alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Dimakan Usia dan Kerap Rusak, Tiga Mobil Damkar Pemkab Gianyar Pensiun

GIANYAR – Dari 12 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), hanya 9 yang bisa dioperasikan. Tiga unit mobil tidak bisa beroperasi.

Selain dimakan usia, tiga mobil itu sudah berulang kali rusak. Kerusakan terakhir tidak bisa diperbaiki karena terkendala spare part. Akhirnya, mobil yang rusak terpaksa pensiun.

“Dari 12 unit mobil kebakaran yang dimiliki Damkar Gianyar, 9 unit yang bisa dioperasikan, 3 unit mengalami kerusakan,” tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar I Made Watha kemarin.

Watha menambahkan, 3 unit mobil itu sudah berulang kali diperbaiki. Pihaknya mengaku kesulitan mencari suku cadang.

Apalagi suku cadang yang diperlukan tergolong langka. Bahkan, harus didatangkan dari luar Bali. “Sudah sering kami perbaiki. Karena mobilnya sudah umur lawas kembali rusak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan pengadaan mobil kebakaran 2 unit. Hal ini sejalan dengan rencana pembangunan posko pemadam yang ada di Kecamatan Payangan.

“Kami sudah ajukan kepada bapak Bupati Gianyar 2 unit damkar untuk Posko Payangan,” jelasnya. Diakui Watha, musim kemarau panjang belakangan ini memicu kasus kebakaran.

Terutama lahan kering. Watha mengaku, petugasnya kerap diminta bantuan menangani kebakaran di luar Kabupaten dan Kota.

Musibah yang sempat terjadi, yakni kebakaran lahan di perbukitan Kintamani, Kabupaten Bangli. Juga membantu kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kecamatan Denpasar Selatan.

“Sejak Sabtu petugas Pemadam Kebakaran Gianyar memadamkan api di TPA Suwung. Kami petugas pemadam kebakaran saling bantu memadamkan api. Ketika kita perlu bantuan, kita dibantu Kabupaten lain,” pungkasnya.



GIANYAR – Dari 12 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), hanya 9 yang bisa dioperasikan. Tiga unit mobil tidak bisa beroperasi.

Selain dimakan usia, tiga mobil itu sudah berulang kali rusak. Kerusakan terakhir tidak bisa diperbaiki karena terkendala spare part. Akhirnya, mobil yang rusak terpaksa pensiun.

“Dari 12 unit mobil kebakaran yang dimiliki Damkar Gianyar, 9 unit yang bisa dioperasikan, 3 unit mengalami kerusakan,” tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar I Made Watha kemarin.

Watha menambahkan, 3 unit mobil itu sudah berulang kali diperbaiki. Pihaknya mengaku kesulitan mencari suku cadang.

Apalagi suku cadang yang diperlukan tergolong langka. Bahkan, harus didatangkan dari luar Bali. “Sudah sering kami perbaiki. Karena mobilnya sudah umur lawas kembali rusak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan pengadaan mobil kebakaran 2 unit. Hal ini sejalan dengan rencana pembangunan posko pemadam yang ada di Kecamatan Payangan.

“Kami sudah ajukan kepada bapak Bupati Gianyar 2 unit damkar untuk Posko Payangan,” jelasnya. Diakui Watha, musim kemarau panjang belakangan ini memicu kasus kebakaran.

Terutama lahan kering. Watha mengaku, petugasnya kerap diminta bantuan menangani kebakaran di luar Kabupaten dan Kota.

Musibah yang sempat terjadi, yakni kebakaran lahan di perbukitan Kintamani, Kabupaten Bangli. Juga membantu kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kecamatan Denpasar Selatan.

“Sejak Sabtu petugas Pemadam Kebakaran Gianyar memadamkan api di TPA Suwung. Kami petugas pemadam kebakaran saling bantu memadamkan api. Ketika kita perlu bantuan, kita dibantu Kabupaten lain,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/