alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Heboh! Mahasiswa Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembrana

NEGARA – Warga Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, dihebohkan dengan kasus bunuh diri seorang mahasiswa berinisial IGL, 19, di dalam kamar rumahnyanya, Selasa (22/9) malam. Mahasiswa ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, kasus bunuh diri mahasiswa ini diketahui pertama kali oleh orang tuanya.

 

Sebelum diketahui tewas gantung diri, ibu korban dicari kakek korban karena korban mengamuk dari dalam kamar. 

 

Kakek korban berusaha masuk kamar tetapi sudah terkunci. Sedangkan ibu korban menghubungi ayah korban yang sedang tidak berada di rumah.

- Advertisement -

 

Sesaat kemudian, suasana menjadi hening. Ketika dipanggil, korban tak menjawab. Ibunya mengira korban tidur.

Baca Juga:  RSU Negara Akhirnya Punya Alat PCR untuk Diagnosis Covid-19

 

Karena pintu kamar terkunci, ayah korban yang sudah sampai di rumah langsung mengambil pisau untuk mencongkel jendela bagian belakang. 

 

Betapa kagetnya sang ayah ketika melihat anaknya sudah tergantung. Spontan, dia masuk dari jendela dan spontan memotong tali kain yang digunakan gantung diri.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Melaya, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

 

“Dari pemeriksaan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah diantar dengan menggunakan ambulans,” jelas Kasatreskrim  Polres Jembrana AKP M. Reza Pranata saat dikonfirmasi Rabu (29/9).

- Advertisement -

NEGARA – Warga Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, dihebohkan dengan kasus bunuh diri seorang mahasiswa berinisial IGL, 19, di dalam kamar rumahnyanya, Selasa (22/9) malam. Mahasiswa ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, kasus bunuh diri mahasiswa ini diketahui pertama kali oleh orang tuanya.

 

Sebelum diketahui tewas gantung diri, ibu korban dicari kakek korban karena korban mengamuk dari dalam kamar. 

 

Kakek korban berusaha masuk kamar tetapi sudah terkunci. Sedangkan ibu korban menghubungi ayah korban yang sedang tidak berada di rumah.

 

Sesaat kemudian, suasana menjadi hening. Ketika dipanggil, korban tak menjawab. Ibunya mengira korban tidur.

Baca Juga:  Pembagian Rapor Berubah Lagi, Kembali ke Tanggal 18 Desember 2021

 

Karena pintu kamar terkunci, ayah korban yang sudah sampai di rumah langsung mengambil pisau untuk mencongkel jendela bagian belakang. 

 

Betapa kagetnya sang ayah ketika melihat anaknya sudah tergantung. Spontan, dia masuk dari jendela dan spontan memotong tali kain yang digunakan gantung diri.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Melaya, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

 

“Dari pemeriksaan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah diantar dengan menggunakan ambulans,” jelas Kasatreskrim  Polres Jembrana AKP M. Reza Pranata saat dikonfirmasi Rabu (29/9).


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/