alexametrics
25.9 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Truk Tronton Tergelincir, Eskavator Masuk Jurang

TABANAN – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polsek Selemadeg Timur, Tabanan pada Senin malam (27/12). 

 

Satu truk tronton pengangkut eskavator mendadak tergelincir sehingga mengakibatkan alat berat tersebut terjatuh ke sungai dengan kedalaman 5 meter. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 

Informasi yang diperoleh, peristiwa out of control truk pengangkut eskavator bernopol DK 8490 JK 

terjadi di Jalan Banjar Carik Kangin, Desa Gadungan, sekitar pukul 18.00 Wita kemarin. 

 

- Advertisement -

Saat itu kendaraan truk tronton yang dikemudikan oleh Suharto, 53, tersebut melaju dari arah selatan menuju utara Desa Gadungsari. 

 

Namun, setibanya di TKP yang merupakan kawasan kebun atau tegalan itu roda belakang kanan truk tronton justru terpeleset sehingga eskavator yang saat itu tak diikat jatuh ke jurang dengan kedalaman 5 meter. 

 

Karena situasi dan cuaca tidak mendukung pasca kejadian tersebut, untuk evakuasi baru dilakukan pada Selasa pagi. Namun, karena medan dan alat yang kurang memadai masih belum bisa terevakuasi. 

Baca Juga:  Jadi Korban Hacker, Kabag Humas Protokol Pemkab Tabanan Lapor Polisi

 

Selain itu faktor cuaca yang tidak mendukung membuat pelaksanaan evakuasi terpaksa dihentikan siang hari dan akan dilanjutkan esok hari. 

 

Peristiwa lainnya, sebuah kendaraan truk bernopol DK 1880 HD yang bermuatan pasir juga mengalami out of control (OC) di Banjar Kemetug, Desa Gunung Salak, sekitar pukul 20.00 Wita. Kendaraan yang dikemudikan oleh I. B. Wayan Yasa, 47, tersebut tergelincir hingga terjatuh ke samping kiri badan jalan yang memiliki kedalaman sekitar 1 meter. 

 

Sebelum kejadian tersebut, truk yang dikemudikan I Wayan Yasa tersebut melaju dari arah selatan menuju utara atau menuju Desa Dalang. 

 

Setibanya di TKP ada beberapa mobil parkir di pinggir jalan sehingga truk yang bermuatan pasir ini melewati bagian pinggir jalan. Namun ternyata saat melintasi pinggiran tersebut truk tergelincir dan jatuh ke samping kiri badan jalan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Dua Oknum Satpol PP Pemeras Warga dan Cewek Kafe Belum Dipindah

 

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Luh Komang Sri Subakti mengungkapkan, ada dua kejadian out of control atau jatuh sendiri di wilayah Selemadeg Timur, Senin malam. Namun, kejadian tersebut terjadi di lokasi berbeda.

 

“Yang satu itu bermuatan pasir tergelincir, kemudian satu lagi truk tronton bermuatan eskavator karena memang akan menuju wilayah Desa Dalang untuk sebuah proyek,” ungkap AKP Sri saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).

 

Dia melanjutkan, untuk peristiwa OC eskavator tersebut sejatinya sudah dilakukan evakuasi. Namun, karena ada beberapa kendala seperti alat dan cuaca yang tidak mendukung evakuasi akan dilanjutkan Rabu (29/12). 

 

Beruntungnya, kata dia, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, hal ini menjadi pelajaran untuk semua pengendara agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalan licin dan cuaca hujan. 

 

“Selanjutnya untuk evakuasi akan kita lanjutkan besok mengingat tadi kita terkendala cuaca buruk,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

TABANAN – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polsek Selemadeg Timur, Tabanan pada Senin malam (27/12). 

 

Satu truk tronton pengangkut eskavator mendadak tergelincir sehingga mengakibatkan alat berat tersebut terjatuh ke sungai dengan kedalaman 5 meter. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 

Informasi yang diperoleh, peristiwa out of control truk pengangkut eskavator bernopol DK 8490 JK 

terjadi di Jalan Banjar Carik Kangin, Desa Gadungan, sekitar pukul 18.00 Wita kemarin. 

 

Saat itu kendaraan truk tronton yang dikemudikan oleh Suharto, 53, tersebut melaju dari arah selatan menuju utara Desa Gadungsari. 

 

Namun, setibanya di TKP yang merupakan kawasan kebun atau tegalan itu roda belakang kanan truk tronton justru terpeleset sehingga eskavator yang saat itu tak diikat jatuh ke jurang dengan kedalaman 5 meter. 

 

Karena situasi dan cuaca tidak mendukung pasca kejadian tersebut, untuk evakuasi baru dilakukan pada Selasa pagi. Namun, karena medan dan alat yang kurang memadai masih belum bisa terevakuasi. 

Baca Juga:  Radius Bahaya Diturunkan, Ribuan Pengungsi di Buleleng Pilih Pulang

 

Selain itu faktor cuaca yang tidak mendukung membuat pelaksanaan evakuasi terpaksa dihentikan siang hari dan akan dilanjutkan esok hari. 

 

Peristiwa lainnya, sebuah kendaraan truk bernopol DK 1880 HD yang bermuatan pasir juga mengalami out of control (OC) di Banjar Kemetug, Desa Gunung Salak, sekitar pukul 20.00 Wita. Kendaraan yang dikemudikan oleh I. B. Wayan Yasa, 47, tersebut tergelincir hingga terjatuh ke samping kiri badan jalan yang memiliki kedalaman sekitar 1 meter. 

 

Sebelum kejadian tersebut, truk yang dikemudikan I Wayan Yasa tersebut melaju dari arah selatan menuju utara atau menuju Desa Dalang. 

 

Setibanya di TKP ada beberapa mobil parkir di pinggir jalan sehingga truk yang bermuatan pasir ini melewati bagian pinggir jalan. Namun ternyata saat melintasi pinggiran tersebut truk tergelincir dan jatuh ke samping kiri badan jalan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Kesadaran Pilah Sampah Rendah, Pemkab Klungkung Segera Siapkan Sanksi

 

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Luh Komang Sri Subakti mengungkapkan, ada dua kejadian out of control atau jatuh sendiri di wilayah Selemadeg Timur, Senin malam. Namun, kejadian tersebut terjadi di lokasi berbeda.

 

“Yang satu itu bermuatan pasir tergelincir, kemudian satu lagi truk tronton bermuatan eskavator karena memang akan menuju wilayah Desa Dalang untuk sebuah proyek,” ungkap AKP Sri saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).

 

Dia melanjutkan, untuk peristiwa OC eskavator tersebut sejatinya sudah dilakukan evakuasi. Namun, karena ada beberapa kendala seperti alat dan cuaca yang tidak mendukung evakuasi akan dilanjutkan Rabu (29/12). 

 

Beruntungnya, kata dia, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, hal ini menjadi pelajaran untuk semua pengendara agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalan licin dan cuaca hujan. 

 

“Selanjutnya untuk evakuasi akan kita lanjutkan besok mengingat tadi kita terkendala cuaca buruk,” pungkasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/