alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

ATV Kuber Tanpa Izin, Pemkab-Dewan Gianyar Dituding Melempem

RadarBali.com – Keberadaan wisata All Terrain Vehicle (ATV) Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad, Desa Melinggih Kecamatan Payangan, hingga kini masih aktif beroperasi.

Padahal, sebelumnya, wisata ini belum mengantongi izin secara lengkap. Sempat ditutup, belakangan wisata yang melintasi goa Jepang dan tukad mati kembali beroperasi.

Jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Gianyar pun tampak melempem alias lembek dalam menindaklanjuti masalah tersebut.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Cokorda Agusnawa, sejak Maret lalu sudah dikonfirmasi soal keberadaan ATV tanpa izin lengkap ini.

Sayangnya, hingga Jumat kemarin (28/7) Cok Agusnawa, belum bersikap. “Ngih sukseme (Ya, terima kasih, red) infonya. Saya akan datangi segera,” ujar Agusnawa singkat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gianyar, I Wayan Sudamia.

Baca Juga:  Masuk Vila Tanpa Izin, Enam WNA Ini Ngaku Diberikan Vila Oleh Tuhan

Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Ditkrimsus Polda Bali terhadap kadis DPMPTSP, Made Mudana, Sudamia mengaku belum menguasai betul medan perizinan.

“Saya baru di dinas ini. Saya akan cek dan tindak lanjuti dulu,” ujar Sudamia, kemarin. Selaku Asisten III Pemkab Gianyar, Sudamia mengaku baru mendengar ada informasi semacam itu.

Sudamia berjanji menindak tegas pengusaha yang membandel dan tidak mengindahkan aturan di Gianyar.

Apalagi wisata Kuber ini dibuat lewat jalur yang membahayakan, yakni melintasi goa peninggalan Jepang dan melintasi tukad mati. “Saya baru dengar, nanti saya cek dulu,” tukas Sudamia.

Tidak hanya di jajaran eksekutif yang melempem mengenai wisata ATV ini. Jajaran legislatif, yakni Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Artawa Putra yang membidangi perizinan tidak bisa berbuat banyak.

Baca Juga:  Tak Kantongi Izin, Pembangunan Tempat Usaha Dihentikan

“Saya masih di Jogja, nanti Senin ya,” terang Artawa. Diminta tanggapannya soal izin, Artawa justru melempar ke Komisi I yang disebut membidangi masalah Satpol PP.

Padahal, Komisi III membidangi masalah perizinan. “Izin di Komisi III ngih?,” ujarnya bertanya balik.

Sementara itu, Operasional Manager ATV Kuber Bali Adventure, Made Sudarsana, mengaku telah melengkapi seluruh izin. “Semua sudah lengkap,” ujar Sudarsana, kemarin.

Hal senada diungkap Marketing ATV Kuber Adventure yang mengaku bernama Pak Jos. Dia menyatakan seluruh perizinan di wisata ATV sudah lengkap.

“Yang tidak suka dengan kami itu pesaing kami pak, sesama pengusaha ATV juga. Jadi perizinan kami tidak ada masalah,” ujar Jos, melalui sambungan telepon dengan nomor 082145020xxx. 



RadarBali.com – Keberadaan wisata All Terrain Vehicle (ATV) Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad, Desa Melinggih Kecamatan Payangan, hingga kini masih aktif beroperasi.

Padahal, sebelumnya, wisata ini belum mengantongi izin secara lengkap. Sempat ditutup, belakangan wisata yang melintasi goa Jepang dan tukad mati kembali beroperasi.

Jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Gianyar pun tampak melempem alias lembek dalam menindaklanjuti masalah tersebut.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Cokorda Agusnawa, sejak Maret lalu sudah dikonfirmasi soal keberadaan ATV tanpa izin lengkap ini.

Sayangnya, hingga Jumat kemarin (28/7) Cok Agusnawa, belum bersikap. “Ngih sukseme (Ya, terima kasih, red) infonya. Saya akan datangi segera,” ujar Agusnawa singkat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gianyar, I Wayan Sudamia.

Baca Juga:  Bupati Buleleng Wacanakan Bikin Kecamatan Lovina, Akan Fokus ke Wisata

Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Ditkrimsus Polda Bali terhadap kadis DPMPTSP, Made Mudana, Sudamia mengaku belum menguasai betul medan perizinan.

“Saya baru di dinas ini. Saya akan cek dan tindak lanjuti dulu,” ujar Sudamia, kemarin. Selaku Asisten III Pemkab Gianyar, Sudamia mengaku baru mendengar ada informasi semacam itu.

Sudamia berjanji menindak tegas pengusaha yang membandel dan tidak mengindahkan aturan di Gianyar.

Apalagi wisata Kuber ini dibuat lewat jalur yang membahayakan, yakni melintasi goa peninggalan Jepang dan melintasi tukad mati. “Saya baru dengar, nanti saya cek dulu,” tukas Sudamia.

Tidak hanya di jajaran eksekutif yang melempem mengenai wisata ATV ini. Jajaran legislatif, yakni Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Artawa Putra yang membidangi perizinan tidak bisa berbuat banyak.

Baca Juga:  Dibangun Tanpa Izin, Proyek Vila di Gianyar Dihentikan

“Saya masih di Jogja, nanti Senin ya,” terang Artawa. Diminta tanggapannya soal izin, Artawa justru melempar ke Komisi I yang disebut membidangi masalah Satpol PP.

Padahal, Komisi III membidangi masalah perizinan. “Izin di Komisi III ngih?,” ujarnya bertanya balik.

Sementara itu, Operasional Manager ATV Kuber Bali Adventure, Made Sudarsana, mengaku telah melengkapi seluruh izin. “Semua sudah lengkap,” ujar Sudarsana, kemarin.

Hal senada diungkap Marketing ATV Kuber Adventure yang mengaku bernama Pak Jos. Dia menyatakan seluruh perizinan di wisata ATV sudah lengkap.

“Yang tidak suka dengan kami itu pesaing kami pak, sesama pengusaha ATV juga. Jadi perizinan kami tidak ada masalah,” ujar Jos, melalui sambungan telepon dengan nomor 082145020xxx. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/