alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Astungkara…Pengungsi di Wantilan PDIP Diberi Pekerjaan

RadarBali.com – DPC PDI Perjuangan Gianyar menyediakan tempat bagi para pengungsi gunung Agung di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh.

Kantor PDIP memiliki sebuah wantilan yang cukup besar. Di wantilan itu, pengungsi disediakan fasilitas tikar, makan dan minum.

PDIP juga memberikan jalan bagi pengungsi yang ingin bekerja sesuai keahlian dan kemauan mereka. Tercatat ada 11 orang pengungsi dicarikan pekerjaan.

Mereka bekerja, berangkat pagi dan datang sore hari dengan diantar jemput. Kini ada lagi proyek minta tenaga pengungsi untuk dipekerjakan di sebuah proyek di Kabupaten Gianyar.

Koordinator Tim Penanganan Warga Terdampak Letusan Gunung Agung Kabupaten Karangasem di Gianyar, I Wayan Raharja didampingi Made Sugiarta, menjelaskan, di DPC PDIP Gianyar menampung 321 pengungsi asal Karangasem.

Baca Juga:  Erupsi Gunung Agung Terjadi Terus Menerus, Ini Analisis Terbaru PVMBG…

Dari 321 orang pengungsi itu, 152 orang tinggal di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Jalan Banteng. Sisanya 169 orang dititipkan di rumah-rumah penduduk di sekitar kantor DPC PDIP Gianyar.

Dari 11 pengungsi itu, tiga orang pengungsi bekerja sebagai petugas catering  di daerah Ubud. Dua orang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di daerah Tohpati Denpasar.

Sisanya, sebanyak 6 orang laki-laki sebagai buruh proyek bangunan di Masceti, Blahbatuh, Gianyar.

“Kami di PDI Perjuangan pro aktif mencarikan para pengungsi lapangan pekerjaan. Kami tawari para pengungsi untuk bekerja sesuai lowongan yang ada,” ujar Raharja yang juga kader PDIP Gianyar itu.

Made Sugiarta menambahkan, untuk pengungsi di Sekretariat PDIP Gianyar untuk balita, anak-anak, perempuan diberikan tempat di ruang rapat Sekretariat PDIP.

Baca Juga:  Unik, Dua Kali Gunung Agung Erupsi Pas Hari Raya Agama Hindu

Sedangkan, untuk laki-laki diberikan tempat di wantilan PDIP yang lokasinya di belakang, atau di timur ruang rapat.

Untuk fasilitas yang disediakan, berupa empat buah kamar mandi dan dua dapur umum. Dan apabila kewalahan, warga sekitar sekretariat memberikan kesempatan bagi pengungsi untuk menggunakn kamar mandi mereka untuk dipergunakan pengungsi.



RadarBali.com – DPC PDI Perjuangan Gianyar menyediakan tempat bagi para pengungsi gunung Agung di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh.

Kantor PDIP memiliki sebuah wantilan yang cukup besar. Di wantilan itu, pengungsi disediakan fasilitas tikar, makan dan minum.

PDIP juga memberikan jalan bagi pengungsi yang ingin bekerja sesuai keahlian dan kemauan mereka. Tercatat ada 11 orang pengungsi dicarikan pekerjaan.

Mereka bekerja, berangkat pagi dan datang sore hari dengan diantar jemput. Kini ada lagi proyek minta tenaga pengungsi untuk dipekerjakan di sebuah proyek di Kabupaten Gianyar.

Koordinator Tim Penanganan Warga Terdampak Letusan Gunung Agung Kabupaten Karangasem di Gianyar, I Wayan Raharja didampingi Made Sugiarta, menjelaskan, di DPC PDIP Gianyar menampung 321 pengungsi asal Karangasem.

Baca Juga:  Kata Peneliti Lontar Erupsi Gunung Agung Lekat dengan Fenomena Politik

Dari 321 orang pengungsi itu, 152 orang tinggal di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Jalan Banteng. Sisanya 169 orang dititipkan di rumah-rumah penduduk di sekitar kantor DPC PDIP Gianyar.

Dari 11 pengungsi itu, tiga orang pengungsi bekerja sebagai petugas catering  di daerah Ubud. Dua orang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di daerah Tohpati Denpasar.

Sisanya, sebanyak 6 orang laki-laki sebagai buruh proyek bangunan di Masceti, Blahbatuh, Gianyar.

“Kami di PDI Perjuangan pro aktif mencarikan para pengungsi lapangan pekerjaan. Kami tawari para pengungsi untuk bekerja sesuai lowongan yang ada,” ujar Raharja yang juga kader PDIP Gianyar itu.

Made Sugiarta menambahkan, untuk pengungsi di Sekretariat PDIP Gianyar untuk balita, anak-anak, perempuan diberikan tempat di ruang rapat Sekretariat PDIP.

Baca Juga:  Bupati Mahayastra: Kecuali ASN, Semua Warga Gianyar Digelontor Sembako

Sedangkan, untuk laki-laki diberikan tempat di wantilan PDIP yang lokasinya di belakang, atau di timur ruang rapat.

Untuk fasilitas yang disediakan, berupa empat buah kamar mandi dan dua dapur umum. Dan apabila kewalahan, warga sekitar sekretariat memberikan kesempatan bagi pengungsi untuk menggunakn kamar mandi mereka untuk dipergunakan pengungsi.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/