alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Warga Pesisir Bikin Tanggul Mandiri, BPBD Sibuk Data Kerusakan

NEGARA – Gelombang pasang yang terjadi di perairan selatan Bali sejak tiga hari terakhir membuat kerusakan sejumlah infrastruktur, tidak hanya rumah warga, fasilitas umum juga rusak akibat terjangan ombak.

Kerusakan yang terjadi hampir merata di sepanjang pantai Jembrana. Warga yang terdampak membongkar sendiri rumahnya sebelum rusak karena ombak.

Warga yang rumahnya berada dekat dengan pantai membuat sendiri tanggul untuk menahan ombak pantai.

Seperti yang dilakukan warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, bergotong royong membuat tanggul sederhana dengan karung berisi pasir laut dan ban bekas.

“Biar tidak tambah parah,” ujar salah seorang warga Banjar Pebuahan. Selain rumah warga, sejumlah tempat usaha warga rusak akibat air laut pasang yang terjadi sejak dua hari terakhir.

Baca Juga:  KARMA! Percaya Tidak Percaya, Usai Naik Pelinggih, Alami Kecelakaan

Selain itu, abrasi pantai semakin parah, semakin banyak daratan hilang. Abrasi juga terjadi di pesisir Kelurahan Gilimanuk. Karena itu, warga berharap segera dibuatkan senderan pantai untuk mencegah abrasi semakin parah.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengatakan, pihaknya bersama relawan masih melakukan pendataan kerusakan dampak naiknya air laut di pesisir. “Kami masih melakukan pendataan,” ujarnya. 



NEGARA – Gelombang pasang yang terjadi di perairan selatan Bali sejak tiga hari terakhir membuat kerusakan sejumlah infrastruktur, tidak hanya rumah warga, fasilitas umum juga rusak akibat terjangan ombak.

Kerusakan yang terjadi hampir merata di sepanjang pantai Jembrana. Warga yang terdampak membongkar sendiri rumahnya sebelum rusak karena ombak.

Warga yang rumahnya berada dekat dengan pantai membuat sendiri tanggul untuk menahan ombak pantai.

Seperti yang dilakukan warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, bergotong royong membuat tanggul sederhana dengan karung berisi pasir laut dan ban bekas.

“Biar tidak tambah parah,” ujar salah seorang warga Banjar Pebuahan. Selain rumah warga, sejumlah tempat usaha warga rusak akibat air laut pasang yang terjadi sejak dua hari terakhir.

Baca Juga:  Rawan Banjir, Oknum Warga Masih Banyak Buang Sampah Kasur ke Sungai

Selain itu, abrasi pantai semakin parah, semakin banyak daratan hilang. Abrasi juga terjadi di pesisir Kelurahan Gilimanuk. Karena itu, warga berharap segera dibuatkan senderan pantai untuk mencegah abrasi semakin parah.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengatakan, pihaknya bersama relawan masih melakukan pendataan kerusakan dampak naiknya air laut di pesisir. “Kami masih melakukan pendataan,” ujarnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/