27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Gubernur Koster Buka Pesamuhan Agung Kebudayaan Bali

DENPASAR, Radar Bali – Gubernur Bali, Wayan Koster membuka secara resmi Pesamuhan Agung Kebudayaan Bali Tahun 2022 pada, Sabtu (26/11) di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar yang didampingi oleh Ketua Sabha Prajuru Majelis Kebudayaan Bali, Prof Dr. Komang Sudirga.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan perjuangan di bidang kebudayaan sudah dilakoninya sejak aktif menjadi Anggota Komisi X DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan dengan mengeluarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Kemudian, saat dilantik menjadi Gubernur Bali pada 5 September 2018.

“Saya menjadikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan sebagai landasan untuk membangun kebudayaan Bali, dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, sesuai pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali,” ucap Koster.

Baca Juga:  Produk Orba, Koster Minta Stop Program KB di Bali

Gubernur Koster mengajak para pemimpin dan masyarakat untuk bersama-sama merawat kebudayaan Bali dengan serius, komitmen kuat dan selektif agar tetap eksis, survive dari jaman ke zaman dan dari generasi ke generasi.

Karena budaya sebagai sumber nilai-nilai kehidupan yang membangun kesantunan, kesopanan, etika, dan karakter.

Kemudian budaya juga mampu menghasilkan karya seni tari, gamelan, musik, seni patung, hingga seni lukis, dan budaya juga terbukti mengembangkan ekonomi rakyat.

Ini harus dijalankan ke depan, supaya Bali tetap survive dari apa yang menjadi kekayaannya dan jangan membuat Bali hidup ketergantungan dari sumber daya luar Bali.

Gubernur Bali berharap Majelis Kebudayaan betul-betul melihat dengan cermat kebudayaan Bali, mana yang sudah tampil dan mana yang belum tampil untuk dirawat, digali dan didata seluruh aset kekayaan budaya Bali dalam Peta Kebudayaan Bali. (ken)

Baca Juga:  Gubernur Koster Dukung Indonesian Youth Championship 2021 di Bali

 

 

 

 

 

 



DENPASAR, Radar Bali – Gubernur Bali, Wayan Koster membuka secara resmi Pesamuhan Agung Kebudayaan Bali Tahun 2022 pada, Sabtu (26/11) di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar yang didampingi oleh Ketua Sabha Prajuru Majelis Kebudayaan Bali, Prof Dr. Komang Sudirga.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan perjuangan di bidang kebudayaan sudah dilakoninya sejak aktif menjadi Anggota Komisi X DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan dengan mengeluarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Kemudian, saat dilantik menjadi Gubernur Bali pada 5 September 2018.

“Saya menjadikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan sebagai landasan untuk membangun kebudayaan Bali, dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, sesuai pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali,” ucap Koster.

Baca Juga:  Cegah Teroris Dapat Ribuan Telor Bebek Tanpa Dokumen Karantina

Gubernur Koster mengajak para pemimpin dan masyarakat untuk bersama-sama merawat kebudayaan Bali dengan serius, komitmen kuat dan selektif agar tetap eksis, survive dari jaman ke zaman dan dari generasi ke generasi.

Karena budaya sebagai sumber nilai-nilai kehidupan yang membangun kesantunan, kesopanan, etika, dan karakter.

Kemudian budaya juga mampu menghasilkan karya seni tari, gamelan, musik, seni patung, hingga seni lukis, dan budaya juga terbukti mengembangkan ekonomi rakyat.

Ini harus dijalankan ke depan, supaya Bali tetap survive dari apa yang menjadi kekayaannya dan jangan membuat Bali hidup ketergantungan dari sumber daya luar Bali.

Gubernur Bali berharap Majelis Kebudayaan betul-betul melihat dengan cermat kebudayaan Bali, mana yang sudah tampil dan mana yang belum tampil untuk dirawat, digali dan didata seluruh aset kekayaan budaya Bali dalam Peta Kebudayaan Bali. (ken)

Baca Juga:  Penting, Ini Alasan Kenapa Bandara Buleleng Layak Dibangun

 

 

 

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru