambara Raja pada panggung terbuka, pembuatan prasasti serta relief, dan sejumlah pekerjaan lanskap taman yang bersifat minor.

 

Rencananya, proses pembuatan patung akan melibatan seniman asal Jogjakarya. Sedangkan untuk anggaran, pembangunan proyek patung proklamator RI ini akan menyedot dana sebesar Rp 5,49 miliar dari total PAGU anggaran sebesar Rp 5,8 miliar.

 

Selaku pemenang tender PT. Chandra Dwipa, perusahaan konstruksi lokal di Buleleng.

 

 

“Persyaratan awal memang ketat, terutama dari segi pengalaman. Karena kami ingin tekankan kualitas. Setelah gagal tender kami konsultasi lagi dengan pokja pengadaan.

 

Ada beberapa syarat yang dilonggarkan, dan kami yakin tidak memengaruhi kualitas,” ungkap Surattini saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (28/8).

 

 

Nantinya proses pembuatan patung itu akan mendapat pengawasan penuh.

Kontraktor diminta menyetor maket terlebih dulu.

 

Setelah itu, kontraktor wajib menyerahkan anatomi patung.

 

Selanjutnya anatomi patung akan diperiksa secermat mungkin untuk memastikan patung itu mirip dengan anatomi Bung Karno.

 

“Jangan sampai setelah terpasang ternyata baru ketahuan wajahnya tidak mirip. Setelah anatomi itu ada persetujuan, baru akan dibuat cetakan patungnya kemudian dikerjakan.

Nanti kami juga akan mengundang tokoh di Bale Agung (keluarga ibunda Bung Karno) untuk mengecek anatomi ini,” imbuh Surattini.



SINGARAJA – Sempat tertunda karena gagal tender, proyek pembangunan patung Bung Karno di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno, Kelurahan Sukasada, dilanjutkan.

 

Bahkan, pembangunan patung dengan tinggi total 16 meter, ini ditarget rampung Desember 2018 mendatang.

 

Plt. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Nyoman Surattini mengatakan, dalam pembangunan tahap III, ada sejumlah pekerjaan yang dilakukan.

 

Selain membuat patung Bung Karno, pelaksana proyek juga harus membangun patung Singa Ambara Raja pada panggung terbuka, pembuatan prasasti serta relief, dan sejumlah pekerjaan lanskap taman yang bersifat minor.

 

Rencananya, proses pembuatan patung akan melibatan seniman asal Jogjakarya. Sedangkan untuk anggaran, pembangunan proyek patung proklamator RI ini akan menyedot dana sebesar Rp 5,49 miliar dari total PAGU anggaran sebesar Rp 5,8 miliar.

 

Selaku pemenang tender PT. Chandra Dwipa, perusahaan konstruksi lokal di Buleleng.

 

 

“Persyaratan awal memang ketat, terutama dari segi pengalaman. Karena kami ingin tekankan kualitas. Setelah gagal tender kami konsultasi lagi dengan pokja pengadaan.

 

Ada beberapa syarat yang dilonggarkan, dan kami yakin tidak memengaruhi kualitas,” ungkap Surattini saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (28/8).

 

 

Nantinya proses pembuatan patung itu akan mendapat pengawasan penuh.

Kontraktor diminta menyetor maket terlebih dulu.

 

Setelah itu, kontraktor wajib menyerahkan anatomi patung.

 

Selanjutnya anatomi patung akan diperiksa secermat mungkin untuk memastikan patung itu mirip dengan anatomi Bung Karno.

 

“Jangan sampai setelah terpasang ternyata baru ketahuan wajahnya tidak mirip. Setelah anatomi itu ada persetujuan, baru akan dibuat cetakan patungnya kemudian dikerjakan.

Nanti kami juga akan mengundang tokoh di Bale Agung (keluarga ibunda Bung Karno) untuk mengecek anatomi ini,” imbuh Surattini.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/