alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Perbaikan Jalan di Tabanan Jadi Skala Prioritas

TABANAN – Pemkab Tabanan terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur jalan di tengah minimnya anggaran. Meski saat ini banyak anggaran yang di-refocusing untuk penanganan Covid-19, jalan strategis yang mengalami kerusakan menjadi prioritas perbaikan.

 

Seperti halnya jalan poros penghubung kecamatan dan kabupaten. “Setiap tahun seoptimal mungkin perbaikan jalan tetap dilakukan tergantung pada kemampuan keuangan daerah,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Gusti Ngurah Oka Kamasan, Jumat (28/1).

 

Oka menyebut tahun 2022 ini masih tetap dilakukan perbaikan jalan. Dengan sumber anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat sekitar sekitar Rp 23 Miliar dengan 4 ruas jalan yang dilakukan peningkatan perbaikan.

Baca Juga:  Fraksi Golkar Bali Tolak Pemeriksaan Rapid Test Covid-19

 

Di antaranya Gadungan-Gempinis, Batan Buah-Pondok berada di wilayah Kecamatan Selemadeg Timur, ruas jalan Kedampal-Kesambahan dan ruas jalan Besi Kalung-Bolangan berada di kecamatan Penebel.

 

“Nah, sisa perbaikan jalan lain anggarannya bersumber dari BKK Provinsi sebesar Rp 10 miliar dan APBN sebesar Rp 7 miliar. Namun lokasi dan ruas jalan yang akan dilakukan peningkatan belum pasti, ini bisa berubah. Total jumlah jalan yang dilakukan perbaikan sepanjang 23 kilometer dengan nilai secara keseluruhan Rp 42 miliar,” ujar Oka Kamasan.

 

Dari data di Dinas PUPRPKP, lanjutnya, Pemkab Tabanan masih memiliki PR (pekerjaan rumah) perbaikan jalan yang tersisa sekitar 9,13 persen. Baik jalan yang kondisi rusak berat, sedang hingga ringan.

Baca Juga:  Korupsi Aset di Tabanan Bisa Jadi Tunggakan

 


TABANAN – Pemkab Tabanan terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur jalan di tengah minimnya anggaran. Meski saat ini banyak anggaran yang di-refocusing untuk penanganan Covid-19, jalan strategis yang mengalami kerusakan menjadi prioritas perbaikan.

 

Seperti halnya jalan poros penghubung kecamatan dan kabupaten. “Setiap tahun seoptimal mungkin perbaikan jalan tetap dilakukan tergantung pada kemampuan keuangan daerah,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Gusti Ngurah Oka Kamasan, Jumat (28/1).

 

Oka menyebut tahun 2022 ini masih tetap dilakukan perbaikan jalan. Dengan sumber anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat sekitar sekitar Rp 23 Miliar dengan 4 ruas jalan yang dilakukan peningkatan perbaikan.

Baca Juga:  Dua Warga Klungkung Meninggal Dunia Karena Demam Berdarah

 

Di antaranya Gadungan-Gempinis, Batan Buah-Pondok berada di wilayah Kecamatan Selemadeg Timur, ruas jalan Kedampal-Kesambahan dan ruas jalan Besi Kalung-Bolangan berada di kecamatan Penebel.

 

“Nah, sisa perbaikan jalan lain anggarannya bersumber dari BKK Provinsi sebesar Rp 10 miliar dan APBN sebesar Rp 7 miliar. Namun lokasi dan ruas jalan yang akan dilakukan peningkatan belum pasti, ini bisa berubah. Total jumlah jalan yang dilakukan perbaikan sepanjang 23 kilometer dengan nilai secara keseluruhan Rp 42 miliar,” ujar Oka Kamasan.

 

Dari data di Dinas PUPRPKP, lanjutnya, Pemkab Tabanan masih memiliki PR (pekerjaan rumah) perbaikan jalan yang tersisa sekitar 9,13 persen. Baik jalan yang kondisi rusak berat, sedang hingga ringan.

Baca Juga:  Disanksi BK DPD RI, AWK Dituding Masih Cari Panggung

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/