alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Duh, Puluhan Ribu Warga Tabanan Belum Divaksin karena Stok Terbatas

TABANAN – Target vaksinasi yang direncanakan tuntas pada bulan Juni mendatang seiring dengan rencana dibukanya pariwisata Bali rupanya jauh dari harapan.

 

Masalahnya lagi-lagi ketersedian vaksin yang diberikan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Bali dan disebarkan ke masing-masing seluruh kabupaten jumlahnya terbatas. Bahkan di beberapa tempat terjadi kekosongan.

 

Di Tabanan dari data Dinas Kesehatan sebelumnya secara estimasi ada sekitar dari jumlah penduduk Tabanan yang mencapai 450 ribu jiwa.

 

Dengan target vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen oleh pemerintah pusat. Maka nantinya ada sekitar 315 ribu jiwa yang akan menerima vaksin.

 

Untuk itu, jumlah vaksin yang harus disediakan pemerintah 630 ribu vial dosis vaksin. Lantaran vaksinasi diberikan sebanyak dua kali.

 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika menjelaskan, proses vaksinasi di Tabanan terus berjalan. Selain menyasar pelayanan publik dan lansia, proses vaksinasi Covid-19 di Tabanan sudah menyasar guru.

Baca Juga:  Awas, Kuta Rawan Jambret, Ganggu Pemulihan Pariwisata Bali

 

“Data kami saat ini per 23 April lalu, total masyarakat Tabanan yang sudah tuntas vaksinasi tahap I dan II berjumlah 13.438 orang. Dengan sisa masih jumlah puluhan ribu masyarakat Tabanan yang belum tervaksin,” ungkapnya, (29/4) kemarin.

 

Target pihaknya pada vaksinasi tahap 1 dan II sebanyak 85.755 orang. Namun masih jauh dari harapan. Sedangkan saat tahap pertama vaksinasi dilakukan dengan jumlah sasaran 45.764. Pihaknya hanya menerima vaksin sebanyak 32.326 dosis. Kemudian tahap II tersisa vaksin 2.298 dosis.  

“Sisa vaksin inilah yang digunakan untuk vaksinasi kepada masyarakat. Kalau target bulan Juni saya rasa belum bisa tercapai. Lantaran kendala distribusi vaksin yang terbatas,” jelasnya.

Baca Juga:  Nozomi Scholarships Bidik 20 Putra-Putri Terbaik Bali

 

Selanjutnya vaksinasi yang sudah menyasar tenaga pendidik saat ini. Sebab pembelajaran tatap muka akan rencananya digelar pada bulan Juni dan Juli mendatang.

 

Vaksinasi kepada guru tersebut sudah dilakukan sejak minggu lalu. Vaksinasi dilakukan di fasilitas kesehatan masyarakat.

 

Sesuai data yang diterima dari Dinas Pendidikan Tabanan, target vaksinasi guru SD dan SMP di Tabanan berjumlah 5.000 guru lebih. Jika vaksin selalu tersedia, untuk target tersebut bisa saja dituntaskan secepat mungkin. Namun ini kembali lagi, distribusi vaksin untuk sekarang masih terbatas.

 

“Target guru yang divaksin 5.000 lebih, kita akan lakukan bertahap vaksinasi untuk mereka sesuai dengan ketersediaan vaksin,” pungkasnya.


TABANAN – Target vaksinasi yang direncanakan tuntas pada bulan Juni mendatang seiring dengan rencana dibukanya pariwisata Bali rupanya jauh dari harapan.

 

Masalahnya lagi-lagi ketersedian vaksin yang diberikan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Bali dan disebarkan ke masing-masing seluruh kabupaten jumlahnya terbatas. Bahkan di beberapa tempat terjadi kekosongan.

 

Di Tabanan dari data Dinas Kesehatan sebelumnya secara estimasi ada sekitar dari jumlah penduduk Tabanan yang mencapai 450 ribu jiwa.

 

Dengan target vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen oleh pemerintah pusat. Maka nantinya ada sekitar 315 ribu jiwa yang akan menerima vaksin.

 

Untuk itu, jumlah vaksin yang harus disediakan pemerintah 630 ribu vial dosis vaksin. Lantaran vaksinasi diberikan sebanyak dua kali.

 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika menjelaskan, proses vaksinasi di Tabanan terus berjalan. Selain menyasar pelayanan publik dan lansia, proses vaksinasi Covid-19 di Tabanan sudah menyasar guru.

Baca Juga:  Bayu: Jadi Peserta JKN – KIS Sama Saja Jadi Penolong Bagi Peserta Lain

 

“Data kami saat ini per 23 April lalu, total masyarakat Tabanan yang sudah tuntas vaksinasi tahap I dan II berjumlah 13.438 orang. Dengan sisa masih jumlah puluhan ribu masyarakat Tabanan yang belum tervaksin,” ungkapnya, (29/4) kemarin.

 

Target pihaknya pada vaksinasi tahap 1 dan II sebanyak 85.755 orang. Namun masih jauh dari harapan. Sedangkan saat tahap pertama vaksinasi dilakukan dengan jumlah sasaran 45.764. Pihaknya hanya menerima vaksin sebanyak 32.326 dosis. Kemudian tahap II tersisa vaksin 2.298 dosis.  

“Sisa vaksin inilah yang digunakan untuk vaksinasi kepada masyarakat. Kalau target bulan Juni saya rasa belum bisa tercapai. Lantaran kendala distribusi vaksin yang terbatas,” jelasnya.

Baca Juga:  Satgas Buka Peluang Pertandingan Olahraga

 

Selanjutnya vaksinasi yang sudah menyasar tenaga pendidik saat ini. Sebab pembelajaran tatap muka akan rencananya digelar pada bulan Juni dan Juli mendatang.

 

Vaksinasi kepada guru tersebut sudah dilakukan sejak minggu lalu. Vaksinasi dilakukan di fasilitas kesehatan masyarakat.

 

Sesuai data yang diterima dari Dinas Pendidikan Tabanan, target vaksinasi guru SD dan SMP di Tabanan berjumlah 5.000 guru lebih. Jika vaksin selalu tersedia, untuk target tersebut bisa saja dituntaskan secepat mungkin. Namun ini kembali lagi, distribusi vaksin untuk sekarang masih terbatas.

 

“Target guru yang divaksin 5.000 lebih, kita akan lakukan bertahap vaksinasi untuk mereka sesuai dengan ketersediaan vaksin,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/