alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Bantah Bangkrut, Ketua LPD Adat Kuta Beberkan Aset ke Publik

MANGUPURA– Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kuta, I Wayan Gede Buda Arta akhirnya angkat suara terkait heboh isu LPD yang dipimpinya mengalami kebangkrutan.

Tak mau dituding bangkrut, ia pun akhirnya membeber kondisi LPD yang ia pimpin.

Menurut Wayan Gede Buda Arta, saat ini kondisi LPD Desa Adat Kuta dalam kondisi atau keadaan sehat.

Menurutnya, saat ini LPD Kuta masih memiliki aset yang masih tergolong besar berupa AYDA (Agunan yang diambil alih).

Baik itu AYDA yang dimiliki LPD secara sah, maupun AYDA jaminan dari kreditur yang sudah memberikan asetnya untuk diuangkan.

Buda memaparkan, yang dikuasai penuh LPD nilainya mencapai Rp56 miliar, ditambah dengan AYDA yang akan dijual oleh krama karena kredit bermasalah dengan nilai hampir Rp50 miliar.

Baca Juga:  Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh Berpulang, Ini Pesan Terakhirnya…

“Jadi, seluruh aset dari LPD Kuta saat ini menccapai Rp 344 miliar,” jelasnya.

Meski begitu, terkait kabar penurunan asset, Buda tak menampik adanya penurunan aset akibat pandemi Covid-19.

Dampaknya kata dia, yakni dengan banyaknya penarikan yang terjadi.  Bahkan sebelum pandemi, asset di LPD Desa Adat Kuta mencapai Rp517 miliar.

 


MANGUPURA– Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kuta, I Wayan Gede Buda Arta akhirnya angkat suara terkait heboh isu LPD yang dipimpinya mengalami kebangkrutan.

Tak mau dituding bangkrut, ia pun akhirnya membeber kondisi LPD yang ia pimpin.

Menurut Wayan Gede Buda Arta, saat ini kondisi LPD Desa Adat Kuta dalam kondisi atau keadaan sehat.

Menurutnya, saat ini LPD Kuta masih memiliki aset yang masih tergolong besar berupa AYDA (Agunan yang diambil alih).

Baik itu AYDA yang dimiliki LPD secara sah, maupun AYDA jaminan dari kreditur yang sudah memberikan asetnya untuk diuangkan.

Buda memaparkan, yang dikuasai penuh LPD nilainya mencapai Rp56 miliar, ditambah dengan AYDA yang akan dijual oleh krama karena kredit bermasalah dengan nilai hampir Rp50 miliar.

Baca Juga:  [Pecah Rekor] Sehari Pasien Positif Corona di Bali Bertambah 15 Orang

“Jadi, seluruh aset dari LPD Kuta saat ini menccapai Rp 344 miliar,” jelasnya.

Meski begitu, terkait kabar penurunan asset, Buda tak menampik adanya penurunan aset akibat pandemi Covid-19.

Dampaknya kata dia, yakni dengan banyaknya penarikan yang terjadi.  Bahkan sebelum pandemi, asset di LPD Desa Adat Kuta mencapai Rp517 miliar.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/