alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Amor Ring Acintya.. Ibunda Bupati Eka Tutup Usia, Adi Wiryatama Bilang

TABANAN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Ni Ketut Suprapti, ibunda dari Bupati Tabanan berpulang di ruang ICU Rumah Sakit Sanglah, Denpasar Rabu (26/9) sore.

Ibunda Bupati Tabanan tutup usia karena mengalami penyakit stroke.Ditemui di rumah duka Banjar Tegeh, Desa Pekraman Angseri, Baturiti, Tabanan sejumlah karangan bunga mulai karangan bunga mulai berdatangan.

Tidak hanya  sejumlah kerabat, pejabat, krama dan seluruh pegawai Pemkab Tabanan juga datang.

Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengatakan almarhum adalah istri pertamanya. Dia merupakan sosok ibu yang luar biasa khususnya dalam mengurus keluarga.

Meski telah berpisah, namun selama ini diakuinya silahturahmi terus terjalin.

Baca Juga:  KABAR DUKA! Peneliti Bawah Laut Hilang di Perairan Tepekong Candidasa

“Almarhum memiliki riwayat stroke selama sembilan bulan dan sempat dirawat di RS Bali Mandara.

Sayangnya, kondisi almarhum belakangan sempat mengalami drop dan harus dirujuk ke RS Sanglah. Kemudian meninggal sekitar pukul 17.00 Rabu sore,” terang Adi Wiryatama Kamis (27/9) kemarin.

Adi mengakui sebelum dirawat di RS Bali Mandara dari rumah almarhum sudah agak sesak nafas. Akhirnya dibawa ke RS Bali Mandara.

Setelah empat hari keputusan dokter harus dirujuk ke RS Sanglah. Namun, di hari kesepuluh, kondisi paru paru sebelah tidak berfungsi,

tekanan darah terus tinggi, nadi juga tinggi, obat obatan juga tidak mampu mengatasi. Akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Almarhumah meninggal di usia 66 tahun. Dari pernikahannya dengan Nyoman Adi Wiryatama, almarhum dikaruniai dua orang anak putra-putri. 

Baca Juga:  Adi Wiryatama Kembali Jadi Ketua DPRD, Dewa Jack Gantikan Posisi Diana

Yakni Ni Putu Eka Wiryastuti yang kini menjabat Bupati Tabanan dan Gede Made Dedy Pratama.

Almarhum sendiri keturunan ningrat dari Solo dan dari griya Gemeh, Denpasar.

Selama hidupnya almarhum merupakan sosok pekerja keras. Selain mengisi waktu berjualan barang antik. Almarhum juga sosok religius, yang kerap melakukan perjalanan tirtayatra di India.

“Rencananya almarhum akan diaben 1 Oktober mendatang di setra Banjar Tegeh, Desa Pekraman Angseri, Baturiti, Tabanan,” pungkasnya.



TABANAN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Ni Ketut Suprapti, ibunda dari Bupati Tabanan berpulang di ruang ICU Rumah Sakit Sanglah, Denpasar Rabu (26/9) sore.

Ibunda Bupati Tabanan tutup usia karena mengalami penyakit stroke.Ditemui di rumah duka Banjar Tegeh, Desa Pekraman Angseri, Baturiti, Tabanan sejumlah karangan bunga mulai karangan bunga mulai berdatangan.

Tidak hanya  sejumlah kerabat, pejabat, krama dan seluruh pegawai Pemkab Tabanan juga datang.

Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengatakan almarhum adalah istri pertamanya. Dia merupakan sosok ibu yang luar biasa khususnya dalam mengurus keluarga.

Meski telah berpisah, namun selama ini diakuinya silahturahmi terus terjalin.

Baca Juga:  Tolak Wilayahnya Jadi Lokasi Karantina, Tabanan Gencar Edukasi Warga

“Almarhum memiliki riwayat stroke selama sembilan bulan dan sempat dirawat di RS Bali Mandara.

Sayangnya, kondisi almarhum belakangan sempat mengalami drop dan harus dirujuk ke RS Sanglah. Kemudian meninggal sekitar pukul 17.00 Rabu sore,” terang Adi Wiryatama Kamis (27/9) kemarin.

Adi mengakui sebelum dirawat di RS Bali Mandara dari rumah almarhum sudah agak sesak nafas. Akhirnya dibawa ke RS Bali Mandara.

Setelah empat hari keputusan dokter harus dirujuk ke RS Sanglah. Namun, di hari kesepuluh, kondisi paru paru sebelah tidak berfungsi,

tekanan darah terus tinggi, nadi juga tinggi, obat obatan juga tidak mampu mengatasi. Akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Almarhumah meninggal di usia 66 tahun. Dari pernikahannya dengan Nyoman Adi Wiryatama, almarhum dikaruniai dua orang anak putra-putri. 

Baca Juga:  Sering Ngamuk Sambil Bawa Sajam, Pria Paruh Baya Diamankan Polisi

Yakni Ni Putu Eka Wiryastuti yang kini menjabat Bupati Tabanan dan Gede Made Dedy Pratama.

Almarhum sendiri keturunan ningrat dari Solo dan dari griya Gemeh, Denpasar.

Selama hidupnya almarhum merupakan sosok pekerja keras. Selain mengisi waktu berjualan barang antik. Almarhum juga sosok religius, yang kerap melakukan perjalanan tirtayatra di India.

“Rencananya almarhum akan diaben 1 Oktober mendatang di setra Banjar Tegeh, Desa Pekraman Angseri, Baturiti, Tabanan,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/