alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Apes, Angkut Sampah Warga, Mobil Desa Paksebali Terbakar

SEMARAPURA – Mobil pengangkut sampah milik Desa Paksebali terbakar di TOSS KSM Nangun Resik, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Senin (28/10) sekitar pukul 20.30.

Terbakarnya mobil pickup putih itu diduga karena sampah Upacara Mecaru yang diangkut terdapat dupa yang masih dalam kondisi hidup sehingga akhirnya membakar sampah beserta mobil.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta mengungkapkan, mobil pickup itu terparkir TOSS KSM Nangun Resik, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan dengan kondisi masih ada tumpukan sampai.

Rencananya, pagi ini sampah itu baru akan diolah di TOSS KSM Nangun Resik. “Jadi mobilnya dalam kondisi terparkir,” katanya.

Adapun sekitar pukul 20.30, seorang warga melihat ada kobaran api yang muncul dari tumpukan sampah yang masih ada di bak belakang mobil pengakut sampah Desa Paksebali itu.

Baca Juga:  Kubutambahan Ideal, Penlok Bandara Bali Utara Terbit 4 Bulan Kedepan

Tidak hanya membakar sampah, api juga telah membakar bodi mobil. “Warga langsung menghubungi kami untuk melakukan pemadaman.

Sampah yang diangkut itu sampah Caru. Kemungkinan di dalam sampah itu ada dupa yang masih menyala sehingga akhirnya membakar sampah,” ujarnya. Atas peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta. 



SEMARAPURA – Mobil pengangkut sampah milik Desa Paksebali terbakar di TOSS KSM Nangun Resik, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Senin (28/10) sekitar pukul 20.30.

Terbakarnya mobil pickup putih itu diduga karena sampah Upacara Mecaru yang diangkut terdapat dupa yang masih dalam kondisi hidup sehingga akhirnya membakar sampah beserta mobil.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta mengungkapkan, mobil pickup itu terparkir TOSS KSM Nangun Resik, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan dengan kondisi masih ada tumpukan sampai.

Rencananya, pagi ini sampah itu baru akan diolah di TOSS KSM Nangun Resik. “Jadi mobilnya dalam kondisi terparkir,” katanya.

Adapun sekitar pukul 20.30, seorang warga melihat ada kobaran api yang muncul dari tumpukan sampah yang masih ada di bak belakang mobil pengakut sampah Desa Paksebali itu.

Baca Juga:  Sempat Melawan Satpol PP, Warga Tak Pakai Masker Menyerah Bayar Denda

Tidak hanya membakar sampah, api juga telah membakar bodi mobil. “Warga langsung menghubungi kami untuk melakukan pemadaman.

Sampah yang diangkut itu sampah Caru. Kemungkinan di dalam sampah itu ada dupa yang masih menyala sehingga akhirnya membakar sampah,” ujarnya. Atas peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/