alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Banjir Bandang Usai, Fokus Bersihkan Area Tergenang Lumpur

SINGARAJA – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mengatakan, pemerintah kini tengah fokus membersihkan areal yang tergenang lumpur.

Selain itu daerah aliran sungai yang tersumbat pohon, juga harus segera dibersihkan. “Seperti di Tukad Pemaron ada rumpun bambu yang halangi jalur air. Ini perlu penanganan segera, biar pulih,” kata Sutjidra.

Sutjidra menyatakan, pemerintah masih mengevaluasi apakah perlu mengambil keputusan menetapkan masa tanggap darurat atau tidak.

Namun, sinyal yang muncul, pemerintah tak akan mengambil keputusan itu, karena bencana dianggap tak separah tahun 2017 lalu.

Kini pemerintah hanya mengambil keputusan menetapkan masa siaga darurat bencana. “Siaga bencana sudah kami tetapkan.

Jadi dinas terkait dengan leading sector BPBD, dengan melibatkan PU, Pemadam Kebakaran, itu selalu siap.

Baca Juga:  Pemkab Enggan Campuri Konflik Internal di Kubutambahan, Ini Kata Wabup

Kami sudah koordinasi dengan TNI-Polri, terutama dengan Batalyon Infanteri Raider, agar siap membantu sewaktu-waktu,” tegas Sutjidra.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepekan terakhir Kabupaten Buleleng dilanda bencana. Awalnya wilayah Kecamatan Banjar dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor pada Selasa pekan lalu.

Belakangan wilayah Kecamatan Buleleng dan Sukasada juga turut terkena banjir, yang terjadi pada Jumat lalu.



SINGARAJA – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mengatakan, pemerintah kini tengah fokus membersihkan areal yang tergenang lumpur.

Selain itu daerah aliran sungai yang tersumbat pohon, juga harus segera dibersihkan. “Seperti di Tukad Pemaron ada rumpun bambu yang halangi jalur air. Ini perlu penanganan segera, biar pulih,” kata Sutjidra.

Sutjidra menyatakan, pemerintah masih mengevaluasi apakah perlu mengambil keputusan menetapkan masa tanggap darurat atau tidak.

Namun, sinyal yang muncul, pemerintah tak akan mengambil keputusan itu, karena bencana dianggap tak separah tahun 2017 lalu.

Kini pemerintah hanya mengambil keputusan menetapkan masa siaga darurat bencana. “Siaga bencana sudah kami tetapkan.

Jadi dinas terkait dengan leading sector BPBD, dengan melibatkan PU, Pemadam Kebakaran, itu selalu siap.

Baca Juga:  Konflik Tanah Duwen Pura Tak Berujung, Muncul Opsi Pindah ke Gerokgak

Kami sudah koordinasi dengan TNI-Polri, terutama dengan Batalyon Infanteri Raider, agar siap membantu sewaktu-waktu,” tegas Sutjidra.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepekan terakhir Kabupaten Buleleng dilanda bencana. Awalnya wilayah Kecamatan Banjar dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor pada Selasa pekan lalu.

Belakangan wilayah Kecamatan Buleleng dan Sukasada juga turut terkena banjir, yang terjadi pada Jumat lalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/